logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Psychological

mBah Pon Penjual Gudeg di Pasar Beringharjo

mBah Pon Penjual Gudeg di Pasar Beringharjo(konfrontasi.com)-Penjual gudeg dipojokan pasar Beringharjo Jogja, punya 5 anak yang 2 kuliah di UGM, 2 lagi di ITB dan 1 di UI, mereka sekolah sampai jenjang kuliah tanpa beasiswa. Siang itu mbah Pon duduk didepan peserta seminar yang antusias ingin belajar kesuksesan dari mbah Pon. Continue reading

Berhemat dari penjual Ikan

ibu penjual ikan(antimedia.id)-Pagi itu di pasar tradisional, aku antri untuk dilayani penjual ikan. “Mahal amat, kurangi deh, ikan kayak gini, udah nggak segar,”tawar ibu berambut hasil rebonding itu.

“25ribu itu udah pas Bu, karena udah siang, kalo pagi, nggak kurang dari 30ribu,”jawab ibu penjual ikan. Continue reading

Manusia hebat

memaafkan kesalahanMelakukan kesalahan adalah biasa dan manusiawi,

Mengetahui kesalahan adalah manusia cerdas, Continue reading

Tidak Mengandalkan Anak

ibu dan anak(plus.google.com-KISAH NYATA)-Di Taiwan ada JANDA muda karena suami wafat. Dengan gaji sebagai GURU dia bisa besarkan anaknya. Saat kecil anaknya sangat patuh pada orang tua. Dia juga bisa menyekolahkannya sampai ke AS. Continue reading

Membalas jasa Ortu

membalas budi orang tua(seunuddoncity.blogspot.com-Menafkahi ortu walau hanya senyuman; sudut renungan); Orang tua tidak takut miskin memberi nafkah pada anak2nya saat membesarkan mereka. Tapi banyak anak2 sering takut kekurangan saat menanggung orang tua dimasa tuanya. Continue reading

Tukang sampah jujur bertemu Jokowi

Tukang sampah jujur bertemu Jokowi(brilio.net/sosok)-Kerja sebagai tukang sampah itu pekerjaan yang sering luput dari perhatian. Pekerjaan kasar ini kerap dipandang sebelah mata dan menjijikkan bagi sebagian orang. Namun hal itu tidak mempengaruhi pria bernama Zubaidi dari kota DIY. Continue reading

Berdoa dan Memaafkan

santai suami-istri(Renungan Anne avantie)-Kali ini kita disuguhi masukan (atau lebih tepatnya petuah), kiriman senior kita JR yang identtitasnya ditambahai sebagai Arema :

Kami berlibur sederhana di lereng gunung lawu Tawangmangu. Menikmati hari libur dengan segala syukur yg ada.  Continue reading

Bangau yang setia

Bangau yang setiaYuk kita ikuti ceritera mBah HRS : Tahun 1993, di suatu desa kecil ada guru bernama Stjepan, menemukan bangau terluka. Dia bawa pulang bangau itu untuk dirawat, meski bangau itu hidup tapi sudah tidak bisa terbang jauh, kakek yang baik hati itu berkeputusan merawatnya dengan baik.  Continue reading

Kita beruntung

bunga matahariYuk kita ikuti Ibu Ermien senior kita mengajak untuk merefleksi diri, monggo : Karena dari jutaan orang yang ada di dunia ini, kita termasuk salah satunya yang masih diberi kesempatan oleh Allah, untuk hidup dan menjalankan hari ini. Continue reading

Berhentilah Phubbing perusak hubungan

phubbing(republika.co.id)-Kali ini sobat senior saya (HRS-A61) menyarankan : Stoplah Phubbing. Tapi opo maneh iku rek ?

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA; Pemandangan tidak asing jika melihat seseorang asyik bermain ponsel, padahal ada lawan bicara di hadapannya. Fenomena ini dinamakan phubbing atau singkatan dari phone snubbing yang akan merusak hubungan. Continue reading

Langganan Artikel Gratis

Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke

UD. Setiadarma

Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso

Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186

Bosch

Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com

Download Buletin Media Alumni Edisi 2

Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini

Alamo

alamo

Download Buletin

buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar

Sahabat kita