logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Vremita perempuan yang bicara 12 bahasa

Vremita perempuan yang bicara 12 bahasa(x.detik.com/detail)-Jika hidup di Marvel Universe, Vremita Desectia Amretasari bisa bikin komunitas bersama Captain Amerika, Tony ‘Iron Man’ Stark, dsb. Vre, (biasa disapa), tak punya cakar baja dan kemampuan sembuh dari luka seperti Wolverine atau kekuatan super ala Captain AS dan Magneto.

 

Kemampuan ‘super’ Vre serupa para superhero Marvel Comics itu hanya menguasai banyak bahasa. Vre tak kalah dari semua superhero Marvel. Vre tak hanya bisa berbicara dalam bahasa Inggris seperti kebanyakan orang. Dia kuasai lebih dari 12 bahasa asing.

 

Ada banyak hal, banyak kejadian, yang jadi pemacu Vre untuk mempelajari bahasa baru. Beberapa tahun silam, Vre menjalin hubungan pertemanan dengan warga Bosnia. Mengetahui minat Vre pada bahasa asing, temannya itu mengajaknya menyanyikan sebuah lagu dalam bahasa Bosnia. Merasa tertantang, Vre lantas mengunggah videonya di YouTube.

 

Sambil mengenakan blus warna biru serta rambut diikat ke belakang, Vre menyanyikan lagu : Bosnom Behar Probeharao yang diciptakan Dino Merlin. Di negara asalnya, Dino Merlin itu penyanyi sekaligus komposer lagu yang pernah menulis lagu kebangsaan pertama Bosnia dan Herzegovina. Tak ada raut keraguan di wajahnya saat menyanyikan lagu itu. Vre bernyanyi lantang.

 

12 jam setelah diunggah, video Vre bikin heboh di Bosnia. Video yang ditonton 95an ribu kali itu mengundang decak kagum warga Bosnia. Akibat keisengannya itu, Vre jadi topik hangat di media2 pemberitaan dari cetak hingga televisi. “Itu merupakan lagu populernya Bosnia yang dinyanyikan saat ada acara olahraga.

 

Mereka heran kok orang jauh bisa ya menyanyikan lagu Bosnia,” Vre, kini (28), menuturkan cerita ini. Dubes Bosnia di Indonesia menyampaikan apresiasinya kepada Vre melalui sambungan telepon. Bahkan dia sempat mengajak Vre bertemu, namun sayang belum kesampaian.

 

Umumnya orang mahir lebih dari 4 bahasa menyandang status sebagai Polyglot. Seorang ahli bahasa asal Inggris, menggunakan istilah Hyperpolyglot untuk Vre yang memiliki kemampuan menguasai bahasa lebih dari 6. Perihal banyaknya jumlah bahasa yang dikuasai masih menjadi perdebatan.

 

Tak ada yang tampak istimewa di keseharian Vre. Yang beda dia pakai waktu luangnya belajar beraneka bahasa. Vre tak melulu pilih bahasa utama dunia yang banyak dipakai orang : Perancis, Italia, Rusia dan Spanyol. Namun Vre juga mempelajari bahasa asing dengan pengguna terbatas seperti Ceko, Yunani, Polandia, sampai Lithuania.

 

Untuk bahasa daerah selain bahasa Jawa, Vre pernah belajar bahasa Toba saat mengikuti program Kuliah Kerja Nyata atau KKN.

 

“Dari banyak bahasa yang aku pelajari, ada yang aktif aku pakai hingga kini. Misalnya Inggris, Denmark atau Perancis. Karena dalam bekerja saya gunakan,” kata Vre yang pernah ikut pertukaran pemuda “Sunburst Youth Camp” di Singapura. Ada bahasa2 yang jarang Vre gunakan dalam aktivitasnya se-hari2. “Seperti Ceko aku belajar otodidak saat (20). Lalu Turki aku ambil kursus usia (16).”

 

Minat Vre mempelajari bahasa asing tumbuh saat ia usia (13). Faktor pendorongnya peran orang tua yang sama2 berprofesi sebagai dosen. Ibunya sebagai dosen antropologi di bidang seni dan ayahnya dosen sastra Inggris. Di perpustakaan rumah, Vre mudah mendapatkan buku2 berbahasa asing.

 

Awalnya Vre tertarik bahasa negara2 Eropa : Rusia dan Italia. Vre belajar bahasa Rusia sambil mendengar lagu dari kaset. Saat itu Vre suka mendengar lagu dari grup musik perempuan Rusia, t.A.T.u. Kadang dia iseng. Lagu favorit Vre yaitu lagu You Raised Me Up yang dibawakan Josh Groban, dia alihbahasakan ke bahasa Perancis dan Italia.

 

Untuk mempelajari bahasa Italia, Vre pernah nekat ikut kuliah bahasa Italia di UGM, Yogya. Saat itu ia masih siswi SMA Negeri 1 Yogya. Berkat kegigihannya, sang dosen, Laura, mengizinkan Vre mengikuti kelasnya. Vre bahkan ikut dalam ujian akhir semester.

 

Lulus SMA, Vre menekuni bahasa dengan ambil jurusan Sastra Perancis Konsentrasi Linguistik di UGM. Padahal ortu Vre ingin  jurusan kedokteran. Vre membuktikan pilihannya tak salah. Dia llulus cum laude. Vre percaya, tak melulu soal bakat yang membuat orang menguasai banyak bahasa.

 

“Saya rasa praktik dan usaha melebihi bakat. Kalau niat, kita pasti berusaha menguasai bahasa itu. Jadi nggak ada yang mustahil,” kata Vre yang sudah menguasai sembilan bahasa asing saat lulus SMA. Tak semua bahasa ia pelajari otodidak. Ada bahasa2 yang ia pelajari di tempat kursus. Seperti bahasa Rusia yang lebih menantang.

 

Bahasa2 yang ia pelajari sendiri, salah satu triknya menguasai bahasa dalam waktu singkat dengan mempelajari bahasa yang memiliki kemiripan atau serumpun. Mempelajari bahasa yang mirip dapat menghemat waktu belajar. Bahasa satu rumpun memiliki karateristik tak jauh beda. Negara bertetangga juga memiliki kemiripan bahasa. Seperti Italia dan Spanyol , sama halnya bahasa Indonesia dan Melayu.

 

“Sebagai orang Indonesia pasti lebih cepat belajar bahasa Melayu dibanding orang AS yang sama sekali tidak tahu stuktur bahasanya. Dengan cara ini kita bisa jadi seorang polyglot cepat,” kata Vre. Berkat kemampuan menguasai banyak bahasa, dia kerap mendapatkan pekerjaan sebagai Liaison Officer untuk sejumlah konferensi UNESCO, ASEAN, dan rapat kementerian.

 

Selain kursus dan otodidak, Vre memanfaatkan keberadaan komunitas belajar bahasa seperti Polyglot Indonesia. Ia bergabung dengan Polyglot Indonesia sejak (2010). Dengan ikut komunitas ini, Vre merasa mampu lebih cepat menguasai bahasa terutama dalam hal percakapan, karena ia memiliki lawan bicara.

 

Suatu kali ia ditantang temannya mempelajari bahasa Persia. Tak butuh waktu lama, dalam 5 jam, Vre bisa berbicara dan memperkenalkan dirinya dalam bahasa Persia. Hasil percakapan monolog itu kembali ia unggah ke YouTube. Banyak yang tak menyangka Vre menguasai percakapan Persia sesingkat itu.

 

“Wow. Kamu bicara bahasa Persia sangat baik hanya dengan latihan 5 jam. Saya yakin kamu akan buat banyak kemajuan jika belajar lebih dalam 5 bulan,” ujar Yusuf penonton di kolom komentar YouTube. (reporter / penulis : Melisa Mailoa; Editor : Sapto Pradityo;  Ilustrasi polyglot, Ilustrasi : Nabil Idrisi ; Bahan dari : https://x.detik.com/detail/intermeso/20180608/Perempuan-yang-Bicara-12-Bahasa/index.php)-FatchurR *

2 Responses to Vremita perempuan yang bicara 12 bahasa

  • Banyak ortu yg inginkan anak2nya sekolah mengejar titel Ir dan Dr di jadoel, yg posisinya mmg menjanjikan. Terbukti dulu yg cepat hasilkan uang ya dua titel ini, tp jaman telah berubah ternyata spt Vre yg ahli bhs, tdk perlu repot2 lamar sana sini utk dpt job.
    Malahan dia yg ditawari banyak job sbg interpreter, praktis ukuran gajihnya berskala intl disertai tunjangan yg menggiurkan, walau tdk disebutkan

  • fatkhurr says:

    Luar biasa kemampuannya. Sangat jauh dengan awak ini

Leave a Reply to Harry Reksosamudrasam Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita