logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Jangan sombong

Sombong itu penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benihnya kerap muncul tanpa kita sadari.

Di tingkat pertama, Sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.

 

Di tingkat kedua, Sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.

 

Di tingkat ketiga, Sombong disebabkan oleh faktor kebaikan. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik, makin tinggi tingkat kesombongan, makin sulit kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita. Cobalah setiap hari, kita memeriksa batin kita, pikiran kita.

 

Kita ini manusia seperti debu, suatu saat hilang dan lenyap, wafat. Kesombongan hanya membawa kita pada kejatuhan yang dalam. Mari berlatih menghindari segala bentuk kesombongan. (http://iphincow.com/2015/09/01/dalam-keadaan-apapun-berusahalah-untuk-tidak-sombong/)-FatchurR

————-

Artikel sejenis lainnya :

  1. Kind word great mother
  2. Kisah nyata ini terjadi di Hongkong
  3. Kemuliaan tuhan dalam pekerjaan tangannya
  4. Cak Nun: Tidak usah memperhatikan istri tetangga

———-

 

Kind word great mother
Suatu hari seorang anak lelaki pulang sekolah memberi Sepucuk Surat tertutup ke mamanya dari Kepala Sekolah. Anak : Mama, pak KS memberi surat ini kepada saya, dengan pesan agar tidak membuka dan hanya Mama yang boleh buka atau membacanya.

Mama membaca surat itu dengan airmata berlinang, dengan bijak setelah itu Mama membacakan untuk anaknya : “Anak kamu terlalu jenius. Sekolah ini terlalu sederhana. Tidak cukup guru yang baik dan hebat di sekolah kami, untuk melatih dia. Ajari dan latih sendiri anak anda secara langsung.”

Tahun demi tahun berlalu. Sang anak tumbuh dan berkembang. Seiring waktu, Mama/Ibu sudah pula meninggal/tiada. Suatu ketika, anak lelaki yang sudah dewasa itu, menemukan surat yang dulu dibacakan Mama kepadanya.

Diambilnya surat dari dalam laci meja Mamanya, dia membaca surat itu dengan tangan bergetar. Berbeda dengan apa yang didengar dari Mamanya saat dia masih kecil : “Anak kamu punya masalah kejiwaan. Kami tidak mengizinkan lagi dia datang ke sekolah ini selamanya”.

Anak itu, adalah sang Penemu Hebat Sepanjang Masa, dia adalah Thomas Alva Edison. Dia menangis ber-jam2 usai baca surat itu, lalu nenulis di buku hariannya : “Thomas Alva Edison, anak gila, karena seorang pahlawan, karena Mama, saya diubahnya jadi Sang Jenius Sepanjang Masa”.

Pesan Moral :
(1) Sejarah membuktikan tentang kesaktian, kehebatan dan peranan/pengaruh seorang Ibu terhadap anaknya. Ibu adalah guru terbaik untuk anaknya.
(2) Sejarah membuktikan kesaktian dari kata atau ucapan terhadap psikologi dan mental anak-anak.

(3) Perkataan buruk, sangat ampuh merusak Moral & Mental, apalagi diucapkan oleh Ibu yg buruk pula.
(4) Perkataan yg baik dapat memotivasi dan menginspirasi (merubah) seseorang untuk menjadi yg terbaik, apalagi oleh Ibu yang tulus, penuh kasih sayang dan bertangan dingin mengelola keluarga …
(Andre W-A68)

————-

 

 

Kisah nyata ini terjadi di Hongkong
Sepasang suami istri miskin bernama Charles Chan dan Lee Lee Chan adalah pengungsi perang sipil Tiongkok, yang tinggal di kawasan kumuh Hongkong tahun 1954. Sang suami kuli kecil, gajinya kecil.
Saat sang istri hamil tua, karena tidak punya uang untuk operasi caesar yang mahal, maka istripun harus menderita menunggu kelahiran bayinya secara normal. Sang bayi tidak juga lahir seperti bayi umumnya.

Bayi ini berada dalam kandungan ibunya selama 12 bulan, 3 bulan lebih lama dari kelahiran bayi umumnya. Setelah menunggu hampir satu tahun, tidak ada tanda tanda sang ibu akan melahirkan normal, akhirnya dokter memaksa melakukan operasi caesar, demi keselamatan nyawa ibu dan bayinya.

Ayahnya yang miskin dan gajinya sangat kecil itu tidak sanggup untuk membayar biaya operasinya sehingga terlilit hutang besar pada lintah darat. Karena ketidak-mampuannya bayar hutang, maka lintah darat pun mendesak keluarga ini menjual bayinya, agar bisa menebus hutang2nya. Kesedihan dan ketakutan yang luar biasa merundung keluarga miskin ini.

Bayi mereka dipaksa untuk dijual demi membayar hutangnya yang sangat banyak. Dengan perasaan takut dan sedih pasangan ini mencoba segala jalan untuk mendapatkan uang. Setelah berjuang mencari uang, ada seorang teman yang bersedia membantu melunasi hutang itu dan bayi pun bisa diselamatkan.

Untuk membesarkan bayi, juga bukan gampang baginya, mereka sekeluarga tinggal di kawasan miskin di Hong Kong, dengan hidup sederhana dan merana. Kehidupan mereka mulai sedikit membaik, ketika sang ayah mendapat pekerjaan sebagai juru masak di kedutaan Hong Kong di Australia.

Pemindahan mendadak ke Australia, membawa kerepotan bagi anaknya yang berusia 7 tahun, karena sulit mengikuti pelajaran disana dalam bahasa berbeda. Terpaksa ayahnya mengirimkan balik anaknya ke Hong Kong. Ia bukan dikirim ke sekolah biasa, tetapi malah dimasukan ke Sekolah Opera Peking.

Walau anak harus menjalankan latihan berat belajar ketrampilan : Bernyanyi, menari, berakting opera, akrobatik dan bela diri, ia menyukainya dan merasa betah. Ia baru meninggalkan sekolah setelah belajar 10 tahun, dibandingkan anak anak lain yang hanya belajar 2-3 tahun. Dengan yakin, ia mulai terjun ke masyarakat mencari pekerjaan yang butuh ketrampilannya.
Kebetulan produser kebingungan mencari peran pengganti, stuntman, dalam berbagai adegan berbahaya, tanpa pikir panjang ia menerima adegan itu. Bayi itu bernama Chan Kong-Sang, yang memiliki arti lahir di Hongkong pada 7 April 1954, dan kibi dikenal dengan nama Jackie Chan. Ketika kecil, Chan dapat julukan Pao Pao yang berarti bocah peluru.

Pemberian nama ini bukan tanpa alasan, karena Chan ketika kecil dikenal sebagai anak yang berkarakter yang lincah dan memiliki berat sekitar 5,4 kg. Dengan kerja keras dan keteguhan hati, Jackie Chan telah mengubah nasibnya. Hampir 100 film telah diperankannya, dan hampir semua mencapai box office.

Jackie Chan kini telah menjadi bintang film dengan kekayaan lebih dari USD 130 juta.
“Jangan biarkan keadaan mengendalikanmu, engkau yang harus mengubah keadaanmu.”Jackie Chan.
Tidak ada yang tidak mungkin, jika kita mau berjuang. Jangan lupa juga andalkan Tuhan dalam segala hal, karena segala keputusan ada ditanganNya. (Hari Puspo-A69)

————

 

Kemuliaan tuhan dalam pekerjaan tangannya
“Langit menceritakan kemuliaan Tuhan & cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya”
Kolonel David Crockett adalah pahlawan AS yg gugur dlm pertempuran Alamo. Dlm bukunya yg berjudul, David Crockett: His Life & Advanture, diceritakan bahwa suatu kali Kolonel David sempat berhenti di atas pelana kudanya & dgn mata terpesona, ia berseru:

 

“Oh Tuhan, betapa indah alam yg Engkau ciptakan bagi manusia. Namun, betapa sedikitnya manusia membalas budi-Mu utk itu! Kami tidak membalas-Mu dgn rasa syukur.” Kolonel David sadar pekerjaan tangan Sang Pencipta harus diresponi dgn ucapan syukur. Sayang hal itu sering kita lalaikan/abaikan.

“Langit menceritakan kemuliaan Tuhan & cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya” . Jika kita memahami, pekerjaan tangan Tuhan, suatu pemandangan yg  tidak hanya membuat takjub, tapi juga menggerakkan kita utk menyembah & memuji Tuhan. Menjumpai keajaiban karya ciptaan Tuhan seharusnya menggerakkan hati kita utk bersyukur. SUDAHKAH hari ini kita BERSYUKUR

Tuhan, aku kagum ciptaan-Mu di sepanjang cakrawala membentang. Kuasa-Mu membuatku bersyukur memiliki Tuhan yg luar biasa seperti Engkau.

WISDOM TODAY  : Kemuliaan Tuhan terpancar melalui karya ciptaan-Nya.
ACT TODAY : Pandanglah sekeliling Anda &ucapkanlah SYUKUR kepada Tuhan. (Andre W-A68)

————–

 

Cak Nun: Tidak usah memperhatikan istri tetangga
Sexy atau Tidak. Oleh : Emha Ainun Nadjib

Dalam suatu forum saya bertanya, ”Apakah anda punya tetangga ?”
Dijawab serentak, “Tentu punya”
“Punya istri enggak tetangga Anda ?”
“Yaa, punya doong”
“Pernah lihat kaki istri tetangga Anda itu ?”

“Secara khusus tak pernah melihat” kata hadirin di forum,
“Jari-jari kakinya lima atau tujuh ?”
“Tidak pernah memperhatikan”
“Body-nya sexy atau enggak ?”
Hadirin tertawa lepas.

Dan saya lanjutkan tanpa menunggu jawaban mereka,  “Sexy atau tidak bukan urusan kita, kan ?”
Tidak usah kita perhatikan, tak usah diamati, tak usah kita dialogkan, diskusikan atau perdebatkan. Biarkan saja. Keyakinan keagamaan orang lain itu yaa ibarat istri orang lain. Ndak usah diomongkan, ndak usah dipersoalkan benar salahnya, mana yang lebih unggul atau apa pun.

Masing2 suami punya penilaian istrinya begini begitu dibanding istri tetangganya, tapi cukup disimpan di dalam hati. Bagi non-Islam, agama Islam itu salah. Dan itulah sebabnya ia jadi orang non-Islam. Kalau dia beranggapan atau meyakini bahwa Islam itu benar, ngapain dia jadi non-Islam ? Demikian juga, bagi orang Islam, agama lain itu salah. Justru berdasar itulah maka ia menjadi orang Islam.

Tapi, sebagaimana istri tetangga.  Itu disimpan saja di hati, jangan diungkap, dibanding atau dijadikan bahan seminar atau pertengkaran. Biarlah tiap orang memilih istri sendiri2 dan jagalah kemerdekaan masing2 orang untuk menghormati dan mencintai istrinya masing2, tak usah rewel istri kita lebih mancung hidungnya karena Bapaknya dulu sunatnya pakai calak dan tidak pakai dokter, umpamanya.

Dengan kata lebih jelas, teologi agama tak usah dipertengkarkan, biarkan masing2 pada keyakinannya. Orang muslim yang mau melahirkan padahal motornya gembos, silahkan pinjam motor tetangganya yang beragama Katolik untuk mengantar istrinya ke rumah sakit.

Atau Pak Pastor yang karena baju misanya kehujanan, padahal waktunya mendesak, ia boleh pinjam baju koko tetangganya yang NU atau Muhamadiyah. Ada orang Hindu kerjasama bikin warung soto dengan tetangga Budha, kemudian bareng2 bawa colt bak ke pasar dengan tetangga Protestan untuk kulakan bahan jualannya.

Tetangga berbagai agama, warga berbagai parpol, golongan, aliran, kelompok, silakan bekerja sama di bidang usaha perekonomian, sosial, kebudayaan, sambil saling melindungi koridor teologi masing2. Bisa memperbaiki pagar bersama, membersihi kampung, pergi mancing bareng, main gaple-remi bersama. Bisa ngumpul nge WA, BB-an & Facebookan,.. & media sosial lainnya,.. bersama.

Tidak ada masalah lurahnya Muslim, cariknya Katolik, kamituwonya Hindu, kebayannya Gatholoco atau apa pun. Jangankan kerja sama dengan sesama manusia, sedangkan dengan kerbau dan sapi pun kita bekerja sama nyąngkul dan olah sawah. Itulah lingkaran tulus hati dengan hati. Semoga… kita makin sadar pentingnya Toleransi… Solidaritas & Kerukunan. Bahwa semuanya itu indah nan Fitri. (Krestin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita