(Teropong)-Obatnya Cuma gitu2 saja(1/4)

Teman saya saya sebut inisialnya saja Krw sakit agak parah sehingga hamper seminggu tidak beraktivitas harian sebagaimana biasanya. Saat saya mengunjunginya, istrinya mengatakan “Mudah2an segera sembuh, tadi sudah beli obat paten biaya sendiri. Mengandalkan berobat gratis obatnya Cuma generik.

 

Saya jelaskan bahwa generik dan paten itu sama saja. Namun dia tidak percaya maka saya sajikan saja di Web ini, dari sumber kompas.com : Komentar beragam ketika bicara obat generik. Dalam survei kecil2an yang dilakukan Kompas.com di apotek2 di Jakarta Timur, 13 dari 20 orang menganggap obat generik itu kelas dua, dan kurang berkhasiat ketimbang obat bermerek atau branded.

 

Seperti diungkapkan Doni (24),saat hendak menebus obat di apotek untuk ortunya yang sakit. Jawab Pria lajang ini “Ya lebih bagus obat bermerek, soalnya punya merek. Kalau generik kan nggak punya.” Sikap berbeda ditunjukkan Gunawan (34), karyawan bank swasta di Jakarta.

 

Dia katakan tak ada beda obat generik dan bermerek. “Sama saja. Malah kalau berobat saya minta  diresepin generik. Murah, khasiatnya sama” katanya. Rini (23) asisten apoteker di kawasan Pramuka, mengatakan obat generik saat ini lebih banyak dicari ketimbang bermerek.

 

Meski begitu, pihaknya membatasi untuk jual obat generik. Ia beralasan, untung yang didapat dari obat generik tidak sebesar jika menjual obat bermerek.  “Ya mau gimana lagi, kita kan juga perlu untung mas,” katanya.

 

Menurut Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Maura Linda Sitanggang, mitos yang berkembang, obat generik  adalah obat kelas dua dan tak berkualitas masih melekat. Obat generik pun kerap dicap obat bagi kaum tak mampu. Padahal, faktanya tidak demikian.

 

Minimnya info seputar obat , faktor penyebab obat generik dipandang sebelah mata. Ini tak hanya merugikan pemerintah, tapi juga pasien karena biaya obat tak efisien (kini dibiiayai BPJS). Selisih harga obat generik dan bermerk bisa 20-30x. Bersambung…………

 

Monggo lengkapnya klik aja :  (http://lifestyle.kompas.com/read/2012/07/24/21015322/Obat.Generik.Berlogo.Bukan.Obat.Orang.Miskin)-FatchurR

6 Responses to (Teropong)-Obatnya Cuma gitu2 saja(1/4)

  • Sidharta says:

    Saya pernah berkecimpung di dunia farmasi hampir 17 th. Sepengetahuan saya khasiat obat generik identik)sama dg obat patent. Saya pengidap jantung koroner, sy tetap memakai obat generik

  • Sidharta says:

    Obat jantung tentunya high risk. Tp isosorbid dinitrat (ISDN) tetap jadi pilihan utama saya, dan ternyata amat efektif. Dmkn juga unt abtibiotika pilihan saya juga generik. Efektif,harga murah kenapa harus pilih yg mahal!

  • Fatkhurr says:

    Setuju, khasiat sama ya pilih generik yg murah

  • Harry Reksosamudra says:

    Obat paten dibuat dg perhitungan demi kesehatan pasiennya yg daya tahannya thd zak kimia yg terkandung didlmnya, juga msg2 org ada yg hipersensitif shg perlu diantisipasi dg zat additive meredusir effek samping thd dua hal diatas. Mmg ada yg bilang jk minum obst generik dpt menimbulkan anomali pd tubuh, yg kebenarannya perlu diselidiki, mudah2an sdh ada kajian klinis shg resiko sampingannya bisa dihindari

  • Fatkhurr says:

    Setahu saya sama saja, parent dan obat generik. Saya ber tahun2 pakai generik utk pengobatan diabetes

  • Harry Reksosanudra says:

    Contoh spt jamu tradisionil yg diracik rumahan, ternyata kadar alkaloidnya banyak yg pd akhirnya hati/lever org Indo menjadi korban, hepatitis adlh penyakit terbanyak di Indo. Setelah diproses labaratorium pabrik jamu, baru lah kadar alkaloidnya jauh berkurang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita