Biarkan mereka berbeda-bersengketa

perbedaanBukan sok bijak sobat, Tapi kalau perbedaan yang terus anda dengungkan, secara tak sadar anda masih terjebak dalam semangat permusuhan. Apa seorang anak manusia akan jadi hamba yang luar biasa dengan perasaan curiga resah waspada ?

 

Seumur hidup anda akan jmenjadi paranoid. Hanya butuh sedikit saja merubah perspektif tentang orang2 berbeda disekitar anda. Bahwa mereka cermin besar untuk mengenal diri sendiri secara sadar. Jagalah bersihkanlah agar anda tetap jernih.

 

Walau dogma agama itu sudah lama tertanam dipikiran anda. Jangan ambil alih hak Tuhan untuk merubah, anda hanya berkewajiban untuk menyampaikan saja dan kemudian berserah diri. Intimidasi dan caci maki adalah komplikasi penyakit hati. Gunakan hati untuk menyentuh hati, selalu ada harapan selama ada teladan dan anda itulah yang harus menjadi teladan.

 

Kita tunggu babak lanjutan dari dari implementasi perbedaan yang mereka lakukan dengan pertanyaan, untuk apa mereka berbeda dan berdebat, benarkah untuk manfaat bagi masyarakat ? (Aguk)

One Response to Biarkan mereka berbeda-bersengketa

  • GoHwieKhing King Gaudi D50-A60 says:

    Diajarkan:
    Kita diciptakan berbeda beda untuk saling mengenal dan menghormati satu sama lain dengan mempelajari apa yang diyakini pihak lain. Dengan compassion model in i kita bisa mengasihi semua Ciptaan TUHAN. Yaitu seisi jagad yang diciptakan TUHAN, bukan hanya mengasihi manusia yang beraneka Suku Agama Ras dan Antar Golongan ( ada yang bajingan dan pelacur dsb ) juga penyakit, virus bakteri, amuba, tanah ait pepohonan dan binatang.Bahkan Setan harus dikasihi. Jangan ada yang dimusuhilah kalaum kita mau menjalani keyakinan agama kita dengan baik dan benar. Contohnya, dengan memusuhi setan, pihak lain yang berbeda akan kita carikan pembenaran untuk disalahkan diganyang dengan diklasifikasikan sebagai pengikut setan. Bayangkan kalau setan dan semua ciptaan TUHAN kita kasihi, yang berbeda dengan kita mau diklasifikasi apa untuk pembenaran diganyang?

    TUHAN menciptakan seisi jagad dengan tujuan demi manfaat manusia. Celakanya hutan digunduli tanpa kasih, hasilnya jalan kemalapetaka, pemanbasan global. Tanaman dan hewan dibasmi hasilnya malapetaka ketidak seimbangan ekosistem. Pertambangan menyebabkan kerusakan lingkungan yang tidak terpulihkan. Semoga Ilmu Pengetahuan membuat manusia lebih bijak.

    Bukankan kita sudah juga mamnfaatkan setan kalau kepepet? Dari SIM= Surat Izin Mengemudi siapa yang tidak memanfaatkan jasa setan. Kalau urusan mendesak, kita menyuap atau pakai akal muslihat agar tujuan tercapai. Mau dapat izin tinggal dan kerja di USA/ Luar Negeri bagi nyelonong ilegal dinegeri orang. Pemuka Agamapun tidak seragam melarang umatnya membuat alasan bohong untuk mengajukan azylum. Bahkan saya tau ada Pendeta yang seterlah mengajukan azylum bohong, gagal, barulah menyatakan ini upaya setan. Toh dia tidak menolak umatnya yang mengajukan azylum bohong.
    Nah daripada beragumentasi dengan sasaran salah, dan menghakimi yang dilarang agama. Menurut saya tafsir yang lebih yang tepat adalah ” kasihilah segenap Ciptaan TUHAN, termasuk setan! ”

    Maka kita bisa berbeda tanpa menghakimi!
    Dengan demikian penghakiman soal SARA bisa dieliminir sampai hanya ke Antar Golongan saja yang lebih mudah menyetarakannya dengan aturan negara yang berdasarkan Undang Undang Hak Sipil.
    Contoh yang saya lihat di USA, setelah UU Hak Sipil diterapkan dengan niat serious, baik dan benar, tahun 1980 an. Sudah kecil sekali urusan SAR dimuka umum yang bisa diperkarakan. Yang masih ada adalah masalah Antar Golongan, kaum kaya dengan yang miskin yang dibikin tidak sempat berbudaya dan membangun family tradition, yang terpelajar berbudaya luhur dengan yang sekolahan yang tidak berbudaya luhur, tidak berfamily tradition. Itupun masalahnya hanya dilingkup pemerintahan untuk diperjuangankan dengan damai ( meski berdemo ) dicarikan soslusinya.

    Kiranya begitulah menghadapi perbedaan, bagaimana pendapat Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita