Geo Visitors Map
Geo Visitors Map

MEMBUAT UANG BEKERJA UTK ANDA

Jika Anda berbelanja pada hari ini dan kemudian melunasinya sebelum jatuh tempo, berarti Anda bisa mendapatkan tambahan cash flow dalam kurun waktu itu. Bukan hal yang keliru kalau ada yang beranggapan bahwa besarnya penghasilan tidak selalu berbanding lurus dengan besarnya kekayaan.

Tapi tidak ada salahnya anda juga telah membaca http://alumnimaterdei.com/peningkatan-mutu/passive-income-3.html#more-2656 dan http://alumnimaterdei.com/peningkatan-mutu/passive-income-4.html#more-2664

Yang penghasilannya di atas Rp 10 juta sebulan, misalnya, bisa saja kehidupan keuangannya lebih ”susah” ketimbang karyawan yang penghasilannya sebesar Rp 5 juta tiap bulan. Kok bisa begitu ? Tentu bisa saja.

Sebab, berapa pun kecilnya penghasilan, selama pengeluaran lebih rendah dari pemasukan, berarti memiliki cash flow positif yang bisa digunakan meningkatkan kekayaan. Kalau berapa pun besar penghasilan, jika pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan, posisi keuangan akan defisit.

Ini berarti sebagian kebutuhan akan dibiayai oleh utang. Sehingga tidak ada sumber dana yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan aset. Yang ada adalah penurunan kekayaan secara bertahap karena aset akan dipergunakan untuk pembayaran utang.

Jadi tingkat kekayaan seseorang tidak diukur dari besarnya penghasilan, tetapi lebih bergantung pada karakter pengelolaan penghasilan. Singkatnya, berapa pun kecilnya penghasilan, tetap dimungkinkan menjadi kaya jika mau dan mampu melakukan inovasi dalam pengelolaan keuangan.

Inovasi keuangan adalah melakukan hal yang berbeda dalam mengelola keuangan. Misal, banyak orang menggunakan kartu kredit untuk berutang. Penggunaan kartu kredit untuk memanfaatkan tenggang pembayaran sehingga Anda bisa menggunakan dana pihak lain, dalam kurun waktu tertentu tanpa biaya apa pun.

Jadi, jika Anda berbelanja pada hari ini dan kemudian melunasinya sebelum jatuh tempo, berarti Anda bisa mendapatkan tambahan cash flow dalam kurun waktu tersebut, yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal.

Bayangkan, jika Anda bisa membeli barang dengan harga ”X”, misalnya, lalu menjualnya kembali dengan harga ”X” plus keuntungan, Anda telah berbisnis tanpa modal dan bahkan memperoleh untung. Dengan kata lain, utang yang digunakan untuk kegiatan produktif merupakan salah satu inovasi keuangan.

Apalagi jika utang itu sendiri diperoleh tanpa biaya apa pun, seperti penggunaan kartu kredit di atas.
Bagaimana jika utang itu menimbulkan biaya bunga ? Tidak masalah. Sepanjang biaya bunga masih lebih rendah dibandingkan keuntungan yang diperoleh, tetap saja Anda tergolong kalangan yang inovatif.

Jadi, ringkasnya, menumbuhkembangkan aset bisa dilakukan tanpa modal. Modal itu diperoleh dari utang. Lalu dipergunakan untuk berbisnis. Dan hasil bisnis itu mampu memberikan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan biaya utang itu sendiri.

Aset produktif
Contoh inovasi keuangan lainnya adalah memiliki sebanyak mungkin aset produktif dibandingkan aset konsumtif. Lihatlah pedagang yang tinggal di sebuah ruko, lantai paling bawah digunakan untuk berdagang, sementara lantai di atasnya digunakan sebagai tempat tinggal ?

Artinya, tempat usaha dan rumah tinggal menjadi satu. Rumah tinggal itu telah menjadi aset produktif yang bisa menghasilkan uang, sebagai tempat berbisnis. Bagaimana dengan Anda ? Boleh jadi Anda memiliki rumah lebih dari satu.

Rumah yang tidak Anda tinggali setiap bulan malah menguras kantong Anda karena mesti membayar biaya listrik, pemeliharaan lainnya dan PBB. Malah kondisi rumah terus merosot karena faktor usia dan sebagainya.

Konkretnya, beberapa rumah yang Anda miliki tidak produktif, tetapi menjadi beban. Oleh karena itu, rumah itu mesti diproduktifkan, dalam arti memberikan penghasilan, misalnya disewakan kepada pihak lain.

Selain rumah, lihatlah berbagai kekayaan yang Anda miliki. Cermati aset itu sebagai aset konsumtif, alat menjaga gengsi belaka, atau memang tergolong produktif. Jika Anda memiliki perhiasan emas yang nilainya meningkat, perhiasan itu tergolong aset produktif yang bisa menambah kekayaan Anda.  Ringkasnya, aset produktif adalah aset yang memiliki nilai investasi. Inovasi keuangan juga bisa dilakukan dengan cara pemilihan investasi yang tepat.

Pengertian investasi yang tepat adalah menyuruh uang ”bekerja” untuk Anda. Jadi, uang menghasilkan uang. Caranya, lakukan investasi aktif. Investasi aktif adalah secara reguler memilih dan mengevaluasi investasi yang telah dilakukan.

Misal dipasar modal, sebagian kalangan membeli saham, memegangnya dalam kurun waktu yang lama, dengan harapan memperoleh dividen dan capital gain. Ini memang tidak salah. Tetapi, dalam kurun waktu itu, bisa saja harga saham yang dipegang mengalami kemerosotan harga.

Kalangan yang memegang saham tersebut boleh jadi tidak peduli atau malah menjualnya karena khawatir harga saham akan semakin merosot. Seorang investor aktif tidak akan bersikap seperti itu. Ia malah akan membeli lagi saham dimaksud pada harga yang lebih rendah.

Karena tujuan memegang saham adalah untuk jangka panjang. Dan ketika harga saham merosot, dilakukan pembelian agar rata-rata biaya pembelian saham menjadi lebih murah. Yang terakhir adalah inovasi keuangan dalam pengelolaan biaya.

Pernahkah Anda mendengar istilah ”must have” vs ”nice to have”? Coba terapkan itu dalam perilaku pengeluaran biaya Anda. Berapa banyak Anda menghabiskan uang untuk membeli barang-barang yang sekadar ”nice to have”?

Boleh jadi seluruh pembelian Anda, terutama pengeluaran harian, akan lebih banyak yang tergolong ”nice to have”. Jika Anda memotong biaya ”nice to have” 50%, akan sangat banyak tabungan yang di peroleh dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan keuangan lain yang lebih produktif. Selamat mencoba. (Andre Wahjudibroto; bahan dari Elvyn G Masassya, Praktisi Keuangan)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
Visitor Counter
free counters
Comment Widgetizer
Foto2 Penghuni Asrama th 50 - 60 an saya kira layak muat. Ayo, kawan siapa menyusul ? Kirimkan foto2 nostalgia dokumentasi anda yang dianggap paling menarik untuk dimuat di web dan Media Alumni iita. Kami tunggu foto2 anda dan tolong sertakan sedikit komentar atas foto2 serta nama2 mereka. (sidharta)
Terima kasih atas komentar anda
FIF

UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Friend Connect
Sahabat kita