logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Jualan Kue Jadi Fokus Nenek (67) yang Lumpuh

Jualan Kue Jadi Fokus Nenek (67) yang Lumpuh(health.detik.com/true-story)-Jakarta; Nurjannah asal Gunung Putri, Bogor lumpuh sejak 28 tahun lalu tanpa alasan jelas. Demi tetap bertahan hidup, ia lakukan banyak aktivitas, salah satunya berjualan kue kering.

Jualan kue pertama dilakukannya tahun 2006, saat itu ia lumpuh dan suaminya yang membantu. Ketika itu yang beli tetangga, teman2nya dan rekan kerja suaminya. “Pernah bikin terbanyak 300 toples. Suami bantuin, tapi lebih sering si Yani yang bantuin bikin, sampe sekarang,” katanya  menunjuk ke arah putri sulungnya, Yani, yang menguleni adonan nastar, ketika ditemui detikHealth (1/6/18).

 

Setelah suaminya meninggal (2009), ia tak pernah melanjutkan membuat kue lagi. Kini, selang 10an tahun, Nurjannah mencoba kembali menggeluti bisnis kue lebaran. Saat dikunjungi, ia trial kue lebaran bersama putrinya, Yani.

ia sebut belum percaya diri untuk menjualnya, dikarenakan banyak kue lebaran yang beredar dan unik2,  macam2 rasanya, sedangkan ia kekeuh menggunakan resep jadul yang ia suka. Ditambah skillnya membuat kue yang sudah lama tidak ia gunakan lagi nyaris satu dekade.

 

Kebanyakan kue yang ia buat kue yang biasa dijual jelang lebaran, seperti nastar, kaastengel, putri salju, dan kue kacang. Ketika ditanya soal harga, Nurjannah menjawab ragu2 dan sedikit tertawa.

“Ya tergantung. Ada yang 50, ada yang 55. Tapi belum tau pantes atau nggak untuk dijual nih. Padahal udah banyak temen Yani pesen tapi belum kepegang karena belum ada yang bantu,” ujarnya.

“Padahal waktu saya upload di FB, itu banyak temen2 langsung nanyain dan pesen. Tapi belum kebikin karena saya jauh di Jakarta dan di sini Ibu cuma sama Mbak (pengasuh),” timpal Yani, yang bekerja sebagai pemandu wisata di Jakarta.

Selain membuat kue, Nurjannah juga mempelajari kerajinan lain, membuat tas tangan dari manik2, merajut, dan menjahit. Sebagian sudah ia kuasai sebelum lumpuh, dan yang lain ia pelajari untuk tetap beraktivitas selama lumpuh 28 tahun ini. (Frp; Up; Frieda Isyana Outri; Bahan dari : https://health.detik.com/true-story/4050514/berjualan-kue-kini-jadi-fokus-nenek-67-tahun-yang-lumpuh-ini-agar-tetap-aktif)-FatchurR *

One Response to Jualan Kue Jadi Fokus Nenek (67) yang Lumpuh

  • Harry Reksosamudrasam says:

    Ibu Nurjamah yg lumpuh terpaksa tdk melanjutkan jualan kue, krn pd 2009 suaminya wafat, belakangan bikin lg tetapi terbatas tetangganya sj yg dtg beli, disertai bikin pernik2 handycraft yg msh dlm perjoangan. Mmg kehidupan dan penghidupan semua diatur Allah, bg yg tdk mau berjuang bagaimana DIA akan kasih jalan ? Sedang bagi yg berjoang dipastikan ada jalan, mungkin ber kelok2 krn belum waktu
    nya atau bisa langsung josss, hanya Allah Maha Pengatur demi kebaikan buat umatNYA yg setia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita