logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Telur Paskah dan Asal Usulnya

telur paskah hias(meidysuwuh.wordpress.com)-Banyak sekolah minggu dan TK serta SD Kristen merayakan Paskah dengan berlomba cari telur. Telur ayam atau telur itik yang direbus dan dihias aneka warna disembunyikan di antara semak di taman. Anak2 berlomba mencarinya.

 

Ada perlombaan menghias telur. Telur itu diberi topi atau jenggot dan digambar badut berhidung merah atau tukang sulap bertopi tinggi dsb. Perhatikan dikartu ucapan selamat paskah, selain gambar bunga ada kelinci? Apa hubungannya dengan telur dan kelinci? Hubungan langsung tidak ada. Ini latar belakang tradisi merayakan Paskah dengan telur dan kelinci.

 

Tradisi
Pada jaman abad permulaan, di Inggris orang mengenal Dewi Eostre (di Jerman: Dewi Austro) sebagai Dewi musim semi atau Dewi kesuburan dan perpanjangan hidup, yang dapat dibandingkan dengan Dewi Sri di Indonesia. Hari Paskah umumnya di ha2 perayaan Dewi Eostre itu.

 

Sebab itu lambat laun orang mengambil alih perayaan Dewi Oestre itu. Kata Inggris dan Jerman untuk Paskah yaitu Easter atau Ostern, diambil dari nama Dewi Eostre atau Austro itu. Juga kegiatan perayaan itu diambil alih dan diberi dengan isi yang baru.

 

Telur yang semula lambang cikal bakal kehidupan diambil alih jadi lambang bangkitnya kehidupan. Kelinci adalah lambang kesuburan (karena dapat berkembang biak cepat) diambil alih dan diberi arti paskah, yaitu lambang kehidupan yang berlimpah.

 

Bagi orang di belahan bumi utara. Paskah pada musim semi. Musim semi itu memperlihatkan munculnya kembali kehidupan. Pohon2 yang selama musim gugur dan musim dingin gundul, kini mulai bertunas. Bunga bermekaran. Binatang2 keluar dari perlindungannya. Kehidupan dimulai lagi.

 

Demikian orang2 kristen sejak jaman itu mengambil alih perayaan itu. Lambang telur dan kelinci pun diambil alih dan dijadikan lambang kebangkitan kristus, hidup kita dimulai lagi secara baru untuk menjadi hidup yang bersemi dan berlimpah.

 

Buka esensi
Ingat, telur dan kelinci itu hanya aksesoris atau hiasan Paskah untuk membuat orang kristiani lebih mendalami arti paskah. Jangan sampai aksesoris itu dikultuskan atau disembah, dan pengorbanan Kristus yang esensi Paskah justru dilupakan serta terlupakan.

 

Selama lebih dari 100 tahun, anak2 ke halaman gedung putih hari senin setelah Paskah, untuk berburu telur paskah. Dengan banyaknya acara, muncul komersialisasi. Dan ironisnya, bukan Yesus yang ditonjolkan, melainkan telur dan kelinci Paskah.

 

Hati2 aksesoris itu pamornya melebihi yang esensi lebih baik ditinggalkan dan kembali fokus memberitakan esensi, yaitu Yesus. Janganlah ketika paskah tiba, kita bersukacita, bukan karena kebangkitan yesus, melainkan menanti datangnya lomba cari telur.

 

Lebih jauh, rentang waktu lama membuat orang banyak lupa dan menganggap remeh pengorbanan Yesus di kayu salib, bahkan ada yang menyebut peristiwa itu sebagai dongeng atau cerita kuno yang dramatis dan menguras air mata.

 

Tak sedikit orang2 Kristiani terharu dan menangis tersedu ketika melihat penayangan film penyaliban Kristus “Passion of the Christ”, tapi tak paham betapa Dia telah meniti jalan penderitaan menebus dosa2 manusia, termasuk mereka yang menonton. “Dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan DiriNya dan taat sampai mati, di kayu salib.” (Filipi 2:8)

 

Bagi banyak orang, paskah identik dengan telur yang akan di-bagi2kan, tapi Paskah itu kemenangan kristus, yang mengalahkan kuasa maut (kematian) melalui kebangkitanNya. Tanpa kebangkitanNya, iman Kristen sia2 belaka.

 

Tanpa kebangkitanNya, kepercayaan kita kepadaNya tidak berarti apa2 dan kita tetap mengalami kebinasaan karena dosa. Tetapi sebaliknya, karena kebangkitanNya kita kini punya harapan dan masa depan yang pasti. (Steidy Suwuh; Bahan dari : https://meidysuwuh.wordpress.com/tag/asal-usul-telur-paskah-paskah-telur-asal-usul/)-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita