logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Pemotor Lewat Trotoar bisa dipenjara

pemotor diatas trotoa (finance.detik.com)-Jakarta; Suatu video ramai di jagat dunia maya menunjukkan pejalan kaki menegur pemotor lewat trotoar. Apes, si pejalan kaki itu kena semprot dan dipukul oleh pemotor. Kemenhub menegaskan, sesuai aturan pemotor dilarang lewat trotoar. Bila dilanggar pemotor bisa dipenjara.

Pemanfaatan trotoar sebagai fasilitas umum untuk pejalan kaki diatur dalam UU, PP, hingga Perda. Pengendara sepeda motor yang masuk ke ruang pejalan kaki, dalam hal ini trotoar masuk dalam kategori melanggar hukum.
Seperti dirangkum detikFinance (7/8/18), hak2 pejalan kaki dilindungi UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Trotoar sebagai fasilitas umum tak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Dalam Pasal 131 Ayat 1 UU tu disebutkan pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung berupa trotoar, tempat penyeberangan dsb. Pada Ayat 2, pejalan kaki berhak mendapat prioritas saat menyeberang jalan di tempat penyeberangan.

Aturan itu dikuatkan Pasal 34 Ayat 3 PP No 34/2006 tentang Jalan. Disebutkan, trotoar merupakan bagian dari ruang manfaat jalan. Pada Pasal 34 Ayat 4 kembali ditegaskan trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki. Selain soal aturan, disiapkan juga sanksi2 bagi yang melanggar seluruh aturan itu. Sanksi mulai  pengenaan denda, hingga pidana penjara.

Pertama, sanksi tertuang di Pasal 274 Ayat 2 UU N. 22/2009. Di situ ditulis, setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan/atau gangguan fungsi jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 Ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 24.000.000.

Kedua pada Pasal 275 Ayat 1, setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan dimaksud Pasal 28 Ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.
Namun ada hukuman yang dibuat Pemda. Untuk di Jakarta, larangan pengendara masuk ke trotoar tertuang di Perda No. 5/2014 tentang Transportasi. Hukumannya dipidana kurungan paling lama satu bulan dan denda paling banyak Rp 250.000. (Fdl; Zlf; Fadhly Fauzy Rachman; Bahan dari :    https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4154809/perhatian-pemotor-lewat-trotoar-bisa-dipenjara)-FatchurR *

 

*** Walau di kota kecil pun, sebaiknya para pemotor membiasakan ddiri untuk tidak melanggar UU Lalu Lintas (FR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita