Pengalaman menjaga kesehatan

GHK2 CucunyaBerikut saya cuplik, potongan dari komunikasi WA, di grup Alumni kita. Lumayan buat referensi dari pengalaman senior kita. Yg sy coba jalani, obat dipakai seperlunya saja. Asupan obat & supplement usahakan didapat dari makanan alami.

 

Keinginan jangan dituruti pol, seketika. Untuk memenuhi kebutuhan lalu ngoyo cari duiT. Lebih mendasar, evaluasi mengapa kok jadi butuh ini itu. Kalo bisa diminimalisir, diatur menurut skala prioritas kan lebih tentram. Kali ini saya meleset memperkirakan balance, ANTARA semangat & kondisi serta kemampuan fisik. Akibatnya gak tau keterbatasan diri tua ini.

 

Data research yg dikutip buku Eat Right Live Longer, dari bahan makanan tumbuhan & porsi normal, resep silih berganti asupan semua & kebuyuhan tubuh tercukupi, termasuk enzyme. Tidak membangkitkan rasa lapar tidak semestinya.

 

Yg bikin merasa tdk cukup itu kalo makan lemak, garam dan dari binatang & semua produk olahannya, susu, keju, yoghurt, telur, dendeng, Abon, dan sosis itu.

 

Kita merasa tenteram secara spirituil kalo lebih banyak makan tumbuhan&maksimum kl terpaksa 10% makan dr binatang. Banyak argumentasi atas ideologi makan ini, jadi kl baca buku/artikel lihat dulu ini aliran mana, ilmunya sejak kapan, sebab ilmu crpat berubah. Lalu bahasannya apa cukup luas & mendalam?

 

Paling pas bagi saya  baca semua / sebanyak mungkin dari berbagai aliran, pilih kita mau dijalan mana. Supaya tdk jadi katak dalam tempurung, Asal hanyut saja. Soal makan, tergantung juga pencernaan masing2  orang, ada yang makan sedikit sudah kenyang, makan banyak jadi gemuk.

 

Kalau saya selalu makan kenyang tapi porsi nasi tidak banyak tapi tetap tdk bisa gemuk. Seperti saat ini, krn lapar saya baru saja makan kue taart beberapa potong. Yang genetic given gampang gemuk, disyukuri saja. Toh sebijaknya dikontrol dengan makan golongan nasi yang carbohidrate complex.

 

Bukan nasi putih umum yang sudah minim enzyme & nutrisi lainnya itu. Hindari daging / lemak binatang & minyak goreng nabati sekalipun, seminim mungkin. Dihadapan yang ditraktir atau yang nraktir saja beri muka, unjuk antusias makan ngawur.

 

Masalah kesehatan boleh makan ngawur, jika timbul belakangan kalo daya tahan masing masing orang kalah oleh makanan enak yang tidak sehat. Jadi berhati hatilah menjaga kesehatan, agar berpeluang untuk lebih bermanfaat bagi masyarakat dan tidak malah membebani. (GHK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita