Penggerak Ekonomi China Itu Para Jomblo

Penggerak Ekonomi China Itu Para Jomblo(cnbcindonesia.com)- Salah satunya yakni, Angela Wang, single di China, yang tidak ragu menghabiskan uang untuk dua kucingnya. Wang telah menghabiskan 50.000 yuan atau Rp 109 juta (kurs Rp 2.172 / yuan) selama 2 tahun terakhir, untuk makanan, mainan dan perawatan piaraannya akhir pekan sesekali.

 

“Hewan peliharaan saya itu keluarga saya” kata wanita manajer pemasaran di perusahaan ritel mode itu, dikutip South China Morning Post (SCMP), (26/12/2020). Wanita berusia (31) itu pindah ke Chengdu di provinsi Sichuan barat daya sekitar 4 tahun lalu setelah putus dengan pacarnya.

 

Wang bagian dari 240 juta wanita lajang di China tanpa hiasan kehidupan keluarga seperti anak-anak dan hipotek, menurut Kementerian Urusan Sipil. Mereka itu kelompok lajang terbesar secara global, dan jumlah pernikahan merosot ke level terendah dalam 13 tahun 9,47 juta pernikahan pada 2019.

 

Tagar dari orang yang lahir setelah 1990 yang tak ingin menikah membanjiri Weibo dan platform medsos seperti Twitter. Para lajang Tionghoa memanjakan diri dan menikmati belanja kosmetik, mengisi lemari pakaian dan rak sepatunya dengan mode terkini, dan memanjakan diri dengan makanan enak.

 

Menurut perkiraan oleh konsultan Oliver Wyman yang berbasis di New York, bisa dikatakan, para single ini menyumbang sebagian besar penjualan barang-barang konsumen domestik di pasar US$ 6 triliun.

 

Para lajang yang lahir setelah 1990 menghabiskan sebagian besar waktunya untuk fashion dan pakaian, produk perawatan pribadi, serta makanan ringan dan minuman, menurut survei November oleh portal kencan online Zhenai.com dan JD.com.

 

“Lebih banyak dari Generasi Z memilih melajang dan ini jadi fenomena sekarang,” kata mitra pendiri JP Gan yang berbasis di Shanghai, yang investasi sebelumnya termasuk portal video-streaming Bilibili dan portal ulasan makanan Dianping.com. “Tanpa pernikahan atau anak, mereka tidak memiliki beban keuangan besar. Saat mereka tumbuh, ga ada perang atau kemiskinan, mereka menghabiskan uang dengan percaya diri ketimbang menabung.”

 

Menurut laporan Nielsen (Mei-2020), lebih dari separuh lajang di China bersedia bayar lebih untuk produk berkualitas tinggi. Sekitar 52% dari mereka bersedia mengeluarkan uang yang membuat hidup mereka lebih mudah dan nyaman, dibanding hanya 39% di antara pasangan dalam survei.

 

“[Para lajang] kurang mau menabung dan lebih tertarik hidup saat ini. Mereka tak khawatir tentang perencanaan masa depannya. Mereka menghabiskan pengalaman baru dan menyenangkan. Anda akan melihat lebih banyak bisnis yang tertarik dengan kelompok orang ini dan perilaku belanja mereka,” kata Alex Shutter, mitra di Oliver Wyman yang berbasis di Shanghai.

 

Penurunan jumlah pernikahan ini tantangan bagi pembuat kebijakan China yang berusaha mempertahankan konsumsi barang mahal seperti properti, mobil, dan pendidikan. Pada saat yang sama, negara ini menghadapi masalah jumlah penduduk yang menua, sekitar seperempat dari 1,4 mil

 

November 2013, pemerintah mengumumkan keputusan melonggarkan kebijakan satu anak, sebagian  meremajakan angka kelahiran. “Namun, banyak yang tidak menikah atau memiliki anak karena banyak alasan : Melonjaknya biaya membesarkan anak, jam kerja yang panjang dan acara sosial yang kurang”, kata Zhang Zhen, peneliti Pusat Kependudukan dan Studi Kebijakan Pembangunan di Universitas Fudan.

 

“Tidak mungkin untuk mengubah melalui kebijakan perbaikan cepat. Tapi tetap melajang masih bisa berkontribusi pada ekonomi,” papar dia

 

(tas/tas; Lynda Hasibuan;  Bahan dari : https://www.cnbcindonesia.com/market/20201226165644-17-211681/gak-nyangka-motor-penggerak-ekonomi-china-para-jomblo)-FatchurR *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita