logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Berusaha atau putus asa

Sumber dari cuplikan ini yaitu Sipolos.com berikut ini patut kita cermati untuk dipertimbangkan dan di jika tertarik, ada baiknya kita lakukan juta, monggo :

 

Ada pepatah : Hidup itu sebuah pilihan, karena itu sering kita jumpai tiap kita sering dipertemukan dengan dua pilihan IYA atau TIDAK, SALAH atau BENAR, Menang -Kalah, Putus-Berusaha. Kita harus pilih salah satu dari dua pilihan itu. Dibawah ini kita bahas kondisiyang harus dipilih untuk Putus Asa atau Berusaha. Berikut ceritanya.

 

Hidup tak semudah yang dikatakan orang2, terutama mereka yang  sukses dan menuai kemudahan2  hidupnya. Bagi yang berupaya dan mencari sukses, jauh berbeda dan mungkin terasa jauh lebih sulit dari yang dibayangkan. Ini sering membuat sebagian orang putus asa dan menyerah, lalu membiarkan mimpi2nya terkubur makin hari makin dalam.

 

Putus asa dan menyerah itu tindakan  salah. Semua perjuangan panjang sebelumnya, sia2 belaka. Tapi  ada orang yang menjadikan ini sebagai pilihan, ketika mereka memiliki kemungkinan meraih kesuksesan yang mungkin saja tinggal beberapa langkah di depan.
Belajar dari seeokor kuda yang terperosok

Kisah ini tidak asing, ada orang2 menulisnya kembali sebagai gambaran tindakan positif membuat situasi jadi lebih baik, walau saat tersulit. Di lokasi di pinggiran kota, seekor kuda terperosok ke lubang sempit yang dalam, tak kurang dari tinggi badannya yang jangkung. Pemiliknya  putus asa dan tidak bisa mengeluarkan kuda itu. Meski dia dan tetangga2 berupaya siang hingga jelang.

 

Lubang yang menyisakan sedikit ruang untuk tubuhnya, membuat kuda itu tak bisa ber-ancang2 lompat keluar, terlalu sempit dan sulit bergerak. Pemiliknya meneteskan air mata, ketika memberinya minum melalui botol, untuk yang kesekian kalinya. Kuda itu lega, pemiliknya menyayanginya, meski kelelahan berupaya mengeluarkannya.

 

Hari mulai gelap dan hujan turun. Kuda itu terdiam, seraya me-ngais2kan kakinya pada permukaan tanah yang mulai melunak. Dia tak bersuara, sementara malam masih panjang. Hujan makin deras dan kuda itu kedinginan, namun dia tak bersuara. Kedua kaki depannya digerakkan mengais tanah di depannya yang kini basah tersiram air hujan.

 

Sedikit demi sedikit, dimulai dari bagian depan kakinya yang sempit, mulai naik ke atas, hingga bagian bawah lubang itu semakin luas. Kakinya kini bebas bergerak, ada ruang kosong dengan timbunan tanah basah di lubang itu. Kuda itu kelelahan, namun tak juga menyerah.

 

Tengah malam dan kuda itu masih mengais tanah. Setengah lehernya kini tampak ke permukaan, dasar lubang semakin meninggi oleh timbunan tanah. Untung hujan datang, rasa hausnya tak berlebihan. Dia raba sisi lubang yang makin lebar, mengais kembali kaki depannya ke tanah yang makin melunak. Mengais tidak berhenti, tak menyerah meski tubuhnya lelah.

 

Fajar datang dan kuda itu loncat keluar, meng-goyang2kan tubuhnya dan menepikan tanah dan lumpur di sana. Kuda yang hebat dan tangguh, berupaya kuat melalui malam sulit dan melelahkan. Meski pada pandangan semua orang, keberhasilannya adalah sebuah kemustahilan.

 

Hal seperti Ini kondisi yang kita dihadapi, 2 pilihan putus asa atau berusaha?  Tokohnya kuda yang berjuang tanpa menyerah keluar dari lubang. Rasa dingin dan letih tidak membuat kuda ini putus asa sampai akhirnya yang dibilang tidak mungkin (keluar dari lubang) bisa dilakukannya.

 

Kita bisa belajar segala hal yang dianggap mustahil, yang terpenting kita tidak boleh menyerah dengan situasi yang terlihat mustahil, selama ada kemungkinan berhasil walau jika di ibaratkan dalam persentase 1 % berhasil dan 99% gagal. Jangan menyerah sebelum mencoba.

 

Lakukanlah selama ada kemungkinan berhasil walau 1%, lakukanlah, coba jangan menyerah sebelum memulai. Kalau kita menyerah sebelum memulai maka itu sama saja kita gagal. (Sipolos)

Monggo lengkapnya klik aja :  (http://www.sipolos.com/putus-asa-atau-berusaha/)-FatchurR

 

5 Responses to Berusaha atau putus asa

  • Harry Reksosanudra says:

    Kita diciptakan untuk keberhasilan, kala bayi sering terseok jatuh ber kali2, toh pd akhirnya mampu berjalan dg baik
    Demikian pula kala kita dewasa dlm berusaha sama halnya spt saat bayi, cuma dg tekad pd suatu saat pasti berhasil, maka akan terjadi spt yg diyakini. Manusia diciptakan untuk berhasil, bukan kegagalan, hanya bergantung pd kemauan diri saja

  • Fatkhurr says:

    Intinya berusaha keras dan tidak gampang putus asa

  • Harry Reksosanudra says:

    Ya sewaktu kita sekolah, hampir samalah, klo malas tinggal kelas itu resikonya, dg semangat belajar tinggi bahkan semua mata pelajaran itu ringan ujiannya

  • fatkhurr says:

    Karena dalam hidup ini kita selalu dihadapkan pada 2 pilihan, maka kita harus hati2 menentukan pilihan. Agar tdk menyesal di kemudian hari

  • Harry Reksosanudra says:

    Jika ternyata pilihan kita kurang pas, hitung2 itu merupakan tanda jk kita hrs istiqamah dlm hidup ini, agar kedepannya tdk terulang

Leave a Reply to Harry Reksosanudra Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita