logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

40 Persen Ibu2 Bekerja Penuh waktu Stres

40 Persen Ibu2 Bekerja Penuh waktu Stres(republika.co.id)-LONDON; Penelitian baru menemukan tingkat stres ibu2 yang memiliki dua anak dan bekerja penuh waktu meningkat signifikan. Penelitian ini dilakukan tim peneliti dari University of Manchester dan University of Essex.

 

Mereka menganalisis data lebih dari 6.000 orang yang dikumpulkan The UK Household Longitudinal Study. Studi nasional, yang diterbitkan di jurnal British Sociological Association Journal Sociology, mengumpulkan informasi2 dari rumah tangga di seluruh negeri termasuk kehidupan kerja penduduk, tingkat hormon mereka, tekanan darah, dan pengalaman stres.

 

Peneliti menilai 11 biomarker terkait stres kronis di antara peserta penelitian. Temuannya,  dilansir dari Independent, (28/1), tingkat keseluruhan biomarker terkait stres kronis 40% lebih tinggi di antara wanita beranak dua dan bekerja penuh waktu dibanding wanita yang tidak memiliki anak dan juga bekerja penuh waktu.

 

Tingkat keseluruhan biomarker yang terkait stres kronis : 18% lebih tinggi di antara ibu2 satu anak dan pekerjaan penuh waktu. Peneliti menemukan wanita dua anak yang bekerja dengan jam kerja dikurangi memiliki tingkat stres kronis 37% lebih rendah dari ibu yang bekerja dengan jam kerja tidak fleksibel.

 

Tingkat stres kronis di antara ayah yang kerja juga ditemukan lebih rendah ketika mengurangi jam kerja. Menurut The American Institute of Stress, gejala stres kronis meliputi lekas marah, cemas, depresi, sakit kepala, dan susah tidur.

 

Peneliti menyesuaikan data mentah untuk mengesampingkan prospek faktor gaya hidup lainnya yang mempengaruhi temuan mereka. Faktor2 ini termasuk hal2 seperti usia wanita, pendapatan mereka, etnis, atau pendidikan mereka.

 

“Konflik pekerjaan-keluarga dikaitkan meningkatnya ketegangan psikologis dan tingkat stres yang lebih tinggi dan tingkat kesejahteraan lebih rendah,” kata peneliti. Orang tua dari anak2 kecil beresiko konflik pekerjaan-keluarga. Kondisi kerja yang tidak fleksibel pada tuntutan keluarga ini, seperti jam kerja yang panjang, dapat berdampak buruk pada reaksi stres seseorang.

 

“Peristiwa stress berulang yang timbul dari kombinasi stresor sosial dan lingkungan serta peristiwa kehidupan traumatis utama mengakibatkan stres kronis yang pada gilirannya mempengaruhi kesehatan,” ujar mereka.

 

Jam kerja fleksibel bermanfaat memastikan para pekerja dapat mencapai keseimbangan kehidupan kerja yang memuaskan. (Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Ani Nursalikah; Bahan : https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/trend/19/01/28/pm1lfb366-40-persen-ibu-bekerja-penuh-waktu-merasa-stres)-FatchurR *

One Response to 40 Persen Ibu2 Bekerja Penuh waktu Stres

  • Harry Reksosamudra says:

    Tuntutan keluarga sejahtera merupakan dillema pd jaman Now, dimana kini banyak resiko yg dihadapi aplgi jk waktu kerjanya tdk flelsibel shg mau kontrol yg dirmh sj jd terbeban. Belum lg tuntutan karier yg hrs diperjoangkan, perlu konsentrasi penuh, justeru adanya dualisme dlm keterpaksaan ini, menimbulkan stress bahkan depressi yg jk berklanjutan dampaknya spt yg disebut dlm artikel ini.

Leave a Reply to Harry Reksosamudra Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita