Sahabat kita ber-Ulang tahun(1)

Kemarin seorang Alumni berhari Ulang tahun. Dia yang kadang ikut membantu IAMDP mengerjakan sebagian dari tugas Publikasi ini menitipkan pesan sebagai berikut : “Ber HUT adalah sesuatu yang membahagiakan, setidaknya aku masih mendapat karunia menambah umur” Katanya. Selanjutnya :

 

Kesenangan kemarin itu lebih spesial, karena kebetulan speedy beberapa hari ini hadir sangat terlambat, sehingga ucapan selamat Ulang Tahun dari sahabatnya melalui beberapa grup : BBM, WhatApps, FB dan milis email yang jumlahnya puluhan itu terlambat direspon. Itulah dinamika kehidupan.

 

Bentuk peringatan ulang tahun yang banyak dilakukan, hanya sebagian dari makna yang terkandung di dalamnya. Ada hal lain yang sering luput dari pemikiran berkenaan dengan ulang tahun. Yang jarang jadi perhatian saat menghadapi momen itu.

 

Kecenderungan berulangtahun hanya memperhatikan titik kelahirannya. Berangkat dari situ manusia menghitung hidupnya makin bertambah dan menghasilkan angka tertentu yang dipegangnya sebagai bagian dari identitasnya. Wajar kalau itu terjadi, karena yang dirayakan adalah hari kelahiran.

 

Adanya titik kedua yang bila berangkat dari titik ini dan bergerak mundur, bisa dipastikan sisa waktu yang dimiliki akan berkurang terlepas dari ketidaktahuan kita akan kapan persisnya hari itu tiba. Artinya, jatah masa hidup yang ditetapkan Tuhan akan berkurang tiap kali hari ulang tahun menjelang.

 

Dari dua titik berangkat berbeda itu kita mengatakan tatkala berulangtahun, manusia mengalami penambahan dan pengurangan masa hidup. Ini bagaikan dua sisi mata uang yang tak akan pernah terpisahkan satu sama lain.

 

Bagi sebagian manusia atau budaya tertentu, tabu membicarakan berkurangnya sisa hidup saat Ultah. Umumnya manusia ingin hidup “seribu tahun lagi”. Panjangnya masa hidup diharapkan mereka untuk bisa lebih lama menikmati kehidupan, terutama bagi yang beruntung hartanya berlimpah dan sejahtera.

 

Tidaklah mengherankan apabila ucapan “semoga panjang umur” selalu disampaikan kepada individu-individu yang sedang merayakan hari ulangtahunnya. Langka sekali mendapati manusia yang memikirkan titik penting kedua hidupnya saat berulangtahun.

 

Bukan salah bila kita memaknai ultah seperti dua sisi mata uang itu. Dengan pandangan ini akan mampu membuat kita lebih arif menyikapi kehidupan yang berharga ini. Kita tidak mudah terlena dengan kenikmatan dan kenyamanan hidup yang tengah kita rasakan saat ber HUT.

 

HUT-1Seandainya kita mengingat sisa waktu hidup yang kian menipis dan bukan sekedar bertambahnya pengalaman hidup satu tahun lagi. Kita juga akan mampu lebih menghargai kehidupan yang diberikan oleh sang Pencipta manakala menyadari begitu cepatnya waktu berlalu dari hadapan kita.

 

Alangkah baiknya kita mengingat dua titik penting kehidupan setiap ber-HUT. Masa hidup yang bertambah terhitung dari titik awal eksistensi kita di dunia selayaknya menyadarkan kita bahwa usia telah semakin dewasa dan atau semakin tua.

 

Dari situ diharapkan bertambah pula kematangan dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan hidup. Di lain pihak, masa hidup yang berkurang sepatutnya menyadarkan bahwa kesempatan untuk melakukan hal penting dan baik kian sempit. Dan dari sini kita diharapkan lebih waspada dalam bertindak dan mengambil keputusan saat menjalani hari demi hari kehidupan kita di dunia yang fana. Bersambung ……..  (Bahan dari : Timothy Lee; http://timomind.blogspot.com/2009/03/ulang-tahun.html)-FatchurR

2 Responses to Sahabat kita ber-Ulang tahun(1)

  • mimik astuti SMA Angk 68 says:

    Benar sekali. Selama ini saat merayakan HUT, biasanya kan seneng aja suasananya.Coba saja, kalau dilihat sisi sebaliknya yah.Trus ucapannya kalau dari 2 sisi diucapkan saat HUT. Maka ucapannya
    Selamat HUT ya, Semoga panjang umur, tetap sehat, banyak rizki, sukses dalam karier, senantiasa dalam lindungan Allah. Dan jangan lupa ya saat kematian semakin dekat, perbanyak amal ibadahmu, perbanyak berbuat kebaikan terhadap sesama, hindari rasa saling benci, perbesar semangat kasih sayang…….
    ( Wah ga enak rasanya mas Aguk.Sepertinya merusak suasana bahagia dihari HUT itu yah )

  • Apapun dinikmati saja. Dg catatan tdk perlu berlebihan, wajar2 saja. Bergembira adalah rahmat,susahpun adalah rahmat. Hidup adalah rahmat, kematianpun adalah rahmat juga yg tdk perlu ditakuti. Suatu kehidupan akan berakhir dg kematian, manusia tak akan bisa menghindar. Ada istilah yg menurut saya amat T I D A K tepat “takutlah kpd Tuhan” Yang Maha Baik itu.Yg perlu ditakuti dlm hiidup adalah berbuat dosa. Ada komentar?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita