logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Beri penghargaan kepada mereka

hasil ladangDisebuah desa yang permai, hidup petani tua yang kerjanya membawa hasil ladangnya ke pasar yang lumayan jauhnya. Untuk membawa hasil ladangnya itu, ia gunakan gerobak yang di hela seekor kuda muda dan kuat. 

 

Namun gerobak itu tidak cukup, sehingga pak Tua itu menggunakan seekor keledai untuk mengangkut barang dagangannya yang lumayan berat tersebut. Pak tua menyayangi ke-2 hewan itu. Karena kuda itu sering dikendarainya dan menarik gerobaknya, maka pak Tua lebih memberikan makanan & perhatian disbanding pada keledai. Walaupun begitu Keledai selalu menerimanya tanpa mengeluh.

 

Parahnya lagi ketika Si Pak Tua berada di Pasar, si Kuda di tambat untuk makan rumput dan minum sepuasnya. Sedangkan Keledai, Ia harus mengikuti si Pak Tua masuk ke Pasar, mendistribusikan barang2 yang dijualnya lalu membawa barang2 berat belanjaannya si pak Tua ke tempat si Kuda Berada.

 

Apakah setelah tiba ditempat si Kuda, Pak Tua itu memindahkan beban si Keledai yang tampak kelelahan itu ke si Kuda. Ternyata tidak. Pak Tua itu malas memindahkannya. Malahan tanpa berhenti, si Pak Tua naik ke atas gerobak dan bergegas pulang. Waktu berlalu, kuda makin bertambah gagah & sehat sedang keledai makin kurus & lemah.

 

Suatu hari, dalam perjalanan balik dari pasar, seperti biasa Keledai membawa beban berat sementara Kuda hanya menghela gerobak kosong. “Saya tidak sanggup lagi, hari ini lemes banget. Wahai Kuda, bisa kah kau bantu saya membawa beberapa beban saya ini?” Kata si Keledai

 

Si Kuda menatap si Keledai dari ujung telinganya hingga sampai ke kaki: Siapa kamu berani2nya memerintah saya. Tuanku saja tidak mau memberi beban itu pada saya. Saya ini kan Kuda tampan, membawa beban berat begitu membuat ketampanan saya hilang dong.

 

Setelah berjalan beberapa saat ia berkata : Tolong dengar. Jika kamu tidak membantu, Aku tidak akan tiba di rumah dalam keadaan hidup. “Ah dasar konyol, gak usah lebay kaya begitu” kata Kuda sambil berlalu. Berjalan beberapa langkah, Sang keledai limbung & akhirnya jatuh mati.

 

Pak Tua segera datang melihat keledai dan sadar, keledai itu mati. “Kini tidak ada lagi temanmu wahai kuda. Sejak kini kamu harus bawa seluruh beban”. Sejak saat itu, Kuda dapat beban yang 2x lipat beratnya, selain beban itu ditaruh di gerobak, beban itu juga ditaruh dipunggungnya.

 

Barulah Kuda Menyesal, Ia pikir: Ah andai aku membantunya waktu itu, tentu bebanku tak akan seberat ini. Pak Tua itu juga menyesal. Kini ia harus bawa sendiri barang2nya yang berat masuk dan keluar pasar

 

Ya… Penyesalan selalu datang belakangan. Kita sering “Taken for granted” atau tidak menyadari kalau hidup kita banyak ditopang orang2 lain. Mereka harus memikul beban pekerjaaan berat untuk membantu kita, tapi kita tidak pernah menyadarinya apalagi mengapresiasinya.

 

Pikir kita, sudah memberi “gaji” dan “makan” dan tugas mereka adalah pilihan untuk dikerjakan. Kita merasa sudah memenuhi kewajiban pada mereka dan mereka wajib memberi yang terbaik pada kita. Yang tidak pernah kita sadari kondisi kerja mereka. Apakah load mereka seimbang? Jangan2 mereka harus lembur setiap hari hingga larut malam untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

 

Bagaimana tingkat motivasi diri mereka? Apakah mereka punya spirit tinggi mengerjakan tugasnya? Atau mereka enggan jika mau berangkat ke kantor karena tingkat motivasi yang rendah.

 

Jangan heran jika turnover pegawai yg tinggi dpt terjadi, jika pemimpinnya selalu taken for granted tanpa menaruh empati pada bawahannya. Beban kerjaan yg terukur itu penting. Meningkatkan Motivasi Diri juga penting. Mari kita hargai. Membantunya & kadang perlu ucapan “terima kasih” & tepokan di bahu untuk menyemangatinya. Itu sangat berarti untuk meningkatkan Movitasi.

 

Bagaimana dengan Keluarga kita? Apakah kita juga Taken for Granted dengan keberadaan mereka? Perhatikanlah mereka, lihatlah bagaimana kondisinya, tingkat motivasinya. Jangan sampai semuanya  terlambat baru ada tindakan perbaikan. Hal apa yg paling menyakitkan dari Taken for Granted?

 

Ketika kita menyadari selama ini kita sudah taken for granted, itu artinya kita terlambat. Bisa jadi “GRANTED”nya sudah hilang, kenyaman selama ini yang dibuat orang itu hilang, Baru kita menyadari betapa kita kehilangan orang tersebut. When you take things for granted, the things you are granted get taken. (Jika kita sia2kan ketika orang itu ada, maka kita akan menyesal saat dia tdk ada lagi)

 

Don’t take someone for granted just because you know everytime you push them away, they’d always come running back. Because one day, they won’t. (Janganlah sia2kan seseorang, hanya karena dikira tiap kali dia akan kembali kepada mu. Tapi suatu hari dia tidak akan mau kembali lagi)-(Efendy Hartono; dari grup WA-A68)-FR

One Response to Beri penghargaan kepada mereka

  • Harry Reksosamudro says:

    Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing !!! Jk spt kisah dlm ilustrasi artikel ini, berlaku rumus ewuh pakewuh shg ketimpangan berbagi terjadi “disengaja” maka pd akhirnya menjadi beban bagi yg hidup.
    Ilustrasi ini yg saat ini sdg terjadi & dialami bgs ini, jadilah bijak gunakan waktu yg ada dg baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita