Produk AS yg ditolak negara lain(4)

Chips and French Fries8. Olestra / Olean (Chips and French Fries)

Olestra alias Olean, yang dibuat oleh Procter & Gamble (P&G), adalah makanan bebas kalori dan bebas kolesterol pengganti lemak yang digunakan dalam makanan ringan bebas lemak, seperti keripik dan kentang goreng.

Tiga tahun yang lalu, Time Magazine3, menamakannya menjadi salah satu yang terburuk dan yang pernah ada dalam 50 penemuan lainnya. Tapi itu tidak menghentikan perusahaan makanan tetap
menggunakannya untuk memenuhi keyakinan orang yang salah, bahwa camilan bebas lemak adalah camilan sehat!. Menurut artikel :

“Tidak hanya sebuah studi di tahun 2011 dari Purdue University yang menyimpulkan bahwa tikus yang diberi makan keripik kentang yang dibuat dengan Olean, bertambah berat badan, beberapa laporan menyatakan adanya reaksi usus yang merugikan akibat lemak palsu termasuk diare, kram perut dan lemah lambung.

 

Dan karena mengganggu penyerapan vitamin yang larut lemak seperti Vitamin A, D, E dan K, maka FDA meminta vitamin ini ditambahkan ke produk yang dibuat oleh Olean atau Olestra”. Makanan ini
dilarang di import oleh: Inggris dan Kanada

9. Pengawet BHA dan BHT (Preservatives BHA and BHT)

BHA (butylated hydroxy-anisole) dan BHT (butylated hydroxy-toluene) biasanya digunakan sebagai bahan pengawet yang dapat ditemukan dalam sereal untuk sarapan, campuran kacang, permen karet, mentega, daging, kentang kering (dehydrated potatoes) dan bir, ini hanyalah beberapa nama saja dari
banyaknya produk lainnya yang menggunakan zat itu.

BHA diketahui menyebabkan kanker pada tikus, dan sangat mungkin menjadi agen penyebab kanker pada manusia juga. Bahkan, menurut US Department of Health and Human Services, National Toxicology ¬†Program’s 2011 Report on Carcinogens, BHA “cukup diantisipasi menjadi karsinogen manusia”.

BHA dapat memicu reaksi alergi dan hiperaktif, sedangkan BHT dapat menyebabkan keracunan sistem organ. Mana itu dilarang: Inggris menolak BHA dalam makanan bayi. BHA dan BHT juga dilarang di beberapa bagian Uni Eropa dan Jepang. Produk dari AS ini dilarang di import oleh: Uni Eropa dan Jepang.

10. Susu dan Produk Susu Yang Dicampur dengan rBGH (Milk and Dairy Products Laced with rBGH)

Rekombinan hormon pertumbuhan sapi atau Recombinant bovine growth hormone (rBGH) adalah penjualan obat untuk susu hewan yang terbesar di Amerika.

 

RBGH adalah versi sintetis dari bovine somatotropin (BST) yang alami, yaitu hormon yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis sapi. Monsanto mengembangkan versi rekombinan dari rekayasa genetika bakteri E. Coli dan memasarkannya dibawah nama merek ” Posilac”.

Zat ini disuntikkan ke sapi untuk meningkatkan produksi susu, tetapi dilarang setidaknya 30 negara lain karena bahaya terhadap kesehatan manusia yang mencakup peningkatan risiko untuk tumor usus besar, kanker prostat dan kanker payudara dengan menjadikan sel jaringan normal berkonversi dan bermutasi
menjadi sel kanker.

Peternakan susu non-organik sering memakai sapi rBGH – yang disuntikkan dan dapat menimbulkan setidaknya 16 kondisi kesehatan buruk yang berbeda, termasuk pada tingkat yang sangat tinggi, dari mastitis yang mengkontaminasi susu dengan nanah dan antibiotik.

“Menurut American Cancer Society, peningkatan penggunaan antibiotik untuk mengobati jenis peradangan rBGH – diinduksi ‘tidak memicu pengembangan bakteri yang resisten pada antibiotik, tapi sejauh mana zat ini ditularkan kepada manusia, tidaklah jelas’ ,” sebuah artikel negara mengatakan.

Banyak yang telah mencoba untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang risiko penggunaan hormon ini kepada sapi perah, namun upaya mereka telah bertemu dengan ‘oposisi besar’¬† industri susu dan farmasi yang sangat kuat dan penghubung pemerintah mereka.

Pada tahun 1997, dua wartawan investigasi afiliasi dari Fox, Jane Akre dan Steve Wilson, berusaha untuk menampilkan program untuk mengungkap kebenaran tentang bahaya rBGH. Pengacara Monsanto, pengiklan besar dengan ‘jaringan wilayah Florida’, mengirimkan surat menjanjikan sebuah konsekuensi”
jika cerita ditayangkan.

Meskipun telah berlangsung selama beberapa dekade terbukti tentang bahaya rBGH, namun FDA masih mempertahankan bahwa zat itu aman untuk dikonsumsi manusia dan mengabaikan bukti ilmiah yang dengan nyata bertentangan.

Pada tahun 1999, Badan Keselamatan PBB atau United Nations Safety Agency memutuskan dengan suara bulat untuk tidak mendukung atau menetapkan standar keamanan untuk susu rBGH, yang
secara efektif telah mengakibatkan larangan internasional ‘US milk.4 The Cancer Prevention Coalition’ atau Pencegahan Koalisi Kanker Untuk Susu di AS, yang mencoba bertahun-tahun untuk mendapatkan penggunaan rBGH oleh industri susu yang dilarang, telah mengirim ulang petisi kepada Komisaris FDA, Margaret Hamburg, M.D. pada 5 Januari 2010 lalu.

Meskipun secara keras kepala FDA pada posisinya tetap meyakinkan bahwa susu dari sapi rBGH-yang diobati (rBGH-treated) tidak berbeda dari susu dari sapi yang tidak diobati, namun hal ini hanyalah kepalsuan dan tidak didukung oleh ilmu pengetahuan. Satu-satunya cara untuk menghindari rBGH adalah mencari produk yang diberi label sebagai ” rBGH -free” atau “No rBGH”. Produk dari AS ini dilarang di import oleh: Australia, Selandia Baru, Israel, Uni Eropa dan Kanada.

Nah, itulah zat-zat dan bahan yang terkandung pada makanan dan prodik buatan Amerika Serikat yang selama ini banyak orang yang tak mengetahuinya. Jadi, bahan-bahan itu sangat berpotensi menjadikan sel-sel di dalam tubuh anda bermutasi menjadi sel kanker dan penyakit berbahaya lainnya. Sayangnya, manusia tak menyadari bahwa penyakit yang sangat berbahaya ini baru akan timbul dan bermasalah setelah bertahun-tahun lamanya!

Zat-zat itu mengendap di dalam jaringan daging, otot, dan jaringan organ lainnya di dalam tubuh anda selama bertahun-tahun lamanya, setelah itu barulah penyakit berbahaya itu timbul dan menggerogoti anda dari dalam!

Selama ini manusia baru manyadari pada penyakit yang langsung datang atau langsung terasa efeknya, dan belum dapat berfikir kepada panyakit yang akan datang kemudian, setelah bertahun tahun berselang. Just think smart! Silahkan sebarkan info berguna ini kepada orang-orang tercinta disekeliling anda.

You might not be aware of this, but nearly every time you eat bread in a restaurant or consume a hamburger or hotdog bun you are consuming bromide, as it is commonly used in flours. The use
of potassium bromate as an additive to commercial breads and baked goods has been a huge contributor to bromide overload in Western cultures.

Bromated flour is “enriched” with potassium bromate. Commercial baking companies claim it makes the dough more elastic and better able to stand up to bread hooks. However, Pepperidge Farm and other successful companies manage to use only unbromated flour without any of these so-called “structural problems.”
Studies have linked potassium bromate to kidney and nervous system damage, thyroid problems, gastrointestinal discomfort, and cancer. The International Agency for Research on Cancer classifies potassium bromate as a possible carcinogen. (Arnold Djiwatampu; http://amaazingworld.ilyke.net/10-american-foods-that-are-banned-in-other-countries/35445/?pid=6#IKXBBiPkAFzRAjMz.99; dan dailymail.co.uk / mercola.com / berbagai sumber luar negeri/ )-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita