Mitos calon pengantin Pohon Bunut

Pohon bunut BaliMitos yang beredar di kalangan warga setempat tentang Bunut Bolong, datang karena pohon raksasa di Desa Manggisari, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Lokasi ini berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari Denpasar. Bunut Bolong sejatinya sebuah pohon raksasa yang bagian bawahnya berlubang sehingga menjadi ruas jalan Jalan alternatif ini yang menghubungkan Jembrana-Buleleng, barat dan utara Bali.

 

bunut-bolong-akar-4Warga menyebutnya Bunut Bolong karena berlubang di tengahnya. Lubang ini bisa dilewati mobil. Bunut Bolong adalah pohon Bunut tua yang tengah akarnya berlubang untuk jalan raya dan bisa dilalui kendaraan. Di sebelahnya ada pura yang peringatan piodalannya sama dengan tugu di Bunut Bolong ini.

 

Karena daya tariknya ini, Bunut Bolong bahkan dimasukkan sebagai salah satu objek wisata oleh Kabupaten Jembrana. Warga setempat juga menjadikannya sebagai salah satu tempat jalan-jalan atau sekadar nongkrong.

 

Objek wisata ini sekitar 11 km dari pasar Desa Pekutatan di jalan raya Denpasar-Gilimanuk Denpasar.

Menuju lokasi Bunut Bolong dari jalan raya provinsi adalah pemandangan hijau penuh pohon kelapa, kemudian pohon kakao dan cengkeh di kawasan perbukitan. Makin menanjak, suhu makin dingin. Kadang terlihat kabut tebal jelang sampai di lokasi pohon Bunut ini.

 

Seperti banyak hal unik lain, ada kisah atau mitos yang menyertai. Sejumlah warga meyakini jalan di bawah pohon ini pantang dilewati calon pengantin. Jika dilewati, pernikahan dikhawatirkan gagal sebelum acara atau setelahnya.

 

bunut-bolong-pengunjung-3Karena itu, misalnya ada sepasang pengantin, mempelai perempuan tinggal di Jembrana dan laki-laki tinggal di Buleleng, maka saat proses menjemput pengantin perempuan, keduanya tidak mau melewati jalan di bawah pohon Bunut ini.

 

Pantangan lain, jalan di bawah pohon tidak diperkenankan untuk rombongan kematian seperti mobil membawa jenazah atau prosesinya. Ini barangkali karena pohon ini dibuatkan tugu di kedua sisi jalannya. Untuk itu, warga setempat membuatkan jalan di samping pohon untuk mereka yang meyakini pantangan-pantangan itu.

 

“Kalau orang pacaran tidak termasuk mitos itu, hanya calon pengantin,” kata perempuan pemilik warung di samping pohon. Warung ini menjadi spot rehat bagi pengunjung untuk makan atau berteduh karena area ini menjadi obyek wisata Kabupaten Jembrana.

 

Selain minuman dingin dan hangat, warung ini juga menyediakan menu enak yakni lontong tahu dan soto ketupat. Satu mangkuknya Rp 5.000, cukup untuk porsi sarapan. Ada sekitar tiga warung lain di sini yang cocok buat nyruput minuman hangat di antara kawasan Bunut Bolong yang dingin dan sering kali berkabut.

 

Tapi, sekali lagi ingat, tak usah sama pacar ya kalau ke sini. Kecuali memang niatnya biar putus. [Foto-foto Anton Muhajir; http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2014/01/10/jangan-ke-bunut-bolong-jika.html]-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita