AC anti pemanasan global

pekan ilmiah mahasiswa nasional 2014SURABAYA  Sebuah alat pencegah pemanasan global (global warming) ditemukan mahasiswa ITS. Lima mahasiswa itu merancang air conditioner (AC) untuk kendaraan dengan teknologi tanpa freon. Karya itu berbuah emas dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) Agustus lalu.

 

Mereka itu adalah Zahra Sahara Arfenti, Abdil Jabbar, Mohammad Akrom Wafaiq, Amaludin Ibnu Prady, dan Muhyiddin Azmi. Mereka menyebut teknologi ini sebagai electrical air ionitation of air cooler for economic bus. Temuan itu berhasil mengalahkan seratus karya tim lain dalam Pimnas. 

 

”AC ini memakai sistem ionisasi. Bisa menyaring hidrokarbon berbahaya. Misalnya, CO2, gas belerang, dan timbal. Hasilnya, udara jadi bersih,” kata Zahra, ketua tim. Menurut dia, cara kerja alat itu tidak rumit. Awalnya, udara di luar disedot blower dan dijadikan padatan es.

 

Setelah itu, sistem ionisasi akan meniadakan semua unsur yang beracun. Udara yang dikeluarkan AC pun terbebas dari bahan tercemar. Sebenarnya, Zahra menyatakan sempat tidak yakin karyanya bisa juara. Sebab, sewaktu presentasi di Semarang, timnya tidak membawa prototipe AC karena ukurannya cukup besar.

 

”Otomatis nggak bisa dibawa. Sudah minder duluan. Tetapi, karya kami dinilai paling bermanfaat. Berefek langsung pada lingkungan,” katanya. Kini Zahra dkk tengah mengembangkan alat itu. Yakni, menambahkan teknologi plasma. Penyaringan hidrokarbon bisa lebih optimal.

 

Sebab, selama ini kendaraan menyerap udara dari jalan raya. Banyak polutan yang masuk ke AC. Kemudian, alat itu akan disempurnakan dengan termoset suhu dan pengatur sensor. Hanya, penyempurnaan itu terbatas dana. Pihaknya ditaksir butuh sekitar Rp 30 juta.

 

Tetapi, dana talangan dari Ditjen Dikti Rp 11 juta sebelum Pimnas. Zahra mengungkapkan sudah mengajukan proposal ke Dikti. Mohammad Akrom Wafaiq, salah satu anggota tim, berharap karya itu bisa diproduksi secara masal.

 

Dengan begitu, karya tersebut bisa digunakan pada transportasi umum seperti bus dan mikrolet. Karena itu, dia menuturkan sudah mendatangi Perum Damri Jatim. Saat itu dia bertemu petugas teknisi AC. ”Responsnya positif,” kata mahasiswa Teknik Mesin ITS itu. (nir/c15/roz; http://www.jpnn.com/read/2014/10/13/263337/AC-Anti-Pemanasan-Global-Sabet-Emas-)-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita