logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Nutrisi seimbang lewat Bekal Sekolah

Nutri seimbaang lewat Bekal Sekolah(lifestyle.kompas.com)-Membawa bekal ke sekolah bisa efektif untuk meningkatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi pada anak. Selain kandungan nutrisi lebih lengkap, kebersihannya terjaga. Murid2 SD Negeri 016 Ciracas Jakarta Timur sejak awal Februari 2018 lalu punya kebiasaan baru.

 

Setiap Kamis mereka diwajibkan oleh sekolah membawa bekal yang terdiri dari makanan sehat. “Sebelumnya ada yang suka bawa bekal tapi gizinya belum seimbang, misalnya bawa nasi tapi ‘lauknya’ mi goreng. Juga belum ada sayur dan buahnya,” kata Joko Prasetyo, guru kelas 5 di sekolah itu. Selain itu, kebanyakan anak2 terbiasa jajan di tukang dagangan di sekitar sekolah.

 

Namun, menurut Joko, keamanannya belum jelas. “Isi jajanannya yang mengandung mecin dan juga saus yang warnanya terlalu terang. Kurang sehat,” ujarnya. Sekolah SD 016 Ciracas termasuk dalam sekolah yang mengikuti kegiatan Training of Trainers (TOT), bagian dari program Gerakan Nusantara yang merupakan CSR dari PT Frisian Flag Indonesia.

 

Dalam kegiatan ini, perwakilan guru dari 740 sekolah di 8 provinsi mendapat info pentingnya gizi sehat dan seimbang, dan juga bergerak aktif pada anak2. Menurut Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat UI (PKGM UI), Ahmad Syafiq, guru2 yang mendapat pembekalan itu diharapkan meneruskan ilmunya ke guru lain dan anak didiknya.

 

“TOT dari Gerakan Nusantara ini upaya rintisan yang dilakukan Frisian Flag Indonesia dan PKGM UI. Pendidikan gizi di SD memang perlu melibatkan guru sebagai tokoh di sekolah yang ternyata mampu membentuk sistem gizi seimbang di sekolah,” kata Syafiq dalam temu media di Jakarta (15/3).

 

Bekal
Tidak hanya mendapat materi gizi, guru2 di sekolah2 itu diharapkan bisa membuat perubahan konkret. Salah satunya mengajak muridnya bawa bekal. “Sekarang tiap Kamis ana2 wajib bawa bekal yang terdiri dari lauk-pauk, nasi, sayur, dan buah. Kalau ada yang belum sesuai kategori bekal sehat, kami akan menghubungi orangtuanya. Pelan2 akhirnya bisa memahami,” kata Joko.

 

Tidak berhenti di situ, saat ini pihak sekolah juga memberi pemahaman pada pengurus kantin untuk mengawasi jajanan di sekolah. Hal serupa juga dilakukan oleh SD Negeri 03 Pondok Labu Jaksel. “Hidup sehat kami biasakan pada anak2 untuk kesehatan diri sendiri, lingkungan, dan sekolah. Misalnya anak2 diwajibkan cuci tangan dulu di wastafel sebelum makan,” kata Boriyem, Kepala Sekolah.

 

Pesan gizi juga coba disampaikan dengan menarik dan mudah dipahami. Salah satunya konsep “Pelangi di Piring”. “Maksudnya di dalam piring anak tersedia makanan bervariasi, berwarna-warni, bukan pakai pewarna, tapi warna alami makanan. Misalnya nasi warna putih, sayuran warna hijau, lauk pauk bisa kuning atau cokelat, dan susu warna putih,” katanya.

 

Diakui oleh guru, Nurdi, tantangan agar anak konsisten dengan asupan bergizi tidak mudah. Terutama dari kehadiran pedagang makanan di sekitar sekolah. “Kami sarankan jajan yang baik, menu makanan bergizi dst, tapi di luar sekolah ada pedagang yang cari untung melalui jualan jajanan ke siswa kami. Ini tantangan buat kami untuk lebih lebih giat memberikan pembekalan pada siswa,” kata Nurdi.

 

Syafiq mengatakan, ilmu gizi terus mengalami perkembangan. Namun, jika anak sudah memahami dasar2 gizi seimbang, mereka tidak akan mudah terjebak pada pemahaman gizi yang keliru. “Pesan gizi harus terus diulang dan dibiasakan pada anak,” katanya.

Artikel ini telah tayang di kompas.com berjudul “Mengenalkan Nutrisi Seimbang Lewat Bekal Sekolah Anak”, Penulis / editor : Lusia Kus Anna; https://lifestyle.kompas.com/read/2018/03/16/150000120/mengenalkan-nutrisi-seimbang-lewat-bekal-sekolah-anak)-FatchurR

One Response to Nutrisi seimbang lewat Bekal Sekolah

  • Harry Reksosamudraser. says:

    Meski sarapan setiap pagi, empat sehat-lima sempurna, sdh lumayan krn sarapan itu kunci pemenuhan gizi yg lbh berarti katimbang mkn siang/mlm
    Sdh bukan rahasia, jk ibu2 krn ketatnya waktu tdk bisa bikin asupan memenuhi kriteria sehat, melainkan asal tdk kelaparan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita