logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Inspirasi dari Mother Teresa(3/3)

Dengan cara apapun di tiap Negara tentu terus memerangi kemiskinan. Jadi ikuti terus kisah dari titusbercerita.blogspot.co.id berikut ini : Selain kemiskinan Materi Bunda Teresa memiliki defenisi Kemiskinan yang lain. Bahwa :

 

Kemiskinan yang paling akut menurut Bunda Teresa adalah kemiskinan atas perhatian, cinta kasih dan keperdulian.

 

Inilah kemiskinan yang paling merasuki orang2 dan di dominasi masyarakat yang hidup di Eropa dan Amerika. Kemiskinan model seperti inil paling berdampak negatif dalam merusakan tatanan kehidupan moral masyarakat.

 

Banyaknya orang2 yang ketergantungan narkotika, tingkat aborsi tinggi, jumlah bunuh diri terus meningkat dan berbagai kejahatan2 lain yang menyakitkan secara kuantitatif dan kualitatif karena kita tidak perduli dan tidak perhatian satu dengan yang lain. Inilah dampak dari ketidakperduli dan kemiskinan perhatian yang kini dialami oleh seluruh dunia.

 

Ketika orang2 di dunia cendrung melakukan seks bebas namun tidak siap kedatangan seorang anak atau tingkat pemerkosaan makin tinggi maka aborsi menjadi tumbuh sangat subur. Bunda Teresa melihat ini sumber malapetakan dan masalah yang sangat serius.

 

“Ketika seorang ibu melakukan aborsi maka yang meninggal ada 2 (dua). Yang pertama janin dalam kandungan si ibu dan hati nurani dari si ibu. Jika seorang ibu  tega membunuh janin hidup yang ada dalam kandungannya maka tidak ada alasan lagi untuk si ibu itu juga tega membunuh orang lain”.

 

JIka ibu tidak suka kelahiran anaknya jangan membunuhnya berikan padaku aku akan merawatnya. Inilah keadaan kritis bagi Ibu Teresa. Keadaan sulit, ajaran moralitas dan kemanusiaan sudah mati dan terpinggirkan.

 

Banyak lagi hal2 dan ajaran2nya yang membongkar kebobrokan manusia. Diantara dasi dan jas rapi atau pakaian berharga mahal dan wajah lembut manusia seakan mereka baik. Bunda Teresa membongkar sisi kelam kehidupan dan perilaku amoral yang sering tertutupi penampilan fisiknya namun Bunda Teresa membongkar sampai keadaan manusia yang paling dalam.

 

Tidak sampai pada ajaran saja. Dia tunjukkan betapa kalimat dan ajaran2 itu tidak berbuah baik jika tidak masuk pada praktek kehidupan se-hari2. Keputusan hidup menurut bahasa dia “Panggilan Tuhan” ini bukti nyata bahwa Bunda Teresa tidak banyak bicara namun banyak menciptakan mahakarya.

 

Bunda Teresa meski secara fisik sudah meninggal namun karya dan peninggalannya serta ajaran – ajarannya akan tetap hidup dalam sepanjang segala masa. Hal inilah yang membuat aku sangat terinsipirasi dengan kehidupan Bunda Teresa. Tamat…………..

 

Monggo lengkapnya klik aja :  (http://titusbercerita.blogspot.co.id/2011/09/mother-teresa-adalah-inspirasiku.html)-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita