logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Tiap langkah itu anugerah

Seorang profesor di undang bericara di basis militer. Di sana ia ketemu prajurit yang tak akan pernah di lupakan, bernama Harry. Dia yang di kirim untuk menjemput professor di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor.

 

Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Banyak hal yang di lakukan. Ia bantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian mengangkut anak kecil agar dapet melihat pemandangan. Ia juga menolong yang tersesat dan menunjukan arah jalan yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor dengan senyumnya menghiasi wajahnya.

 

“Darimana anda belajar hal2 seperti itu?”, tanya profeor.
Kata Harry. “Selama perang”.
Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga saat tugas membersihkan ladang ranjau, dan ketika ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas kena ledakan ranjau di depan matanya.

 

“Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah”, katanya. “Saya tak pernah tahu apakah langkah selanjutnya merupakan pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat dan memijakan kaki”.

 

“Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan dunia baru, dan sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini”. Kelimpaahan hidup tidak dapat ditentukan dengan berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang berkualitas. (http://iphincow.com/2010/01/09/setiap-langkah-adalah-anugerah/)-FatchurR

————

 

Monggo sajian motivasi lainnya :

  1. IBU
  2. Dendam Yang Sirna .
  3. 14 Manajemen hidup
  4. Ibumu gelarnya apa ?
  5. CINTA

————

 

IBU
Seorang Ibu duduk di kursi roda suatu sore di teras rumah, ditemani putra sulungnya yang sudah berkeluarga dan anak istrinya.
Si ibu bertanya, “Itu burung apa yang di pohon kelapa?”
“Burung manyar Ibu,” anaknya menjawab dengan sopan.

Tak lama kemudian Ibu bertanya lagi, “Itu yang warna coklat sedang membuat sarang itu burung apa?”
Sedikit kesal anaknya menjawab, “ya burung manyar yang tadi lah Ibu?”
Ibunya kembali tanya, “Itu burung apa?” Ibunya menunjuk burung manyar tadi yang sedang terbang…
Dengan nada kesal, “Ya burung manyar Ibu. Kan sama saja. Memang Ibu gak liat dia terbang apa?”

Air menetes dari sudut mata si Ibu sambil berkata. “Dulu 45 tahun lalu, disini aku memangkumu dan menjawab pertanyaan yang sama untukmu 10 kali, kini aku hanya tanya 3x, tapi kau membentakku 2x”
Si anak terdiam… dan memeluk Ibunya.
Pernahkah kita memikirkan apa yang telah diajarkan oleh seorang Ibu kepada kita?

Sayangilah Ibumu dengan sungguh-sungguh. Luangkanlah waktumu lebih banyak untuknya, sebab ibumu telah meluangkan waktu sepanjang hidupnya untukmu. Hari ibu 22 Des 2015…bagi yg ibunya sdh tdk ada/ meninggal setelah baca ini berdoalah utk ibu. (Pipiet Suprihatin-A68; dari grup WA IAMDP)

———–

 

Dendam Yang Sirna .   

Zhing benci seseorang, dia mengatakan pada anaknya (5 tahun), “Seumur hidupmu engkau harus ingat nama Liang, dia musuh kita berdua.”Karena Liang, Zhing kehilangan suaminya, anaknya yang 5 tahun kehilangan bapaknya. Liang, tidak bersalah, dia petugas pemadam kebakaran tanpa sengaja menyebabkan suami Zhing terbunuh, sehingga dia harus dipenjara.

 

Liang ketika dibebaskan pengadilan, dirinya berubah total, dia berhenti merokok dan minum2an keras. Liang minta maaf ke Zhing, dia ingin membantu menyekolahkan anaknya. Zhing ketika melihat Liang, seperti gila menarik bajunya dan memukulnya, memaki sebagai pembunuh, dan akan mendapat karma, dia dan anaknya selalu mengingat dendam ini, dan akan membencinya seumur hidup.

 

Menghadapi Zhing yang kehilangan akal sehat Liang tidak bisa berbuat apa2. Ia meninggalkan tempat itu. Zhing setelah kehilangan suami ekonominya susah, akhirnya dia menikah lagi. Tetapi tidak berapa lama suami keduanya karena kecelakaan kakinya lumpuh, hanya bisa bekerja sebagai pedagang  kaki lima jual buah2an, perekonominya sekali lagi mengalami kesulitan.

 

Dia bekerja di pabrik makanan, tiap hari bekerja 10 jam lebih, hanya dapat 6 Yuan, roda kehidupan yang susah ini membuat dia berputar bagai gasing, perlahan dia mulai melupakan dendamnya. Zhing harus menyekolahkan anaknya, demi 3x makan setiap hari, dia bekerja keras.

 

Anaknya di sekolah minta keringanan, akhirnya dapat orang tua asuh, setiap bulan dapat bantuan 100 Yuan, jumlah ini bagi mereka sangat membantu, dari uang bantuan yang ditransfer dapat di lihat bahwa orang yang membantunya berasal dari kota lain.

 

Ketika 10x menerima transfer uangnya, Zhing beranggapan sudah seharusnya dia pergi ke kota mengucapkan terima kasih ke orang yang membantunya ini, karena dia tidak kenal pada orang yang membantunya, dia pernah pergi ke kota mengecek orang ini tetapi alamat dan nama orang ini palsu.

 

Tiap bulan dia terima uang bantuan ini, sampai 5 tahun, total seluruhnya 6.000 Yuan, anaknya tamat SMP, dan masuk ke SMA. Kejadian bantuan yang panjang ini menimbulkan minat media, seseorang yang tanpa nama membantu seorang murid terus selama 5 tahun, ini adalah sebuah berita besar.

 

Wartawan di media berusaha mencari alamat orang itu dan ketemu, dia seorang wanita paruh baya, penjual sayur yang wajahnya penuh kerut. Wartawan tanya penjual sayur ini kenapa membantu menyekolahkan anak orang lain  selama 5 tahun. Dia tidak mau menjawab, atas desakan wartawan akhirnya wanita ini berkata,

 

“ Saya bukan orang tua asuh, saya bayar hutang suami saya, ketika suami saya petugas pemadam kebakaran tanpa sengaja menyebabkan bapaknya anak ini meninggal, sejak itu suami merasa bersalah, dia lalu sakit keras sebelum dia meninggal berpesan kepada saya membayar hutangnya walau bagaimanapun harus membantu anak ini”.

 

Wartawan bertanya kepada wanita ini, “Bagaimana engkau tiap bulan mendapatkan 100 Yuan membantu anak ini?” Dia berkata,” Saya belajar menanam sayur, tiap hari bawa sayur yang saya tanam dijual ke kota, setiap bulan pendapatan saya 200 Yuan.” Dia menambah “Jangan biarkan mereka tahu masalah ini, saya ingin menyekolahkan anak ini sampai ke perguruan tinggi.”

 

Zhing setelah tahu uang bantuan itu berasal dari ‘musuhnya’, wanita yang seperti dia sendiri dengan susah payah menanam sayur dan menjualnya. Zhing berkata dia akan menemui wanita ini. Zhing dan anaknya datang ke desa tempat kenangan pahit itu, sampai di rumah wanita penanam sayur ini,  wanita ini melihat kedatangannya segera berlutut memohon maaf.

 

Melihat kejadian ini Zhing dan anaknya segera memapah wanita ini berdiri, wanita ini berkata, “Saya mewakili suami saya meminta maaf kepada kalian berdua.”Zhing menangis, dia memandang rumah reyot ‘musuhnya’ yang lantai rumahnya terbuat dari tanah liat melihat wajah penuh kerut wanita yang demi menolong anaknya sekolah bekerja susah payah menanam sayur, pada saat itu dia sangat terharu langsung berlutut dan berkata “Kakak”.

 

Zhing memegang kedua tangan wanita yang kasar ini, menangis sedih. Zhing lama melupakan dendam itu, dia menarik tangan wanita ini berkata, “Bagaimana saya bisa membalas budi baikmu?” Zhing menyuruh anaknya berlutut mengetuk kepala ke lantai mengucapkan terima kasih kepada wanita ini.

 

Akhirnya anak Zhing berkata, “Setelah saya tamat, saya akan cari uang untuk membiayai mama dan tante, jangan khawatir.” Setelah mendengar perkataan ini kedua wanita ini berpelukan sambil menangis gembira. (Erabaru/hui)” Kebencian tak akan pernah berakhir apabila dibalas dengan kebencian.Tetapi, kebencian akan berakhir bila dibalas dengan tidak membenci.Itulah hukum alam yg abadi (Yong Sidharta-A61; dari grup WA IAMDP)

———-

 

14 Manajemen hidup
1. MANUSIA yang paling berbahaya adalah “TUKANG GOSSIP”.
2. SENJATA yang paling berbahaya adalah ”LIDAH”.
3. KEBIASAAN yang paling merusak adalah ”KUATIR”.
4. PERASAAN yang paling tidak berguna adalah ”Tidak Percaya Diri”.

5. KEGAGALAN yang paling melumpuhkan adalah ”ALASAN” yang di ”BUAT – BUAT”.
6. KONDISI yang terburuk adalah Jika KITA tidak mempunyai ”HARAPAN”.
7. PAKAIAN yang paling indah di dunia adalah ”SENYUMAN”.
8. SUKACITA yang terbesar adalah ”MEMBERI”.

9. PEKERJAAN yang paling memuaskan adalah ”MELAKUKANNYA DNG PASSION”.
10. KOMPUTER yang paling hebat adalah ”PIKIRAN MANUSIA”.
11. ENERGI yang terbesar adalah dorongan ”SAAT SELARAS DENGAN PENCIPTA”.

12. OBAT TIDUR yang paling mujarab adalah ”PIKIRAN” yang ”DAMAI”.
13. DUA KATA yang penuh kekuatan adalah “SAYA BISA dan SAYA MAU”.
14. Alat Komunikasi yang paling Hebat adalah “PIKIRAN BERSIH”. (Andre W-A68; dari grup WA IAMDP)

————-

 

Ibumu gelarnya apa ?
Ibuku gelarnya MSi: Master Segala ilmu!
Tak terbayang, menjadi ibu yg baik itu hrs banyak belajar& terus belajar. Long life education.
1. Ibu hrs belajar Akuntansi, agar bisa mengurus pendapatan keluarga dan mengelolanya utk kebutuhan RT, tabungan serta menata pemasukan &pengeluaran yg seimbang.

2. Ibu hrs belajar Tata Boga, chef, atau perhotelan, belajar mengatur masakan keluarga dgn kreatif supaya tdk bosan.
3. Ibu hrs belajar keguruan. Ia hrs menguasai ilmu yg diajarkan di sekolah dasar agar bisa mengajari anaknya bila kesulitan dgn PR nya.

4. Ibu hrs belajar Agama, karena ibu lah yg pertama kali mengenalkan anak pada Allah, membangun akhlak yg luhur serta iman yg kokoh.
5. Ibu hrs belajar Ilmu Gizi, agar bisa menyiapkan makanan bergizi bagi keluarga, setiap hari.

6. Ibu hrs belajar Farmasi, agar dpt memberi pertolongan awal pd keluarga yg sakit. sediakan obat2an ketika keadaan darurat.
7. Ibu hrs belajar Keperawatan, krn beliaulah yg merawat anak/suami  ketika sakit. Yg menyeka tubuhnya ketika tdk diperbolehkan mandi,mengganti kompres,
Ibu adalah perawat yg handal.

8. Ibu hrs belajar ilmu Kesehatan, agar bisa menjaga asupan makanan, kebersihan melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk.
9. Ibu hrs belajar Psikologi, agar bisa berkomunikasi dgn baik menghadapi anak2 di setiap jenjang usia juga sebagai teman curhat suami yg terbaik ketika suami alami masalah.

  1. Menjadi driver saat suami berhalangan seperti antar  jemput anak kesekolah
    Seandainya ibu harus kuliah dulu butuh berapa lama?
    Bisa jadi lebih dari 10 jurusan diatas.Luar biasa seorang ibu, dgn multi talentanya, kesabarannya merawat, mendidik & menemani anak2. Sudah kah kita memberikan yg terbaik utk ibu kita…

    “Seorang ibu bisa merawat 10 anak,  namun 10 anak belum tentu bisa merawat ibunya“. Terimakasih kasih ibundaku  tercinta. Janganlah  menyia-nyiakan ibumu. we our mom Selamat hari Ibu. (Glenn Dunda-A68; dari grup WA IAMDP)

———

 

CINTA
* 1 * “Cinta dan keikhlasan adlh sepasang sayap jiwa yg indah” Perhatikan sahabat2 yg hidupnya penuh kebencian, kelihatan sekali dlm langkah2 hidupnya kalau mereka berat. Sebagian bahkan hrs jatuh sakit.
Cermati teman2 yg hidupnya penuh cinta. Mereka ringan tanpa beban. Lebih2 kalau cinta dipadukan dg keikhlasan, ia seperti sepasang sayap kupu2 yg indah.

Terinspirasi dari sini, apa pun panggilan hidup Anda – sekolah, bekerja, berumah tangga – selalu tuangkan ketulusan dan cinta di sana. Dan apa pun hasilnya, terima ia dg penuh keikhlasan.

* 2 * “Senyuman adlh lengkungan yg bisa meluruskan banyak sekali hal2 bengkok”
Tatkala memasuki wilayah2 pedalaman yg masih jauh dari pengaruh kota, terasa sekali hadirnya senyuman2 manusia yg khas sekaligus menyentuh. Ada persahabatan di sana, ada  kehangatan di sana, ada kelembutan di sana. Bedanya dg senyuman orang2 kota yg silau harta, mereka tersenyum krn dg senyuman mereka sedang membangun jembatan dg semuanya.

Simpan di dalam hati jiwa2 yg indah, tatkala Anda tersenyum, Anda tdk saja sedang mendekap jiwa di dalam, tapi juga berbagi cahaya kpd dunia. (Andre W-A68; dari grup WA IAMDP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita