logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Melacak jejak kebangkitan Harimau di Nepal

Melacak jejak kebangkitan Harimau di Nepal (cnnindonesia.com)-JAKARTA; Sekitar satu abad lalu, dunia kehilangan raja rimba berjumlah besar. Sebagai gambaran, pada medio 1900-an ada lebih dari 100 ribu ekor Harimau di dunia. Namun jumlahnya merosot drastis jadi 3.200 ekor pada (2010).

Nepal, sebagai salah satu rumah dari ‘gerombolan’ Harimau Benggala (Panthera tigris tigris), mengalami degradasi terparah. Penyebabnya perang sipil beberapa dekade, dan baru berakhir pada (2006). Pemerintah Nepal akhirnya sadar manfaat Harimau dalam negaranya. Pada (2009) pihak pemerintah, pecinta lingkungan hidup, dan warga bahu membahu melindungi si kucing besar ini.

 

Akhirnya jumlah Harimau di hutan Nepal melonjak nyaris 2x lipat, dari 121 ekor tahun 2009 jadi 235 ekor pada 2018. Ini target dari Pemerintah Nepal yang ingin melipatgandakan jumlah Harimau se-lambat2 nya tahun 2022.

Kabar ini ‘memancing’ dahaga Chayan Kumar Chaudhary untuk melacak jejaknya melalui kamera perangkap yang dipasang di hutan, dikawasan yang diyakin sebagai perlintasan Harimau. Memenuhi ambisinya, 3.200 kamera perangkap dipasang untuk merekam perjalanan proyek konservasi ini.

Kamera ini dilengkapi fitur sensor panas dan pergerakan. Jadi ketika ada pergerakan atau perubahan suhu di depan kamera, perangkat canggih ini menjepretnya otomatis. “(Aktivitas) ini mengagumkan, ketika kami mengecek memori kamera dan menemukan foto2 harimau di dalamnya,” ujar Chaudhary, seperti yang dikutip dari AFP, Sabtu (3/11).

“Rasanya seperti terlibat dalam sebuah perubahan besar menuju ke arah perbaikan.” Proyek ini mulai bulan November 2017. Setelah kurang dari 4 bulan meletakkan kamera perangkap di kawasan hutan akhrnya diperoleh lebih dari 4.000 foto harimau. Hal ini sangat menggembirakan.

Menurutnya kawasan dataran rendah di selatan Nepal adalah rumah bagi lima Taman Nasional, yang merupakan area bermain para Harimau.

Satu hal yang menjadi pekerjaan rumah terbesar adalah, mengubah pola pikir masyarakat yang dulunya memanfaatkan kematian Harimau demi pundi-pundi, menjadi sosok yang melindungi keberadaannya di habitat asli. (agr; Bahan dari : AFP dan https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20181104084507-269-343827/melacak-jejak-kebangkitan-harimau-di-nepal)-FatchurR *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita