Mainan lawas(2)-Layangan

2a-layangan unik2a-Layangan : Permainan ini di kenal dari anak hingga dewasa. Mainan ini penuh imajinasi, teknik, dan hal yang mendebarkan. Saat  beradu layangan di udara. Sorak sorai teman lain bergemuruh. Setelah salah satu kalah dan terputus, sekelompok anak ramai lari mengejar layangan putus itu. Mainan ini cikal bakal AEROMODELLING. Keakuratan sudut dan berat kertas, jadi patokan ke stabilan layangan.

 

Permainan ini tak akan mati di segala jaman, walau peminatnya berkurang. Peralatannya sederhana.  Hanya bambu ringan, senar gelasan, serta kertas minyak. Kalau mau praktis, tinggal beli diwarung, total nya cuma Rp500, jaman dulu. Mungkin kini cuma Rp 3000. Kalau yang bagus, dan ukuran besar asik, dimainkan di tepi pantai bersama-sama.

 

2b-Ingkling (bendan)2b-Ingkling (bendan)
Ingkling adalah permainan dengan melompat-lompat menggunakan sebelah kaki dan berhenti dengan tumpuan kedua kaki pada kotak tertentu. Bendan (Ingkling) lebih digemari anak perempuan.

 

Cara bermain: Semua gacuh pemain disimpan di kotak pertama.
Pemain pertama harus melewati kotak pertama menuju kotak berikutnya dengan sebelah kaki. Baru pada bentuk setengah lingkaran atau bagian tengah gambar kapal, kedua kaki boleh menginjak tanah, yang disebut bro.
Setelah itu, menginjak kotak-kotak berikutnya masih sebelah kaki. Setelah berhasil melewati satu putaran, diteruskan ke kotak berikutnya hingga habis. Setiap kotak yang ada gacuh, baik gacuh milik orang yang sedang atau belum bermain, tidak boleh diinjak melainkan harus dilangkahi.

 

Setelah semua kotak berhasil dilalui, gacuh tidak lagi dilempar ke dalam kotak melainkan dimainkan pada tangan. Pertama, gacuh di telapak dilontarkan ke atas lalu jatuh pada posisi telapak tangan terbalik. Dalam posisi gacuh seperti itu, pemain melakukan ingkling pada seluruh kotak gambar.

 

Kedua, gacuh yang berada di balik telapak tangan dilontarkan lagi ke atas dan jatuh pada posisi telapak tangan mengepal. Tepatnya, gacuh jatuh pada kepalan di baian atas telunjuk dan ibu jari atau vertikal. Dalam posisi seperti itu, dia ingkling lagi.

 

Ketiga, dari posisi tadi, gacuh dilontarkan lagi ke atas dan jatuh pada posisi kepalan yang hroizontal. Selanjutnya dia ingkling lagi. Terakhir, gacuh tidak dilontarkan melainkan disimpan di atas kepala. Dalam posisi seperti itu, pemain tidak melakukan ingkling melainkan hanya berjalan menginjak seluruh kotak yang ada.

 

Usai memainkan gacuh di tangan dan di kepala, pemain berhak melemparkan gacuh dalam posisi membelakangi gambar. Gacuh diletakkan di punggung tangan, lalu diayunkan ke atas melewati kepala dengan harapan gacuh jatuh tepat di dalam kotak.

 

Jika berhasil, pada kotak itu dibuat bintang yang menjadi miliknya. Konsekuensi dari binta itu adalah dia bisa melakukan bro atau menginjakkan kedua telapak kaki di kotak tersebut. Pergantian pemain terjadi karena beberapa hal:

(1) pemain tidak berhasil menempatkan gacuh di dalam kotak secara tepat, misalnya tepat pada garis, keluar dari kotak, atau memasuki kotak lain; dan

(2) pemain tidak berhasil melakukan ingkling dengan baik, misalnya menginjak garis atau kaki sebelahnya lagi tidak ditekuk ke atas. Bersambung : ………….. (http://my-undersky.blogspot.com/2011/01/permanian-anak-tempo-dulu-yang-hilang.html)-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita