logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Brazil, dan Masa Depan Indonesia

carnival-2014-green-costume

Sebelumnya saya menulis tentang Malaysia dan Tolok Ukur Indonesia, Nah tulisan berikut ini adalah pendapat saya tentang negara yang lebih ‘pantas’ menjadi benchmark bagi Indonesia. Pendapat pribadi.

Dari semua negara dengan populasi besar, dari

semua anggota G-20, dari semua anggota BRICs (Brazil, Russia, India, China, dan South Africa), Brazil adalah yang paling banyak punya kesamaan dengan Indonesia. Mari kita lihat kenapa Brazil lebih cocok menjadi benchmark, dan bukan Malaysia.

  1. Brazil, seperti Indonesia, adalah negara dengan populasi terbesar di wilayahnya. Brazil terbesar di Amerika Latin, Indonesia terbesar di Asia Tenggara.
  2. Brazil, seperti Indonesia, adalah negara dengan luas wilayah yang besar. Yang membedakan adalah karena Indonesia terpisah-pisah oleh lautan, sementara Brazil menjadi satu wilayah daratan yang besar.
  3. Brazil dan Indonesia adalah 2 negara pemilik sumber daya alam terbesar.

Nah, sebenarnya banyak lagi persamaannya. Tapi mari kita lihat ketimpangan antara ke dua negara, terutama dalam bidang ekonomi.

  1. Brazil mempunyai perusahaan minyak raksasa, dan masuk sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia, Petrobras. Indonesia punya Pertamina, namun secara kapitalisasi, dan produksi, Pertamina masih jauh dibawah.
  2. Vale, perusahaan pertambangan Brazil, adalah nomor 2 terbesar di dunia setelah BHP Billiton (Australia). Bagaimana dengan Antam (Aneka Tambang) Indonesia?
  3. Sementara PTDI di Indonesia masih kembang kempis dan mulai merangkak, Embraer di Brazil sudah menjadi pemimpin di pasar pesawat berbadan sedang. Produknya dipakai dimana-mana.

Dan masih banyak lagi. Namun, satu hal yang perlu saya garis bawahi adalah bahwa Indonesia, sudah mempunyai apa yang Brazil punya. Seperti 3 contoh di atas, yang perlu kita lakukan adalah membangun kapasitas manusia2 kita, dan menjadikan Pertamina, PTDI, dan Antam, perusahaan-perusahaan sekaliber Petrobras, Embraer, dan Vale.

Embraer, perusahan dirgantara Brazil yang kualitas produknya diakui dunia

Bukan begitu?

Pasti banyak yang skeptis dan pesimis. Tapi ketahuilah, tahun 80-an dan 90-an, selain sepakbola dan festival Rio-nya, orang mengenal Brazil sebagai negara dengan tingkat kriminalitas tinggi, kemiskinan merajalela, korupsi tinggi, dan sebagainya. Kita merasa seperti itu sekarang ini.

Kalau Brazil bisa, Indonesia tentu bisa!

One Response to Brazil, dan Masa Depan Indonesia

  • GoHwieKhing King Gaudi D50 sampai A60 says:

    Ada satu lagi yang belum disebutkan soal keunggulan Brasil, Produsen kedele terbesar di dunia, juga beberapa hasil pertanian lainnya. Seperti di Indonesia, biaya pembangunanya adalah perusakan secara sistimatis wilayah Amazone maupun suku terasingnya. Kerusakan budaya yang merata membuat jurang kaya miskin semakin melebar dan perpolitikan yang semakin dikuasia orang kaya.

    Saya pernah berbicara lama di LA dengan Ilmuwan Belanda bidang Politik dan Ekonomi Pembangunan. Sampai ayahnya adalah orang Belanda yang lahir dan dibesarkan di Indonesia, dia lahir di Indonesia, usia 3 tahun ikut seluruh keluarga hijrah ketanah leluhurnya di Belanda. Sekarang jadi Profesor tamu dibeberapa Negara. Menurut dia yang diperlukan Indonesia sekarang adalah seperti Negara maju seumumnya. Nation Building dulu, system berbangsa dan bernegara dibenahi sesuai dasar falasfah negeri mesing masing. setelah itu pembangunan digenjot oleh anak bangsa sendiri yang punya nasionalisme. Investasi luar negeri hanya bisa dimanfaatkan bagi kemakmuran Bangsa dan bernegara kalau Bangsa itu sudah maju dalam berBangsa dan Bernegara. Kalau tidak akan jadi negeri merdeka yang dijajah Asing dan korupsi merajalela, ditangan orang belum siap merdeka yang berkuasa. Kemajuan ekonomi hasil pembangunan malah memiskinkan sebagian besar rakyat dan sumberdaya alam, karena sifatnya yang kaya hanya menjarah. Saya beritau dia istilah Bung KARNO yang cocok bagi kondisi ini: ” Neokolonialism “, dia bilang itu istilah tepat, akan saya pakai dalam essay saya nanti. Saya bangga juga mendengar response nya.

    Nah kapan Indonesia bias lepas landas bagi segenap anak Bangsanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita