logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Pembasuhan Kaki dan Kamis Putih

kamis putih 2018(bontang.prokal.co)-(Prokal.co-Oleh Adiel Kundhara; Wartawan Bontang Post)

TAK terasa hari umat Kristiani akan memperingati hari Jumat Agung. Mengenang peristiwa kematian Yesus di kayu salib. Beragam persiapan selama sepekan dilalui dengan melakukan ibadah di gereja. Salah satunya ialah ibadah Kamis Putih.

 

Kamis Putih itu peringatan malam terakhir sebelum Yesus menggenapi firman-Nya untuk menebus dosa manusia. Kala itu, Yesus mengadakan perjamuan terakhir dengan 12 murid-Nya. Disitu Yesus melakukan pembasuhan kaki. Hal ini tertuang dalam nats Alkitab, Yohanes 13 : 1–17.

 

Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu.  Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.

 

Aku berkata padamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, atau seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.

 

Biasanya, gereja melakukan prosesi pembasuhan kaki saat Kamis Putih. Ini dilakukan pendeta, majelis, dan jemaat. Baskom berisi air disiapkan majelis gereja, tak lupa handuk penyeka. Setelah itu seluruh jemaat melakukan prosesi ini dengan situasi khidmat. Apa makna prosesi ini, apakah hanya ritualitas atau ada ajaran yang ingin disampaikan?

 

Ada dua nilai keteladanan dalam prosesi ini. Pertama, pembasuhan kaki erat kaitannya dengan motivasi melayani. Pelayanan bisa horizontal dan vertikal. Horizontal berarti kita melayani sesama manusia, dan vertikal ialah bentuk pelayanan terhadap Yesus Kristus.

 

Kini tak banyak orang beranggapan melayani itu jadi aktor terdepan di tiap persekutuan. Layaknya jadi liturgos, pemain musik, singer, pembawa firman Tuhan. Tapi persepsi demikian tidak tepat, keputusan membersihkan gedung gereja, mengunjungi rekan yang kena musibah, itu wujud bentuk pelayanan.

 

Pertanyaannya sudahkah kita  melayani? Jika Dia beri talenta kepadamu, gunakan persembahan yang terbaik. Kedua, pembasuhan kaki meneladani kita untuk memiliki kerendahan hati. Kerendahan hati bukan berarti tidak unjuk gigi, melainkan ketaatan menumbangkan keakuan serta menuruti sabda Tuhan sesuai yang Ia inginkan.

 

Umat Kristiani identik dengan kasih. Tanpa kerendahan hati orang tidak bisa menabur kasih. Bagaimana ia mampu memberikan pengampunan jikalau ia tak memiliki sikapini. Bahkan pertobatan diri pun dimulai dari kerendahan hati.

 

Kamis Putih jadi momen untuk evaluasi diri akan bukti keteladanan Yesus. Jangan biarkan ini jadi agenda rutin tiap tahun yang mudah berlalu. Tetapi buatlah ini menjadi pengingat dalam menjalani hari-hari bersama Yesus. (Bahan dari : http://bontang.prokal.co/read/news/17789-antara-pembasuhan-kaki-dan-kamis-putih.html)-FR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita