logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Perjalanan Pilgrimage yang mengesankan-di Kendalisodo(1)

taman doa kendalisodoJelang akhir bulan Mei-2018 senior kita melakukan perjalanan reliji dengan arah Magelang, Yogyakarta dan sekitarnya. Mereka berombongan menggunakan Jalan darat. Berangkat dari Mc Donald Mayjen Sungkono Surabaya tanggal 26/5/18 jam 07:15

 

Sampai di Bawen jam 14:00, seharusnya jam 14:30 sampai di Goa Kerep. Karena kita berhenti dan melihat Ada petunjuk ke Goa Maria Kendalisada. KITA ambil bonusnya dulu, taman doa dan Meditasi Kendalisada. Baru sampai ke Kerep jam 17an.

 

Kali ini yuk kita kenali Taman doa dan Meditasi Kendalisodo; dari suatu sumber :

(tourwisataplus.wordpress.com)- Semilir angin berhembus menerbangkan udara basah di bawah rindangnya pohon2 besar mengitari Tempat doa dan semedi Bukit Kendalisodo (TDSK). Kicauan burung liar dan lengkingan kokok ayam hutan sahut2an terdengar di balik rerimbunan Bukit Kendalisodo.

 

Asri, hening, sunyi dan damai. Kesan ini muncul ketika menapakkan kaki di pelataran Gua Maria ini. Jauh di kejauhan, tampak bangunan2 besar menghiasi pemandangan dari pelataran itu. Deru mesin2 pabrik terdengar diantara heningnya semesta itu. Sisanya adalah sunyi.

 

Inilah kontradiksi dari tempat ziarah yang ‘hijau’ ini. Tak hanya area tempat ziarah ini yang dipenuhi  pepohonan hijau, keberadaan tempat ini terbilang baru. Banyak peziarah belum tahu keberadaannya.  Agak sulit menemukan lokasi ini awalnya, mengingat segalanya masih proses pembangunan, namun setimpal dengan kesan pertama ketika menjejakkan kaki di tempat ini.

 

Keheningan dan kesunyian ini pula yang menginspirasi nama tempat ini untuk bersemedi dan menenangkan diri, keheningan yang dapat dijangkau tak jauh dari bisingnya suara mesin pabrik dan deru kendaraan.

 

Gua Maria yang dibangun di lereng Bukit Kendalisodo ini menawarkan keasrian, keheningan dan kesunyian yang cocok digunakan tempat bersemedi, bermeditasi, menenangkan diri serta mendekatkan diri pada alam serta Yang Kuasa.

 

Gua Maria yang berlokasi di Glodogan, Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, ini terbilang baru. Tampak pembangunan sarana-prasarana masih terlihat di sudut2 area tempat ziarah ini.

Secara administratif, TDSK termasuk dalam Paroki Santo Stanislaus Girisonta, paroki cikal bakal Serikat Jesuit di Tanah Jawa ini.

 

Yang menarik dari TDSK, yaitu adanya ornamen2 perwayangan yang menjadi simbol inkulturasi budaya di daerah setempat. Hal ini tak terlepas dari adat, budaya dan sejarah berdirinya tempat ziarah tersebut.

 

Berawal dari beberapa OMK yang setia melakukan jalan salib hingga ke puncak Bukit Kendalisodo, dan berkembang menjadi keinginan untuk mendirikan tempat doa menyerupai Goa Maria Kerep Ambarawa. Dengan rintangan2 pada proses awal pembangunan, hingga terbentuk tempat doa dan terus dikembangkan. Sungguh terasa mukjizat / campur tangan Tuhan lewat solusi2 atas kendala yang ada.

 

Menjadi catatan, sejarah keberadaan TDSK adalah penduduk sekitar yang mayoritas petani dan buruh pabrik dan mayoritas dari mereka umat Kristiani. Bisa dibayangkan, daerah pedesaan yang dikelilingi areal persawahan yang terhimpit oleh pabrik2 besar, jadi kantong2 umat Kristiani di paroki setempat.

 

Memasuki komplek ziarah di Bukit Kendalisodo ini, peziarah disuguhi jalanan menanjak ke Goa Maria di bagian atas. Sekalipun gua buatan, namun keasrian alami di sekitar area itu membawa kita pada teduh keheningan bersemedi, berziarah dan berdevosi pada Bunda Yang Agung, Perawan Suci, Bunda Maria.

 

Pada pos2 perhentian jalan salib, tampak diorama perhentian bernuansa adat Jawa : Ornamen perwayangan, hal yang jarang dijumpai di tempat ziarah lain. Rute jalan salib yang tak panjang ini cukup berat, mengingat jalan tanjakan ke perhentian terakhir di pelataran doa.

 

Di tempat doa, peziarah dapat ambil air yang tersedia di pelataran doa. Walau bukan asal dari mata air alami, namun lokasi yang merupakan area lereng bukit ini menjadikan air itu sejuk dan menyegarkan, terlebih setelah melalui jalanan yang menanjak menuju ke area pelataran doa.

 

Jika sejenak menilik sejarah berdirinya tempat ini, patut diacungi dua jempol ke atas bagi umat sekitar yang gigih bergotong royong memperbaiki dan terus menambah fasilitas2 yang diperlukan. Sudut2 dibenahi, tempat parkir disediakan, umat non Kristiani turut membantu penghijauan di area sekitar.

 

Yang menarik dan menggelitik dari tempat ini adanya ‘tabungan surgawi’ bagi peziarah. Jadi umat dapat memberi donasi yang akan diwujudkan untuk beli tanah guna perluasan area ziarah. Cara yang kreatif.

 

TDSK mengutamakan ciri sendiri. Ornamen2 yang jadi simbol2 adat Jawa banyak ditemukan di area ini. Sebut saja ornamen2 perwayangan yang kokoh berdiri pada perhentian jalan salib. Ini wujud inkulturasi budaya dan adat setempat. Secara umum, ziarah ini dalam tahap terus berbenah diri.

 

Untuk adorasi, cukup bagi umat peziarah memanfaatkan pelataran doa yang nyaman, tenang, hening dan sunyi. Untuk kapel/gereja, lebih dulu ada yaitu di tengah desa Glodogan yaitu Gereja Maria Asumpta. Gereja ini atas partisipasi umat atau warga yang mayoritas umat Kristiani.

 

Yang hendak menginap, penduduk setempat sangat terbuka. Banyak sekolah2 atau kelompok2 dari Semarang live in di tempat ini dan warga dengan tangan terbuka menerimanya. Untuk Agenda Rohani, Perayaan Novena diselenggarakan tiap minggu pertama mulai bulan Pebruari dan berakhir Oktober.

 

Sekalipun tidak tersedia Romo yang menginap di TDSK, umat peziarah dapat menghubungi gereja terdekat yaitu Gereja Maria Asumpta atau ke Paroki Girisonta yang membawahi wilayah ini. (Edhi Gunawan-P58; bahan dari : https://tourwisataplus.wordpress.com/2016/09/07/gua-maria-bukit-kendalisodo/)-FR * Bersambung…………

One Response to Perjalanan Pilgrimage yang mengesankan-di Kendalisodo(1)

  • Dibawa pembuat artikel ini, konco lawas saat SMP dulu, Meneer Oentje, menapaki napak tilas step by step dari perjalanan awal sp msk lokasi Gua Maria.
    Mengesankan diceritakan detailnya terinci sp terdengar gemericik air lanjut ke celotehan burung liar dsbnya, dg demikian terpeta gambaran detailnya, se olah2 semua terpampang jelas dikepala, bera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita