Putra Perwira Kopassus TNI Jadi Korban Pemukulan Provost

Putra Perwira Kopassus TNI Jadi Korban Pemukulan Provost(viva.co.id)- Biasanya, banyak orang kerap menjual nama atau mengaku anak Jenderal TNI saat bertingkah di sejumlah tempat. Hal itu agar terhindar dari hukuman atau untuk membuat takut orang lain. Rupanya hal ittu tidak berlaku bagi Haris Khaseli.

 

Dalam catatan yang dikutip Viva Militer dari buku otobiografi, Agum Gumlar Jenderal Bersenjata Nurani, disebutkan Haris pernah diintimidasi oleh anggota Provost Kopassus, pasukan elite milik TNI AD.

 

Bukan tanpa alasan Haris diintimidasi anggota Provost Kopassus itu. Dia pernah bermain bola basket di lapangan Kopassus. Bola basket yang dimainkan Haris menggelinding ke luar lapangan, ini adalah hal yang biasa terjadi

 

Tapi siapa sangka, bola basket itu bergulir ke wilayah lapangan upacara prajurit Kopassus. Sementara, prajurit Kopassus itu tengah upacara penurunan bendera. Tak ayal, Haris pun langsung didatangi Provost Kopassus yang tengah melakukan penjagaan.

 

Haris dicecar oleh anggota Provost Kopassus itu. Tak hanya dicecar dan dicaci maki, Haris kena hukuman push-up sampai dipukul perutnya. Provost Kopassus itu  tidak tahu bahwa Haris, bocah yang jadi sasaran kemarahannya itu putra Perwira Menengah (Pamen) Kopassus, Kolonel Inf Agum Gumelar.

 

“Tak cukup dengan kata-kata, Khaseli disuruh push-up, dipukul perutnya dan dicaci maki,” tulis Agum di bukunya. Di sini letak keberanian dan kebesaran hati Haris, putra Agum yang kelak jadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. Haris lebih memilih tidak mengaku bahwa ia anak Pamen TNI AD.

 

Dalam pandangan Haris, bukan hal pantas membawa nama orang tua untuk menghindari hukuman akibat kesalahannya. “Kata anak saya ‘Ah enggak, buat apa? Saya peluk dia. Saya bilang saya bangga sama kamu,” ucap Agum ke Haris.

 

Saat ini, Haris adalah seorang aktor Indonesia. Sejumlah film pernah dibintanginya seperti Buffalo Boys (2018) dan Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017). Haris juga diketahui berkarier di musih bersama band Zeke and The Popo sejak 2003.

 

(Eadhitya Andriansyah; Bahan dari : https://www.viva.co.id/militer/militer-indonesia/1343578-gawat-putra-perwira-kopassus-tni-jadi-korban-pemukulan-provost?page=1&utm_medium=page-1)-FatchurR *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita