Gudeg Jogya

Gudeg JogyaAlkisah, pada saat jam makan siang di Negeri Belanda. Seorang turis peserta tour asal Indonesia kangen dengan masakan Indonesia ala Jogja, yaitu gudeg. Segera dicarinya rumah makan Indonesia ketemu ada di Kalverstraat daerah Damrak,Amsterdam. dan memesan gudeg.

Setelah dicicipi ternyata rasanya lebih enak dari pada gudeg di Jogja yang asli sehingga membuatnya jadi penasaran, “Mas, apa rahasianya kok gudeg di sini rasanya lebih enak dibandingkan dengan di tempat aslinya?” tanyanya.

Mas penjual gudeg yang keturunan Indonesia menjawab, “Oh, itu karena nangkanya, Mas. Di Jogja pakai nangka lokal, sementara kami di sini memakai nangka impor.”
“O..Gitu ya..! Emangnya impor dari mana?” Tanya Sang Turis
Dengan semangat Penjual Gudeg menjawab, “Ya dari tempat aslinya, dari Jogja, Mas…!” (Suhirto M)-Aguk

————-

Nama pemilik

Seorag pria TOHIR ingin agar ulang tahun perkawinan ke-45 menjadi momen berkesan, maka diajaklah sang isteri ke sebuah restoran Jepang yang terkenal elit. Sang pria memanggil pelayan,  meminta daftar menu

Setelah membaca menu, lalu TOHIR berkata kepada pelayan “, Saya pesan Ryuji Sanosuke, dari namanya udah ketahuan gimana lezatnya ini masakan”
Jawab pelayan :“maaf pak, itu Nama Pemilik Restoran ini..”
Wkwkwk…kirain menu baru. (Suhirto M)-Aguk

One Response to Gudeg Jogya

  • GoHwieKhing King Gaudi D50-A60 says:

    Bikin saya kangen Yu DJUM yang tersohor gudegnya. Meski warungnya masuk Gang dekat di kampus UGM saja nih.
    Suatu ketika saya bilang pada Pak AMIEN RAIS yang menemani saya ke Yu DJUM. ” Ini bedanya seseorang yang tingga disekitar kampus dan yang mencil terpencil ya Pak.
    Soalnya Beliau pernah menemani saya juga makan pecel Ponorogo diwarung yang terkenal di Ponorogo. Kasusnya sama, saya minta dibuatkan bumunya yang tidak pakai ” lombok ” Yang di Ponorogo langsung menjawab” mana ada pecel tidak pakai lombok Pak ? ” Sedang Yu DJUM langsung menyanggupi.

    Maka saya melihat beda seorang yang pergaulannya luas, seperi Yu DJUM yang pelanggannya dari orang bawah sampai Bos dan Pejabat, Mahasiswa dan Dosen. Jadi lebih mudah mengikuti arus perubahan. Sedang yang Ponorogo cenderung konservative, emoh kreative, mencoba berubah.
    Ini contoh kecil, bagaimana kita?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita