Berpikir antagonis

surga ditelapak kaki ibuBokir cara berpikirnya antagonist kadang praktis asal wajar. Dia bilang ada siang ada malam. Kalau dibilang surga dibawah telapak kaki ibu maka dia beranggapan, neraka itu ditelapak kaki bapak. Kakeknya sering marah krn tekanan darah tinggi maka neneknya yang suka senyum dibilang karena tekanan darah rendah.
Bokir selama ini diam karena waktu diumumkan minggu tenang saat pilpres dia banyak mengkonsumsi obat penenang. Rupanya dia mau kembali ngoceh kalau ada pengumuman ”minggu ribut” ¬†Dulu waktu dia masih dibangku sekolah waktu pelajaran bhs Indonesia sering ada latihan penyempurnaan peribahasa atau perumpamaan.
Misal, sedia………….sebelum hujan. Dia mengisi titik-titik tsb dgn ”gayung/ciduk” karena kalau hujan atap dapurnya sedikit bocor menetes yang biasanya ditampung ayahnya dengan gayung.
Maka inilah kalimat-kalimat peribahasa yang telah disempurnakannya :
-Kuman diseberang lautan nampak, ………..(kuman didarah harus dilihat dengan mikroskop).
-Lain padang lain belalang,……..(lain lubuk sikaping, lain lubuk basung)
-Gajah mati meninggal gading, harimau……(mati dikebun binatang )
-Sambil menyelam……(menangkap bebek yang berenang)

-Ada gula ada ………… (ada tapi disimpan dilemari)
-Dalam laut dapat diduga, dalam hati…..(hanya sejengkal dari udel)
-Sepandai-pandai tupai melompat……(sering ditembak pakai senapan angin)
-Tak ada asap…….(tak ada asap rokok kalau tak ada korek apinya)

(Santos Kacaribu)-Aguk

————-

 

Lesbian juga

Seorang lelaki berwajah tolol memasuki sebuah cafe . Dilihatnya seorang perempuan yang sangat cantik duduk sendirian. Lelaki tersebut mendekatinya dan menyapanya, “Halo, aku traktir ya. Mau kan?”.
“Boleh, tapi jangan mengharapkan apa-apa ya,” jawab si perempuan.
“Lho kenapa?” tanya si lelaki.
“Karena aku lesbian,” jawab si perempuan.
“Apa? Kamu orang lesbian?”
“Kamu tidak tahu lesbian itu apa?”
Si lelaki menggeleng.

“Begini,” si perempuan berusaha menerangkan, “Kamu lihat perempuan manis si seberang sana? Aku akan berkencan dengannya, menciuminya .”
Si lelaki berwajah tolol tersebut tiba-tiba menundukkan kepala terlihat malu.

“Kamu kenapa?” tanya si lesbian.
Si lelaki mengangkat kepalanya dan berkata, “Ya Tuhan, kayaknya aku lesbian juga.” (Suhirto M)-Aguk

One Response to Berpikir antagonis

  • GoHwieKhing King Gaudi D50-A60 says:

    Sesua selalu mungkin terjadi. Tidak semuanya bisa dinilai hitam putih. Jangan menghakimi. Daaaaan fortune favors the bold.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita