logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Dari rumah jompo-Opa kesepian

Pembicaraan teman saya dan OPAnya yg menatap kosong. Opa memulai cerita tentang hidupnya sambil menghela napas panjang. Sejak masa muda saya menghabiskan waktu utk terus mencari usaha yg baik utk keluarga, khususnya utk anak2 yg saya cintai. Sampai akhirnya saya mencapai puncaknya, kami bisa tinggal di rumah yg sangat besar dgn segala fasilitas yg sangat bagus.
Dmkn pula dengan anak2 saya, mereka semua berhasil sekolah sampai keluar negeri dgn biaya yg tidak pernah saya batasi. Akhirnya mereka semua berhasil dlm sekolah juga dalam usahanya dan juga dalam berkeluarga.

 

Tibalah dimana kami sbg orangtua merasa sdh saatnya pensiun dan menuai hasil panen kami.
Tiba2 istri tercinta saya yg selalu setia menemani saya dari sejak saya memulai kehidupan ini
meninggal dunia karena sakit yg sangat mendadak.
Sejak kematian istri, tinggallah saya hanya dgn para pembantu. Anak2 semua tdk ada yg mau menemani
krn mereka sdh mempunyai rumah yg juga besar. Hidup saya rasanya hilang, tiada lagi orang yg mau menemani setiap saat saya memerlukannya.
Tdk sebulan sekali anak2 mau menjenguk saya ataupun memberi kabar melalui telepon. Lalu tiba2 anak sulung saya datang dan mengatakan kalau dia akan menjual rumah karena selain tdk effisien juga toh saya dpt ikut tinggal dengannya. Dgn hati yg berbunga saya menyetujuinya ,toh saya juga tdk memerlukan rumah besar lagi tanpa ada orang2 yg saya kasihi di dalamnya.

 

Stlh itu saya ikut anak yg sulung. Yg saya dapatkan, tiap hari mereka sibuk sendiri2. Kalau mereka ada di rumah tak pernah sekalipun mereka menyapa saya. Semua keperluan saya pembantu yg memberi. Untung saya selalu hidup teratur dari muda maka meski sdh tua saya tdk pernah sakit2an. Lalu saya tinggal di rumah anak saya yg lain. Saya berharap mendptkan sukacita didlmnya, tapi rupanya tidak.
Yg lebih menyakitkan semua alat2 utk saya pakai mereka ganti, mereka menyediakan semua peralatan
dari kayu dgn alasan utk keselamatan saya tp sebetulnya mereka sayang dan takut kalau saya memecahkan alat2 mereka yg mahal2 itu.

 

Setiap hari saya makan n minum dari alat2 kayu atau plastik yg sama dengan yg mereka sediakan
utk para pembantu dan anjing mereka. Setiap hari saya makan n minum sambil mengucurkan airmata n bertanya di manakah hati nurani mereka?

 

Akhirnya saya tinggal dgn anak saya yg terkecil, yg dulu saya kasihi melebihi yg lain karena dia dulu adlh anak yg memberikan kesukacitaan pd kami semua. Stlh bbrp lama saya tinggal disana akhirnya anak saya n istrinya mendatangi saya lalu mengatakan bhw mrk akan mengirim saya utk tinggal di panti jompo dgn alasan spy saya punya teman utk berkumpul n juga mereka berjanji akan selalu mengunjungi saya.

 

Sekarang sdh 2 tahun saya disini tetapi tdk sekalipun dari mereka yg datang utk mengunjungi
saya apalagi membawakanmakanan kesukaan saya. Hilanglah semua harapan saya tentang anak2 yg saya besarkan dgn segala kasih sayang n kucuran keringat. Saya bertanya2 mengapa kehidupan hari tua demikian menyedihkan padahal saya bukanlah orangtua yg menyusahkan semua anak2 saya.

 

Catatan : Hormati dan kasihilah orang tua kita. Hukum tabur tuai pasti berlaku. (Wiwik Handayani-A68; https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=405840752948890&id=227138017485832)

———–

 

Berikut sajian psichologi lainnya

  1. Seseorang telah menuliskan kata2 indah ini
  2. Seseorang telah menuliskan kata2 indah ini
  3. Berdosa
    —————-

 

Seseorang telah menuliskan kata2 indah ini.

Cobalah ambil sedikit untuk mengerti maknanya.
1. Doa bukanlah “ban serep” yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi “kemudi” yang menunjukkan arah yang tepat.
2. Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion begitu kecil? Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita. Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.

3. Pertemanan itu seperti sebuah buku. Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya.
4. Semua hal dalam hidup adalah sementara. Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan bertahan selamanya. Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan lama.

5. Teman lama adalah emas. Teman baruitu berlian. Jika kamu mendapat sebuah berlian, jangan lupakan emas. Karena untuk mengikat berlian menjadi cincin, kamu selalu memerlukan dasar emas.
6. Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari atas dan berkata ” Tenang sayang, itu hanyalah belokan, bukan akhir

7. Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan pada kemampuanNYA; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu.
8. Seorang buta bertanya pada seorang bijak : “Apakah ada yang lebih buruk daripada kehilangan penglihatan mata?” Dia menjawab : “Ya ada, kehilangan visimu!”

9. Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkahi mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan happy, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu.
10. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.

(Bastian Yap-A69)

———–

 

Berdosa
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Ketika kelas 5 SD, sekolah kami punya peternakan ayam petelur. Suatu pagi yang sepi, saya melihat sebutir telur berada di  depan sebuah kandang. Saya mengambilnya dan menyembunyikan di dalam tas. Pulang sekolah, saya menunjukkan telur itu dengan bangga kepada ayah yang menjemput.

 

“Tadi nemu di kandang, ” jawab saya ketika ayah menanyakan asal telur tersebut. Ayah memegang pundak saya dan berkata, “Itu bukan nemu, tapi mencuri. Itu bukan milikmu.” Saya mengembalikannya dengan tersipu malu.

Tidak ada seorang pun manusia yang layak mengatakan dirinya adalah manusia yang tidak berdosa. Ketidaktaatan satu orang telah menjadikan semua orang berdosa. Karena adanya dosa asal dari Adam & Hawa. Insyaflah kita akan dosa dan, setelah kita menjadi orang percaya, menuntun kita untuk hidup memuliakan Tuhan.

 

Dosa membuat kita tertunduk malu, tapi pengampunan Tuhan mengangkat kepala kita untuk terus maju. (Andre W-A68)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita