logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Sukses bukanlah kebetulan(3/4)

BNI Life Geger N Maulana(beritasatu.com/figur)- Seri ketiga : Reaksi Anda saat diminta menangani BNI Life?

Prinsipnya, saya selalu profesional, siapa pun pemimpin saya. Saya selalu menjalankan tugas dengan baik dan sungguh2. Kalau ada masalah, kita seyogianya tetap bilang ada masalah, tapi juga berkewajiban mengajukan solusi. Agar, pimpinan merasa terbantu, bukan sebaliknya malah merasa terbebani.

 

Ketika pimpinan itu naik jabatan yang lebih tinggi dan butuh tim yang siap dan mumpuni, dia punya pilihan. Pengalaman saya sebagai ketua due diligence saat rights issue Bank BNI mungkin dianggap memenuhi kreiteria menangani pengembangan BNI Life. Saya merenung dan tidak gembira ketika diminta menangani BNI Life. Dirut BNI, Pak Gatot Suwondo bilang,“Kok, kamu diam saja?”

 

Saya sampaikan saya tidak punya bekal terjun ke industri asuransi karena 20 tahun hanya berkarier di perbankan. Saya sampaikan saya butuh waktu berpikir, tidak bisa putuskan langsung. “Berapa lama?” tanya Pak Gatot. Saya jawab 1-2 bulan. “Terlalu lama. Seminggu saja,” kata Pak Gatot.

 

Pertimbangan Anda hingga akhirnya bersedia memimpin BNI Life?

Nah, ini urusan pribadi. Saya bertekad memilih belajar lagi dan bermanfaat dalam masalah proteksi jiwa atau kesehatan orang. Saya dapat pemahaman asuransi jadi penting dari realitas pensiunan BNI yang tak memiliki bekal cukup dari sisi keuangan dan bermasalah ketika sakit.

 

Saya terinspirasi oleh Surat Yusuf (salah satu surat dalam kitab suci Alquran). Selama kita sejahtera, kita harus menyisihkan sebagian uang untuk masa depan. Jadi, kita perlu perlindungan atau proteksi.

 

Langkah strategis Anda pada awal memimpin BNI Life?

Selain membawa bekal penugasan dari manajemen Bank BNI, saya temui Serikat Pekerja Bank BNI. Saya menampung apa yang diharapkan dan komplain mereka terhadap BNI Life. Sebab, fokus BNI Life saat itu asuransi kesehatan karyawan BNI. Saya makan siang bersama mereka, apa sih komplainnya.

 

Kami catat ada puluhan jenis komplain layanan BNI Life. Utamanya sulitnya klaim asuransi, dan layanan contact center, call center, hingga profesionalitas. Hal2 itu yang segera kami benahi. Kini pelayanan klaim BNI Life jadi tercepat di Indonesia. Call center kami bernahi, dulu 2 nomor, kini 10 nomor layanan.

 

Mengapa dimulai dari Call Centre?

Saya punya pengalaman berkesan oleh hal yang tak mengenakkan. BNI Life pernah di peringkat pertama pemenang tender di Toshiba. Saya hadir bersama tim BNI Life memenuhi permintaan direksi Toshiba dan mempresentasikan produk2 BNI Life. Direksi Toshiba tanya apakah BNI Life punya call center.

 

Saya jawab,“Punya.” Namun, ketika dites,3x ditelepon tak ada yang jawab. Wah, merah muka saya. Kami gugur. Peringkat kedua yang menjadi pemenangnya karena punya call center yang lebih baik. Itu pengalaman yang membuat kami membenahi call center hingga kini menjadi the best di Indonesia.

 

Dari sisi SDM?

Saat awal menangani BNI Life, kami evaluasi posisi2 strategis yang perlu perbaikan. Kami putuskan untuk merekrut karyawan baru. Yang surprise, banyak yang tidak ingin bergabung dengan BNI Life. Kami hanya bisa mendapat karyawan di layer kedua dan ketiga, layer satu tidak mau gabung BNI Life.

 

Ya tidak apa-apa. Kami jalan dan bertekad menunjukkan kinerja dulu. Kondisinya kini jauh berbeda. Kini banyak karyawan BNI Life yang dibajak oleh perusahaan asuransi lain. Itu buah dari program pelatihan di BNI Life. (Totok Subagyo; AB; Sumber: Investor Daily : http://www.beritasatu.com/figur/477135-sukses-itu-bukan-kebetulan.html)-FR *** Bersambung………….

One Response to Sukses bukanlah kebetulan(3/4)

  • Harry Reksosamudraser. says:

    Asuransi hubungan kerjanya lgs kpd end usernya, klo dl PR jd acuannya skrg diperluas jd Call Center, sekali kontak menjangkau keseluruhannya, tinggal pilih department mana yg dituju. End usernya terdiri dr segala unsur lapisan masyarakat dr CEO, DIRECTOR sp Swasta Perorangan. Mana yg lbh effisien, mendapat porsi perhatian publik, umumnya mrk lbh cepaf tahu mana yg lbh cocok dijadikan partner dlm usaha, jelas yg paling effisien akan terpilih, sekali hengkang mungkin beberapa polish akan pindah, jg yg lain2nya bisa terpengaruh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita