logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical
Komentar baru

Umur 40 tahun dan overweight periksa gula darah anda

TRIBUNNEWS.COM – Jumlah angka di timbangan bukan satu-satunya angka yang perlu dikhawatirkan. Jika Anda berusia 40 tahun atau lebih dan memiliki berat badan berlebih, sebaiknya Anda memeriksa kadar gula darah.

 

Kadar gula darah yang tidak normal, yakni jika lebih dari 100 mg/dL saat Puasa dan lebih dari 140 mg/dL dua jam setelah makan. Jika angka2 gula darah Anda lebih dari itu, itu berarti tubuh tidak bisa memecah dan menggunakan gula seperti seharusnya. Risiko terkena diabetes melitus pun lebih besar.

 

Kadar gula darah yang tinggi tapi belum termasuk dalam kriteriadiabetes tetap perlu diwaspadai. Ini berarti Anda masuk dalam tahap pra-diabetes. Jika gaya hidup, seperti pola makan dan aktivitas fisik, bisa diubah, maka kemungkinan diabetes melitus bisa dicegah.

 

Para ahli kesehatan di Amerika Serikat mengeluarkan rekomendasi baru pemeriksaan kadar gula darah ini bagi mereka yang berusia 40 tahun ke atas dan kegemukan.

 

Tujuan dari pemeriksaan itu adalah untuk menangkap masalahdiabetes sejak awal, bahkan sebelum ada gejala yang muncul. Dengan perubahan gaya hidup, kita pun bisa terhindar dari penyakit yang kini banyak diderita ini.

 

Walau rekomendasi ini untuk orang berusia 40 tahun ke atas, tapi jika Anda berusia lebih muda pemeriksaan gula darah pun bermanfaat. Apalagi orang Asia ber-risiko lebih besar terkena diabetes. (Editor: Fajar Anjungroso; Sumber: Kompas.com dan http://www.tribunnews.com/kesehatan/2015/10/30/berusia-40-tahun-dan-overweight-segeralah-periksa-gula-darah)-FatchurR

———–

 

Artikel kesehatan lainnya :

1-Burger jadi junk food nomor-1

2-Kebiasaan main gadget ancam kesehatan anda

————-

 

Burger jadi junk food nomor-1

KOMPAS.com-Istilah junk food sudah familiar di telinga Anda. Mayoritas mengaitkannya dengan “penggagal diet”, “penambah berat badan”, atau “makanan kalori tinggi”. Menurut ahli gizi yang CEO dari New York Nutrition Group Lisa Moskovitz, burger berdampak lain bagi tubuh ketimbang hanya menaikkan berat badan.

 

Saat seseorang memesan burger ukuran besar, tugas yang dilakukan tubuh lebih berat ketimbang hanya mencernanya lalu menggunakannya sebagai penambah energi atau cadangan lemak. Sebab, saat burger telah sukses masuk ke dalam tubuh, 10 menit kemudian tubuh akan mengalami peningkatan gula darah.

 

Burger yang juga tinggi natrium dan fruktosa dari sirup jagung akan membuat tubuh menginginkan lebih banyak makanan berlemak untuk dimakan. Hal ini terjadi sekitar 20 menit setelah gigitan pertama.

Itulah yang menjadi alasan mengapa setangkup burger terasa tak pernah cukup untuk memuaskan hasrat makan Anda. Alhasil, satu porsi kentang goreng terasa begitu lezat bila disandingkan dengan burger.

Tak lama setelah memakan semuanya, yaitu sekitar 30 menit kemudian, ginjal harus bekerja ekstra menyingkirkan banyaknya natrium yang masuk ke dalam tubuh, lalu membuat jantung bekerja lebih cepat untuk memompa darah ke pembuluh darah.

Bila burger dan teman-temannya menjadi menu yang sering Anda konsumsi hampir setiap hari, maka tak heran bila di kemudian hari, burger akan mengantarkan Anda lebih dekat dengan penyakit stroke atau gangguan jantung.

Saat energi tubuh sudah dipompa untuk mencerna zat-zat sulit dalam sebuah burger, maka tak heran bila seporsi burger yang mengandung sekitar 540 kalori hanya bisa membuat Anda merasa kenyang selama 40 menit atau 1 jam.

Setelah itu, Anda akan merasa lapar kembali dan menginginkan makanan lain untuk dimakan, seperti pasta, nasi, atau apa pun makanan yang bisa membuat Anda kenyang lebih lama.

Liza menjelaskan, walau kecepatan metabolisme seseorang memengaruhi cepat atau lambatnya pengolahan burger dalam tubuh, tetapi bila dirata-rata, tubuh membutuhkan waktu selama 2-3 hari untuk benar-benar berhasil mengolah sepotong burger ukuran besar.

Tak salah bila burger di-urutan atas sebagai junk food, yaitu tinggi kalori, kaya lemak, gagal membuat Anda kenyang, dan tubuh kesulitan mengolahnya. Jadi, Anda perlu membatasi konsumsi burger. (http://health.kompas.com/read/2015/10/28/100100223/Ini.Alasan.Burger.Jadi.Junk.Food.Nomor.1. (FatchurR)

————-

 

Kebiasaan main gadget ancam kesehatan anda

Merdeka.com – Beberapa tahun terakhir, sangat sulit untuk menjauhkan diri kita dari pengaruh teknologi. Untuk hanya sekedar menguranginya, pasti butuh waktu berminggu-minggu untuk mulai terbiasa, terutama anak muda.

 

Teknologi memang memiliki fungsi yang sangat baik, namun teknologi juga berdampak buruk bagi kesehatan. Bahkan, teknologi bisa membuat Anda tidak sadar jika menyebabkan pola tidur buruk, mata bermasalah, dan masih banyak lagi.

 

Berikut 6 kebiasaan menggunakan gadget yang berakibat buruk bagi kesehatan, seperti dilansir dari Cheat Sheet.

 

1.Menonton TV sebelum tidur

Merdeka.com – Hal yang paling biasa dilakukan adalah menonton TV sebelum tidur. Hal ini dianggap biasa saja, padahal bisa berdampak negatif pada tidur Anda. Cahaya terang dari TV merangsang otak, dan bisa mempengaruhi sekresi melatonin, hormon yang diperlukan, serta kualitas tidur.

 

Banyak orang yang tertarik terus menonton TV karena acara yang ditampilkan bagus. Untuk mengatasi hal ini, Sleep Rate merekomendasikan agar Anda mengatur TV agar mati sendiri sebelum acara yang Anda tonton berakhir. Dengan cara ini, Anda bisa tidak tergoda untuk menonton TV lebih lama.

 

Menonton TV boleh saja sebagai hiburan untuk Anda, tetapi harus bisa membatasi. Anda bisa menonton TV beberapa jam sebelum tidur jika ingin kesehatan Anda tidak terganggu.

 

2. Banyak teknologi yang berbahaya di kamar

Merdeka.com – Jika Anda memiliki laptop, TV, tablet, smartphone, di dalam kamar Anda, bisa jadi pola tidur Anda selama ini berbahaya. Anda akan susah untuk tidur nyenyak karena pada dasarnya sesuatu yang bersinar ketika kita tidur, akan mengganggu melatonin manusia.

 

Selain itu, bermain video game atau menggunakan komputer sebelum tidur, bisa menyebabkan tubuh tegang. Ketegangan tersebut bisa menyebabkan tubuh Anda melepaskan hormon kortisol yang menyebabkan Anda merasa tidak mengantuk. menurut Web WD, kita harus menjauhkan diri kita dari gadget apapun minimal 15 menit sebelum tidur.

 

3.Memakai tablet

Merdeka.com – pengguna tablet sering memakai tablet di pangkuan, serta menyebabkan otot leher tegang karena menatap pada tablet terus. Biasanya, ketika kita menempatkan tablet di pangkuan, otomatis kepala kita akan menunduk melihat tablet tersebut selama beberapa waktu, sehingga otot leher merasa sangat berat.

 

Anda bisa meletakkan tablet Anda ke meja, agar postur tubuh Anda bisa netral dan tidak membebani otot leher. Anda juga harus sering bergerak jika Anda menatap gadget lama.

 

4.Duduk dengan posisi buruk di depan laptop

Merdeka.com – Banyak pekerjaan atau tugas yang mengharuskan Anda untuk duduk di depan laptop atau desktop selama berjam-jam lamanya. Jika Anda duduk dengan posisi tubuh yang buruk, maka akan memperburuk efeknya.

 

PC World mengatakan bahwa postur tubuh yang buruk ketika duduk di depan komputer bisa menyebabkan sindrom carpal tunnel. Untuk mengobati sindrom ini, Anda harus melakukan pembedahan. Seram sekali bukan?

 

Anda harus bisa menempatkan posisi yang tepat antara tempat duduk, komputer, dan juga keyboard.

 

5.Terlalu sering melihat update terbaru

Merdeka.com – Anda mungkin penggemar berbagai media sosial dan aplikasi chatting yang menampilkan update terbaru. Jika memang benar, Anda sebaiknya memulai untuk menguranginya. Bukan hanya tidak baik untuk tubuh karena sering terpapar cahaya gadget, namun juga bisa mempengaruhi emosional.

 

Melihat update orang lain yang negatif, bisa membuat Anda terpengaruh dan merasakan mood yang buruk juga. Ada baiknya juga untuk Anda tidak selalu update tentang status atau tweet yang terlihat pada news feed media sosial atau aplikasi chatting.

 

6.Tidak istirahat dan terus di depan gadget

Merdeka.com – Anda pasti tahu bahwa menatap komputer atau laptop secara terus menerus itu tidak baik? Untuk itu, Anda harus meluangkan waktu untuk istirahat. Sendi, otot, sistem peredaran darah, dan mata pasti memerlukan istirahat. Anda juga butuh pemandangan yang lain, bukan hanya pancaran cahaya komputer.

 

Duduk selama berjam-jam bisa menyebabkan darah menggumpal, serta menatap layar secara terus menerus juga sangat membahayakan bagi mata. Anda bisa mengatur setiap berapa menit harus mengalihkan pandangan dari komputer dan meregangkan otot-otot Anda.

 

Anda harus ingat untuk minum secara teratur walau Anda sibuk. Banyak minum juga membuat Anda sering ke kamar mandi, sehingga Anda ada waktu untuk istirahat. (Lar; http://www.merdeka.com/sehat/6-kebiasaan-pakai-gadget-ini-bisa-ancam-kesehatan-tubuh.html)-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita