Pulau Ular Di Timur Bima

pulau ular-2

Pulau Ular. Dari namanya saja sudah bisa ditebak pasti ada hubungannya dengan hewan melata yang menakutkan itu. Tapi tunggu dulu. Pulau ini sama sekali tidak menakutkan kok. Bahkan justru akan membuat anda ternganga karena keindahannya. Sebuah pulau kecil di wilayah Kabupaten Bima bagian timur, tepatnya di Kecamatan Wera Desa Pai. Pulau ini terletak dekat sekali dengan daratan Pulau Sumbawa hanya lebih kurang 400-500m.

Ya, Pulau Ular demikian Orang Bima menyebutnya, karena mungkin pulau ini hanya dihuni oleh sekelompok ular-ular jinak yang tidak mengganggu penduduk. Yang menarik sebenarnya bukan karena banyaknya ular atau tidak adanya manusia yang mau tinggal di pulau yang kirakira seluas 500 m2 ini, tetapi lebih karena ular-ular ini berbeda dengan umumnya ular yang ada di Daerah Bima. Ular-ular ini mencari makanan di dalam laut dan beristirahat di atas pulau di antara celah-celah bebatuan atau bergelantungan pada tebing-tebing terjal, maka menambah daya tarik pulau ini.

Pulau ini merupakan habitat bagi populasi ular laut dengan keunikan warnanya putih silver dengan kombinasi hitam mengkilap. Ular-Ular ini jinak dan bersahabat dengan wisatawan yang mengunjunginya. Pulau ular dapat dijangkau dengan waktu tempuh sekitar 45 menit perjalanan dari Kota Bima menggunakan transportasi darat.

 

 

Ular-ular di Pulau Ular tersebut menurut penduduk setempat merupakan jenis ular laut. Siapapun tahu bahwa ular laut termasuk ular yang sangat beracun. Dilihat dari ciri-ciri fisiknya, ular tersebut memang berbentuk seperti ular laut. ekornya pipih seperti ekor ikan, warnanya putih silver dan hitam mengkilat. Ketika dipegang tidak terasa licin sama sekali sebagaimana layaknya ular-ular di darat. Kulitnya lebih terasa kesat dan bersirip seperti ikan. Walau hidup liar, mereka sangat jinak dan ramah terhadap pengunjung. Ketika dipegang mereka sama sekali tidak menggigit atau melilit.

Mengunjungi obyek wisata “ Pulau Ular “ anda juga disuguhkan dengan keindahan pesona laut Bima. Dari pulau ini Gunung Api Sangiang tampak berdiri kokoh. Bagian puncaknya selalu diselimuti kabut.

Dalam legenda, Pulau ular merupakan jelmaan dari kapal Portugis yang terdampar di perairan Wera. Ular-ular tersebut adalah jelmaan para penumpang dan ABK Kapal. Sedangkan dua pohon Kamboja yang tumbuh di kedua sisi pulau itu merupakan jelmaan dari tiang-tiang kapal portugis.

Meskipun itu adalah legenda, namun Pulau Ular sudah semakin dikenal dunia. Banyak wisatawan lokal maupun asing yang berkunjung ke pulau ini. Pemerintah Daerah harus segera menata pulau ini, membangun fasilitas jalan, fasilitas semacam brugak-brugak di pinggir pantai Desa Pai untuk disewakan kepada pengunjung dan akan menjadi sumber PAD bagi Daerah.

Ayo jelajahi negeri sendiri.

Sumber: http://www.goodnewsfromindonesia.org/2015/01/16/pulau-ular-di-timur-bima/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita