logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Bukan untuk marah

anggrek bulan bintangSeorang wanita menyukai anggrek bulan bintang. Dia berpesan pada tukang kebun utk merawat semua tanaman, terutama anggrek kesayangannya saat ia pergi ke luar kota. Si tukang kebun merawat bunga-bunga milik wanita itu dan memberi perhatian khusus bagi anggrek2 yg terpajang anggun di sebuah rak.

 

Pada hari di mana si wanita kembali dari perjalanan bisnisnya, si tukang kebun merapikan & menyiram semua tanaman. Ia ingin memastikan majikannya mendapati kebunnya tertata asri. Namun, tanpa disengaja ia menyenggol rak tempat anggrek-anggrek itu sehingga pot-pot yg ada jatuh & pecah.

 

Tanpa diduga wanita itu pulang lebih awal dari jam yg diperkirakan, ia tiba di rumah sebelum si tukang kebun selesai merapikan anggrek2 tsb. Si tukang kebun yg diliputi rasa takut tidak berani mengangkat wajahnya ketika wanita itu berjalan kearahnya.

 

Setelah melihat semuanya, si wanita masuk ke dalam rumahnya & tidak berapa lama kemudian dia memanggil tukang kebun yg sudah bekerja 7 tahun untuknya.  “Bu, maafkan saya yang ceroboh & menghancurkan anggrek2 kesayangan lbu. Saya akan menggantinya, silahkan lbu memotong gaji saya bulan depan. Tolong maafkan saya ya Bu,”  katanya dengan wajah yang sedih.

 

“Pak Diman, tujuan saya menanam bunga2,termasuk anggrek bulan bintang itu adalah utk dinikmati, ingin membuat orang bahagia saat menikmati keanggunannya. Bukannya membuat ketakutan seperti yg Bapak rasakan saat ini.

 

Anggrek itu juga tidak ditanam utk membuat saya marah tatkala dia hancur. Saya memang sangat menyukai anggrek-anggrek itu, tetapi hati saya tidak terikat pada mereka. Anggrek-anggrek itu tidak boleh mencuri sukacita saya dan sukacita Pak Diman.

 

Jadi Bapak tidak usah seperti ini, apalagi selama ini saya kenal Bapak sebagai orang yg bekerja sepenuh hati. Saya tidak mau melukai hati Bapak karena anggrek itu bisa dibenahi,” kata wanita itu dgn bijak.

Ledakan amarah tidak seharusnya melukai orang-orang yg kita kasihi karena:

 

Kita tidak menikahi pasangan kita utk melampiaskan amarah ketika ia melakukan sebuah kelalaian atau kesalahan. Kita menikah supaya hidup kita lebih bahagia.

 

Kita tidak memiliki putra/putri untuk melampiaskan emosi kita ketika kita memiliki masalah yg besar di kantor atau dengan rekan bisnis, tapi untuk mencurahkan kasih sayang kita.  Anak-anak adalah objek kasih bagi orang tua yang baik.

 

Kita tidak membangun persahabatan untuk melampiaskan amarah kepada sahabat baik kita ketika mereka melakukan satu hal yang tidak kita sukai. Buanglah amarah dari hidup kita, karena itu membuahkan sakit dan keperihan belaka.

 

Bangunlah pengertian dan kesabaran yang luas, maka hidup kita akan terasa indah. Tuhan mengajar kami memiliki hati yang bijak manakala berhadapan dgn keadaan yang sulit. Hanya dengan cara pandangMu kami bisa hidup sesuai dengan Nya.

 

Amarah yg meledak-ledak selalu berawal dari kebodohan dan berakhir dengan penyesalan

Menghadapi masalah dengan tenang, dengan sendirinya suasana hati kita penuh dengan kedamaian. – Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.

Bagaimana mendapatkan hati yang tenang, tentunya tergantung dari situasi dan kondisi, suasana yang tenang hanya bisa kita dapatkan didalam hadirat Tuhan. Ketika mata hati kita fokus kepadaNya, maka segala perasaan benci, irihati dan marah menjadi sirna, digantikan oleh damai sejahtera dan sukacita.

Dalam ketenangan pikiran kita jadi jernih, sudut pandang kita jadi jelas, sehingga kita dapat memilah hal2 yang baik dan kurang. Hati jadi gembira, tubuh jadi sehat, hidup bergairah dan nikmat, apapun yang kita lakukan jadi berhasil, sebab kasih karuniaNya makin berlimpah dalam hidup kita. (Andre W-A68)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita