Begitu toh-Kost bebas itu

Dalam salah satu komentar atas “….bentengi dari hidung belang” seorang pembaca menulis : “Meski blm pernah lihat sendiri, dari sliweran berita, banyak tempat kost puteri yg didatangi org berbagai usia, tolong cacak bikinkan reportasenya jd kita yg awam bisa tau seluk beluknya”

 

Oke pak HRS, saya mencoba menyajikan salah satunya dari sumber mamikos.com, monggo :

Laris manisnya kost putri :

 

Di “kota pelajar” ini banyak fasilitas pendidikan, terutama universitas,. Ribuan mahasiswa/i datang  menimba ilmu. Mahasiswa/I itu butuh hunian sementara, dan yang diminati kos2an. Dulu diminati karena harga sewa yang murah. Kini, kos-kosan dan kata “murah” sudah tak selalu begitu.

 

Ini bertalian dengan makin meningkatnya gaya hidup. Kota ini dulunya terkenal apa2nya murah kini terkesan glamor dan metropolis. Mall di hampir semua sudut kota, hotel, kafe, restoran, semua  berlomba memadati kota. Imbasnya ke anak kost. Dulu, mereka kesannya “keterbatasan hidup”.

 

Jauh dari ortu, uang kiriman dari kampung harus diatur cukup hidup sebulan, termasuk kost, makan, biaya kuliah, dsb. Tapi, kini di kota itu penampilannya glamor, jauh dari gambaran hidupnya pas2an. Lihat kos2an terutama untuk putrid yang  eksklusif dengan fasilitas hotel jika dibanding kos2an putri.

 

Kos2an begini diberi predikat kos2an “bebas”, meski tak semua. “Bebas”, ya itu “bebas” berduaan dengan lawan jenis di dalam kamar. Ini alasan mahasiswi2 cari kost berpatokan “bebas” ini. Biasanya fasilitas “bebas” ini ada di kos2an eksklusif, maka mereka rela bayar jutaan rupiah/bulan.

 

Lha kok ortunya di kampung harus bayar biaya hidup anaknya di rantau jika sewa kosnya jutaan. Jika ditambah biaya makan, kuliah, jajan dsb, mungkin jumlahnya banyak. Namun tetap saja kos2an putri tipe eksklusif ini laris di kota ini.

 

Bahkan ada yang waiting list (daftar tunggu sampai puluhan). Jika ditelaah, bukan “bebas” saja yang dicari mahasiswi yang ingin menempati kos2an begini, meski alasannya gak jauh dari situ. Jika ditelaah, mungkin kos2an eksklusif laris di Jogja karena alasan2 :

 

1-Kuliah dan kegiatan Kampus malam hari

Perkuliahan dan kegiatan kampus doeloe dilakukan di siang hari. Kini, banyak mahasiswa kuliah hingga malam. Juga kalau mereka langsung ikut kegiatan kemahasiswaan. Alhasil, mereka bisa keluar dari kampus di atas jam 21.

 

Setelah itu, kadang harus kumpul teman2nya bikin tugas atau diskusi. Tempat nongkrong yang buka malam ya angkringan, burjonan, ya kafe. Gaya hidup anak kekinian, kafe jadi pilihan. Pulang dari kafe, kadang lewat tengah malam. Jika mahasiswi ngekost yang gerbangnya dikunci jam 21, Salah2 dia harus panjat pagar. Makanya, dipilih kos2an bebas.

 

Kos2an begini akses kunci 24 jam dan penghuninya bebas mau pulang jam berapapun. Jika diskusi atau bikin tugas belum kelar dan kafe mau tutup, maka dilanjut di kost. Kalau teman diskusi itu laki2, kan repot kalau tamu cowok dilarang masuk. Kost bebas enak, mau masuk bareng temen cowok, lanjut diskusi atau “diskusi” lain bebas. Ini kenapa kost putri eksklusif-bebas banyak dicari.

 

2-Pekerjaan Shifting

Jika hanya mengandalkan kiriman uang saku dari ortu di kampung, banyak mahasiswi yang gak bisa keep up dengan gaya hidup. Kalau sehari uang makan dan jajan dijatah ortu 50 ribu (padahal ini), Mana cukup. Minum di kafe aja 25 ribu ke atas, belum  makan. Jadi banyak mahasiswi ambil kerjaan part time. Tuntutan pekerjaan, yang shifting, kadang bikin mereka harus pulang ke kost lewat tengah malam.

 

Kadang, teman kerja cowok gak tega, menawarkan antar cewek ke kost-nya. Kalau kostnya eksklusif dan bebas, si cewek gak akan sungkan ajak si cowok istirahat sebentar. Kalau si cowok kelihatan udah ngantuk banget, ya sekalian tidur di situ. Kalau di kost biasa mana mungkin bisa yang seperti ini.

 

3-Membahagiakan bapak asuh

Uang kiriman ortu plus hasil kerja part time belum bisa hidup gaya kekinian di Jogja. Kafe mahal, Mall- toko2 mewah banyak. Kalau mahasiswinya “kreatif”, cari “bapak asuh” pasti mereka lakukan. Hanya  modal cantik fisik dan “ketrampilan” di bidang itu, mereka gak pusing gaya hidup. Baju bermerek, gadget tercanggih, kendaraan bisa diberi si “orang tua asuh”.

 

Sebagai timbal balik, “bapak asuh” boleh dong datang ke kost si cewek dan …. (Sensor). Kost putri eksklusif bebas satu2nya jenis kost yang cuek jika ada bapak2 paruh baya yang bukan bapaknya si penyewa kost tau2 nyelonong masuk kost. Jadi, alasan kost putri eksklusif-bebas cuma di aspek bebas menyeludupkan lawan jenis ke kamar.

 

Entah mereka mau ngapain, itu urusan belakangan. Suka tidak suka, ini yang terjadi sekarang. Kalau  menyangkal, coba lihat dulu kiri kananmu. Fenomena ini lazim, predikat “kota pelajar” bisa diplesetkan jadi “ kota pel…(terusin sendiri)”. Jaman berubah, kelakuan anak muda makin gak karuan, bahkan anak muda dengan status MAHAsiswa/siswi.

 

Monggo lengkapnya klik aja :   (https://mamikos.com/info/ternyata-ini-alasan-di-balik-laris-manisnya-kost-putri-eksklusif-dan-bebas-di-jogja/)-FatchurR

2 Responses to Begitu toh-Kost bebas itu

  • ernie hariati says:

    Waduuuh cak….ngeri banget jaman sekarang. Lha kalo teman cowok yang antar alasan ngantuk, bisa numpang tidur di kost…..nenek bilang itu berbahahahaya……

  • Fatkhur Rochman says:

    Begitulah kalau kesibukan tugas bergabung dengan kemajuan dan kebebasan dalam wadah niat jelek, maka norma bisa rusak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita