logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Biskuit Tempe atasi Kelaparan Ciptaan Mahasiswa UB

Biskuit Tempe atasi Kelaparan Ciptaan Mahasiswa UB(merdeka.com/peristiwa)- Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang lolos di kompetisi pangan dunia lewat produk biskuit berbahan tepung ganyong, tempe yang dicampur bekatul. Produk dengan nama Yuki, Yummy Cookie diciptakan mengatasi kelaparan dan malnutrisi.

 

Lima mahasiswa FTP UB berhak maju dalam final kompetisi pangan dunia, The International Union of Food Science and Technology (IUFoST) Product Development Competition 2018 yang akan berlangsung di CIDCO Exhibition Centre, Mumbai India 23-27/10/18.

 

Kelima mahasiswa angkatan 2015 itu : Ngesti Ekaning Asih, Af’idatul Lutfita Shofiatur Rizka, Susi Wardani, Nur Afida Nuzula dan Lusia Kartika Ratri. Karya mereka di bawah bimbingan dosen pendamping Wenny Bekti Sunarharum.

 

“Yuki, Yummy Cookie itu biskuit berbahan dasar tempe, bekatul dan tepung ganyong atau canna edulis yang kaya protein, kalori serta serat,” kata Ngesti Ekaning Asih, Ketua Tim di UB, (8/6). Kebetulan dirinya asal Malang yang akrab dengan tempe. Kendati tempe banyak dijumpai di daerah asal teman2 lain, seperti Trenggalek, Nganjuk dan Blitar.

 

“Kami jadi berpikir mengolah tempe jadi bahan pangan fungsional sesuai tren masa kini” tegasnya. Jika  tempe disajikan dalam bentuk gorengan, kali ini diolah sebagai cookies dengan penambahan tepung ganyong dan bekatul untuk memperkaya nutrisinya. Alasan memilih sajian cookies, karena bentuknya  unik dan praktis dan memperpanjang umur simpan dan tampilan packaging yang lebih menarik.

 

Proses pembuatan Yuki relatif sederhana. Setelah tempe, bekatul dan ganyong mengalami proses pengeringan dan penepungan, tinggal ditambah telur dan bahan lain kemudian diolah seperti pembuatan cookies umumnya.

 

“Yuki cookies kami ini aman bagi penderita autis karena tidak menggunakan terigu sehingga nongluten. Jadi ibaratnya sekali dayung, dua tiga pulau terlampai,” katanya. Selain mengoptimalkan pengolahan komoditas lokal, tempe, ganyong dan bekatul, inovasi ini bermanfaat bagi penderita autis dan malnutrisi serta terutama mengatasi wabah kelaparan dunia. Karena tinggi kandungan kalorinya.

 

Data FAO, kata Ngesti, 124 juta manusia di dunia terancam kelaparan (2017). Selain itu manusia sedunia yang terancam kelaparan naik setiap tahunnya. FAO memperkirakan 19.4 juta penduduk Indonesia kekurangan gizi (2014-2016). “Ini melatari kami anak2 muda yang juga menekuni ilmu pangan di bangku kuliah mencari inovasi atas permasalahan itu”.

 

IUFoST Product Development Competition 2018 itu kompetisi ilmiah dua tahunan tingkat dunia di bidang pengembangan produk pangan. Even ini dimulai 1962 ber-motto Food Science Fighting Hunger. Tahun 2018, tema yang diangkat 25 Billion Meals a Day by 2025 with Healthy, Nutritious Safe and Diverse Food.

Ngesti dkk menyisihkan tiga ribu kontestan lain dari 70 negara dan maju sebagai finalis bersama 8 tim lain dari China, AS, Brazil, India, Uganda, Kenya, United Kingdom dan Perancis. (Ded; Bahan dari :  https://www.merdeka.com/peristiwa/biskuit-tempe-buat-atasi-kelaparan-ciptaan-mahasiswa-ub-lolos-kompetisi-pangan-dunia.html)-FatchurR *

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita