logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Cari musuh atau teman

Anjing pemburuPepatah Amerika berkata, “Orang menangkap lebih banyak lalat dengan madu daripada dengan cuka.” Artinya, sangat bijak jika kita menyelesaikan konflik dengan menabur kasih dan perbuatan2 baik. Respons berupa emosi yang me-ledak2 ketika disakiti atau dirugikan orang lain, harusnya tidak kita lakoni karena menghancurkan tali persaudaraan.

 

Seorang petani merasa terganggu oleh tetangganya yang pemburu. Pemburu itu punya beberapa anjing galak, yang sering melompati memangsa domba2 petani itu. Petani itu sering minta tetangganya untuk mengendalikan anjing2nya, tapi tidak juga ada tindakan yang nyata dari pihak si pemburu.

 

Tiap kali anjing2 itu melompati pagar yang memisahkan rumah si petani dan si pemburu, beberapa ekor domba pasti terluka parah. Karena kesabaran si petani sudah sampai di ambang batas, ia pergi ke kota untuk menemui seorang hakim dan menceritakan duduk perkaranya dengan si pemburu.

 

“Pak, saya bisa saja menghukum pemburu itu dan memerintahkan agar anjingnya dirantai atau dikurung. Kalau saya melakukan itu, Anda akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh. Mana yang ingin Anda miliki, tetangga yang menjadi teman atau musuh?” tanya si hakim.

 

Karena petani lebih memilih menambah satu orang teman lagi dalam hidupnya, maka si hakim menawarkan solusi, “Baiklah, saya akan memberikan sebuah, jalan keluar yang baik bagi Anda, sehingga domba2 Anda aman, dan tetangga anda itu tetap jadi sahabat sejati.” Setelah mendengar penjelasan, si petani pulang.

 

Sesampai di rumah, petani menjalankan saran dari hakim. Dia mengambil tiga ekor domba dan memberikan kepada ketiga orang putra tetangganya yang masih kecil. Ketiga bocah itu senang dan selalu bermain dengan domba2 pemberian petani. Melihat kegembiraan putra2nya, si pemburu pun membangun sebuah kandang yang tinggi bagi anjing2nya sehingga domba2 milik putranya aman.

 

Sejak saat itu anjing2 pemburu tidak pernah lagi mengganggu domba si petani. Efek lain sikap petani adalah jembatan persahabatan yang lebih dulu dibangun si petani membuat si pemburu suka berbagi hasil buruan kepadanya. Di lain kesempatan si petani membalasnya dengan mengirimkan daging domba atau keju kepada keluarga si pemburu.

 

Dalam waktu mereka jadi tetangga bersahabat. Tak masalah di mana ia ditabur, kasih dan penerimaan selalu membawa dampak positif. Kita seharusnya mengembangkan sikap yang luhur, saling menghormati, dan penuh kasih ketika menjalani hidup dengan sesama, supaya kita dapat menikmati indahnya sebuah kerukunan. Rukun itu sebuah berkat.

 

Perkataan dan perbuatan baik itu langgeng, kita tak pernah tahu kapan dampaknya berhenti. (Andre Wajudibroto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita