Covid-19 Tak Terkendali RS Brasil Hampir Lumpuh

Covid-19 Tak Terkendali RS Brasil Hampir Lumpuh(cnbcindonesia.com)-JAKARTA; Lembaga kesehatan mengingatkan mayoritas sistem kesehatan di kota besar Brasil hampir lumpuh karena kasus Covid-19. Pasalnya, 80% lebih tempat tidur unit perawatan intensif di 25 rumah sakit dari 27 negara bagian Brasil terisi pasien.

Para ahli memperingatkan varian yang sangat menular di Brasil mungkin berefek langsung di wilayah itu dan sekitarnya. “Brasil adalah ancaman bagi manusia,” kata ahli epidemiologi Fiocruz Jesem Orellana kepada kantor berita AFP, dikutip dari BBC,  (11/03/2021).

Negara ini mencatat lebih dari 270.000 kematian dan 11,2 juta kasus sejak pandemi dimulai. Jumlah ini tertinggi ke-2 di dunia setelah AS dan jumlah terkonfirmasi tertinggi ke-3. Meski, Presiden Jair Bolsonaro konsisten berusaha mengecilkan ancaman virus ini. Dia mengatakan kepada orang-orang untuk berhenti mengeluh.

Dia menentang tindakan karantina wilayah di tingkat regional, dengan alasan kerusakan ekonomi lebih buruk dari efek virus itu. Hingga (10/03/2021) negara ini ada 2.286 kematian karena Covid-19, dan rekor harian baru. Menurut Fiocruz, 15 ibu kota negara bagian memiliki ICU berkapasitas lebih dari 90% termasuk Rio de Janeiro dan São Paulo.

Brasilia kini mencapai kapasitas penuh ICU, dan 2 kota Porto Alegre & Campo Grande melebihi kapasitas. Dalam laporannya, institut ini bahwa angka itu mengarah pada kelebihan beban dan runtuhnya sistem kesehatan.

Ahli epidemiologi Brasil Dr Pedro Hallal mengatakan kepada program TV BBC, jika pemerintah tidak segera memvaksinasi Covid-19, akan terjadi tragedi besar. Mantan pemimpin Brazil Luiz Inacio Lula da Silva menyerang Presiden Bolsonaro dan menyebut penanganan pandemi yang dilakukan bodoh.

Dalam pidato pertama sejak hukuman korupsi dirinya dibatalkan, Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan banyak dari kematian ini bisa dihindari. Brasil mencatat 79.876 kasus baru. Lonjakan kasus hari hari terakhir dikaitkan penyebaran virus yang menular – bernama P1 – diperkirakan dari kota Amazon Manaus. Data awal menunjukkan varian P1 bisa 2x lebih mudah ditularkan daripada versi asli virus.

Varian baru ini menghindari kekebalan yang dibangun dan memiliki versi asli Covid-19. Kemungkinan terinfeksi ulang ditempatkan di antara 25% dan 60%. Pekan lalu, Fiocruz Institute mengatakan P1 itu satu dari beberapa “varian perhatian” yang dominan di 6 dari 8 negara bagian yang dipelajari oleh organisasi yang berbasis di Rio itu. “Info ini bom atom,” kata Roberto Kraenkel, dari Covid-19 Brazil Observatory.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menggambarkan situasi di Brasil itu “sangat memprihatinkan” dan memperingatkan kemungkinan limpahan regional. Para ilmuwan menyebut Brasil sebagai laboratorium alami, tempat orang dapat melihat yang terjadi ketika virus corona relatif tidak terkendali.

Beberapa memperingatkan negara itu kini jadi tempat berkembang biak bagi varian baru virus, tanpa hambatan oleh jarak sosial yang efektif dan dipicu kekurangan vaksin. Itu karena makin lama virus beredar di suatu negara, semakin besar kemungkinannya untuk bermutasi – dalam hal ini menimbulkan P1.

 (roy/roy; Rahajeng Kusumo Hastuti;  Bahan dari  : https://www.cnbcindonesia.com/news/20210311181246-4-229533/kasus-covid-tak-terkendali-rumah-sakit-brasil-hampir-lumpuh)-FatchurR *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita