Mahasiswa FTUI Kembangkan Bata Dari Lumpur Lapindo Dan Limbah Kertas

(edukasi.sindonews.com)-DEPOK; Empat mahasiswa Fakultas Teknik UI (FTUI) berinovasi batu bata ramah lingkungan terbuat dari lumpur Lapindo. Gagasan inovatif ini diberi nama LUSSI (Lapindo Mud for Super Sustainable Brick) tengah diteliti sebagai alternatif pengganti batu bata tanah liat.
Ke-4 mahasiswaFTUI itu adalah Pawestri Cendani (Teknik Sipil 2017), Muhammad (T. Sipil 2017), Luqmanul Irfan (T. Sipil 2017), dan Jilan Athaya (T. Lingkungan 2017), di bawah bimbingan dosen FTUI, Mohammed Ali Berawi.
Formula yang dikreasikan tim ini mendukung keberlangsungan lingkungan hidup. “Berdasar data yang kami terima dari lapangan, setidaknya ada 35.770.000 m3 lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jatim. Di sisi lain, Indonesia memiliki 1.599.000 ton limbah kertas per tahun dan berdampak meningkatnya 470.000 ton CO2,” kata Muhammad, salah satu mahasiswa,  (3/9/2020).
Proses pembuatan batu bata LUSSI pakai substitusi bahan lumpur Lapindo dicampur limbah kertas. “Untuk setiap 100.000 batu bata butuh 66 m3 lumpur dan 66 m3 limbah kertas. Dengan formulasi ini mampu mengurangi sekitar 0,02 ton produksi polusi CO2 untuk setiap 100.000 batu bata yang diproduksi,” ujar Pawestri, mahasiswa lainnya.

 

Selain ramah lingkungan, batu bata LUSSI juga memiliki keunggulan lainnya dibandingkan batu bata tanah liat. “Batu bata LUSSI lebih ramah lingkungan, ringan (910 kg/m³ dibandingkan batu bata biasa 1500 kg/m³ atau beton 950 kg/m³), lebih murah, dan dapat membuka lapangan pekerjaan di daerah Sidoarjo,” tukasnya.
Pemanfaatan lumpur lapindo menjadi langkah yang tepat untuk mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat. Selain itu, kehadiran batu bata LUSSI diharapkan dapat mensubstitusi penggunaan batu bata tanah liat. Bahan baku pembuatan bata tanah liat berasal dari tanah liat yang diperoleh dari penggalian sedalam 2-3 meter.

 

Proses penggalian ini menimbulkan masalah baru, yaitu terjadinya degradasi tanah dan kerusakan lingkungan. “Seperti yang kita ketahui, batu bata tanah liat memanfaatkan sumber daya tidak terbarukan. Maka dengan inovasi batu bata LUSSI diharapkan dapat menjadi material alternatif lain pengganti tanah liat yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, batu bata LUSSI juga dapat menjadi solusi untuk mengatasi bencana lumpur lapindo, dapat mengurangi kerusakan lingkungan, serta menekan produksi limbah kertas di Indonesia. Dengan demikian, kebutuhan batu bata untuk proses pembangunan tetap dapat terpenuhi tanpa harus merusak lingkungan,” kata Jilan, mahasiswa yangn tergabung dalam tim peneliti.
Tim mahasiswa FTUI ini mempresentasikan gagasan inovatifnya berkenaan batu bata ramah lingkungan LUSSI pada ajang The 2nd Trail by VINCI Construction. Ke-empat mahasiswa itu telah mensimulasikan formulasi batu bata LUSSI di hadapan para juri dan berhasil meraih juara 2nd Runner Up Asia.

 

(mpw; R Ratna Purnama; Bahan dari : https://edukasi.sindonews.com/read/153184/211/mahasiswa-ftui-kembangkan-batu-bata-dari-lumpur-lapindo-dan-limbah-kertas-1599124154)-FatchurR *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita