logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Anda ingin kaya? ini hambatannya

Menjadi kaya. Jika ditanyakan kepada individu2, tentu berebut menginginkan. Tapi Infoperbankan.com  mengajak kita untuk bercermin diri terhadap apa saja yang perlu dilakukan :

 

Tiap orang berusaha dengan kerja keras untuk bisa mencukupi kebutuhan hidup, tujuan yang ingin dicapai utamanya jadi orang kaya, punya uang yang banyak. Tapi hambatan2 untuk jadi orang kaya sehingga anda yang ber-cita2 jadi orang kaya makin sulit mengumpulkan uang.

 

Namun kebiasaan orang kaya beda dengan kebiasaan pada umumnya, terdapat kesalahan2 yang harus di jauhi dan dihindari untuk bisa jadi orang kaya. Kebanyakan mereka tidak menyadari telah melakukan kesalahan yang terus dilakukan, yang membuat anda sulit menjadi kaya.

 

1-Boros atau banyak pengeluaran

Kebiasaan buruk yaitu terlalu banyak pengeluaran dibanding pendapatan, hal ini masuk kategori hidup boros. Kebiasaan buruh yang sering dianggap biasa oleh kebanyakan orang, sehingga mereka terjebak dari kebiasaan buruk ini dan sulit menghentikannya karena jadi gaya hidup.

 

Terutama bagi anda yang memiliki fasilitas kartu kredit, harus lebih hati2 dan bijak dalam penggunaannya, menggunakan Kartu Kredit sesuai kebutuhan saja. Jangan terlena dengan kartu kredit yang dapat mengabulkan semua keinginan membeli. Ingat, pikirkan baik2 sebelum Anda berbelanja.

 

2-Membeli barang yang tidak diperlukan

Pamer itu bentuk ego yang tidak bisa dikendalikan, banyak orang beli barang yang semestinya tidak diperlukan atau belum waktunya beli barang itu, mereka cenderung pamer demi mempertahankan ego. Kalau anda memiliki banyak uang tak jadi masalah, tapi jika anda uangnya pas2an tapi gaya hidup seperti orang kaya maka akan dilema dengan keadaan anda sendiri.

 

Orang kaya justru beli barang sesuai kebutuhannya, mereka bukan pamer tapi sepantasnya punya barang itu, mereka lebih cenderung beli barang2 yang dibutuhkan. Untuk jadi orang kaya, jangan pernah beli barang yang tak diperlukan. Habiskan uang Anda untuk memenuhi kebutuhan se-hari2 saja.

 

3-Hanya punya satu mata pencaharian

Jangan diam dalam zona nyaman anda, jangan bergantung pada satu sumber mata pencarian. Berusahalah cari sumber pendapatan lain yang bisa menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan dan berinvestasi. Semakin banyak sumber penghasilan walau jumlah nya sedikit maka akan memberi nilai positif untuk menjadikan anda lebih sejahtera.

 

4-Tak punya anggaran

Kesalahan terbanyak dilakukan yaitu tidak punya rencana dalam pengelolaan keuangan sehingga tidak tahu berapa anggaran kebutuhan dalam periode bulanan. Penting bagi seseorang memiliki rencana pengeluaran agar dapat mengendalikan diri agar tidak boros.

 

Tanpa anggaran, Anda tidak akan tahu mana prioritas saat mengeluarkan uang. Tak peduli seberapa besar penghasilan yang diperoleh, pastikan Anda memiliki anggaran dan perencanaan keuangan yang baik setiap bulan. (Yong Sidharta-A61; sumber dari Reni Nursyanti S1Kom)

 

Monggo lengkapnya klik aja :  (https://www.infoperbankan.com/artikel/tips/jauhi-4-kesalahan-ini-agar-anda-cepat-menjadi-orang-kaya.html)-FatchurR

4 Responses to Anda ingin kaya? ini hambatannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita