Cegah Klaster Keluarga Ini Cara Efektif Isolasi Mandiri

Cegah Klaster Keluarga Ini Cara Efektif Isolasi Mandiri(suaramerdeka.com)-JAKARTA; Berita lama tapi penting untuk diwaspadai. Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan tingkat keterpakaian tempat tidur RS di 9 provinsi lebih dari 70% pada pertengahan Januari. Menkes Budi Gunadi Sadikin menghimbau melakukan isolasi mandiri di tempat yang memadai.

“Kalau misalnya Bapak Ibu tidak demam dan tidak sesak napas, itu bisa mengisolasi Mandiri. Kalau Bapak Ibu punya rumah sendiri, punya kamar sendiri, lakukan di rumah dan di kamar,” ujarnya setelah rapat terbatas (11/1).

Untuk itu, masyarakat perlu memperhatikan cara isolasi mandiri yang efektif. Dilansir dari Pandemi Talks, keberhasilan isolasi mandiri tak dipungkiri berpotensi menimbulkan Klaster Keluarga. Karenanya butuh dukungan seluruh pihak, misalnya dari puskesmas, RW, RT, hingga tokoh masyarakat setempat.

Peran keluarga di rumah, memberi dukungan penuh, memenuhi kebutuhan pasien dengan menjalankan protokol 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), melaporkan berkala keadaan pasien dan bersikap kooperatif kepada puskesmas.

Ada puskesmas yang berwenang mengatur dan memutuskan situasi pasien sesuai kondisinya, melakukan tracing kontak erat, menjadwalkan pemeriksaan kesehatan untuk pasien dan keluarga di rumah, dan memantau perkembangan kesehatan pasien.

Yang tak kalah penting RW, RT, hingga tokoh masyarakat yang memungkinkan proses penyembuhan. Upaya yang paling signifikan, tidak memberi stigma kepada pasien yang menjalani isolasi mandiri atau keluarganya dan bersikap kooperatif ke petugas kesehatan jika termasuk ke dalam kriteria kontak erat.

Peran lain, memberikan dukungan moral ke pasien dan keluarga hingga menyuplai kebutuhan pasien tanpa perlu kontak langsung. Karena RT atau RW memiliki kekuatan untuk mengonsolidasikan warga, penting untuk bahu membahu menyediakan sarana transportasi yang aman untuk kebutuhan darurat.

Seluruh pihak perlu paham kriteria dan langkah tepat untuk isolasi mandiri. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kemenkes, seseorang bisa mengisolasi mandiri bila terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan dan tanpa penyakit penyerta. Jufa, lingkungan sekitar harus mendukung agar isolasi mandiri berjalan dengan tepat.

a-Orang bisa mengisolasi mandiri ketika memiliki ruangan khusus dengan ventilasi udara yang baik.
b-Tersedianya tempat tidur, alat makan, alat mandi, dan pakaian yang terpisah.
c-Ada sarana menerapkan prokes seperti air mengalir, sabun, detergen, masker, dan sarung tangan.
d-Ada keluarga sehat tanpa penyakit bawaan (komorbid) untuk merawat selama isolasi.

Masih dilansir dari Pandemic Talks, ada beberapa hal perlu dilakukan saat isolasi mandiri antara lain :

a-Selalu memeriksa mandiri dan berkala dan melapor perkembangan kondisinya ke petugas kesehatan.
b-Hindari bepergian keluar rumah,
c-Batasi kontak dengan keluarga lain di rumah, menjaga jarak minimal 2 meter ketika harus berinteraksi
d-Bersihkan benda yang digunakan dan ada di dekat pasien setiap saat.

e-Menjaga diri agar selalu higienis seperti selalu mencuci tangan saat menyentuh barang,
f-Menerapkan etika batuk dan bersin,
g-Selalu menggunakan masker lalu membungkus masker bekas sebelum dibuang perlu dilakukan.
h-Untuk meningkatkan imunitas tubuh, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan yang bergizi, dan berjemur di pagi hari 15-30 menit akan membantu proses pemulihan.

(Redaksi Katadata;  Bahan dari  : https://www.suaramerdeka.com/gayahidup/kesehatan/254610-cegah-timbul-klaster-keluarga-ini-cara-efektif-isolasi-mandiri)-FatchurR *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita