TEMU KANGEN P-81 YG RUAR BIASA
Demikian kalimat yang terlontarkan dalam sambutan seorang mantan bapak guru, disampaikan dalam Reuni P-81 yang diadakan pada 20 Juni 2010 mulai 10.00 WIB itu : ” Hallo hallo hallo ………. hallo halllo halllo ……..Temu Kangen ini sungguh Ruarrrrr Biasa !” Katanya
Benar kawan, dari 220 orang mantan siswa angkatan P-81, telah hadir 135 orang, dan terdeteksi 6 orang in memoriam. Semoga 6 rekan yang telah mendahului kita ini diberikan tempat yang layak disisi NYA.
Dikomandani oleh sang “Kaizar” Ming Liang, yang terkenal amat nakal waktu 26 tahun yang lalu itu (hehehe …… sekarang malahan jadi panutan dan amat ramah serta penampilannya bersahaja), acara Temu Kangen telah berlangsung amat sukses dan amat mengesankan.
Keputusan civitas akademika waktu itu, atas rekomendasi Kasek SMPKMDP Bapak Yakobus alm kepada Kasek SMAKMDP, ML dkk, se-gang, tidak diperkenankan melanjutkan pendidikannya di Mater Dei.! Ya, benar, Mereka tidak diperkenankan lagi bersama MD.
Keputusan ini amat sangat menyakitkan mereka, Lho ….. apa yang sebenarnya telah mereka lakukan ? Menurut saya, itu hanyalah kenakalan anak2 remaja semata yang sedang mencari jati diri. Tidak lebih. Atau mungkin, keputusan tsb justru telah menjadikan titik balik bagi mereka menjadi anak remaja yang kreatif berdedikasi yang akhirnya berhasil menemukan jati dirinya sesuai dengan kehendak NYA?
Temu kangen ini adalah kelanjutan dari reuni mereka di RM Mutiara, Surabaya pada 8 Oktober 2009 yang dihadiri “hanya” 40 orang itu. Berita ini telah dimuat di MA-3 hal 19, “Angkatan A-84 terus melangkah”.
Disini telah terjadi salah persepsi, mereka menggunakan istilah P-84 (bukan A-84 seperti tertulis dalam MA3) yang diartikan sebagai angkatan lulusan SMPKMDP 84. Sedangkan menurut kesepakatan IAMDP, yang dimaksud dengan angkatan adalah tahun masuk, yang berarti pula istilah yang tepat versi IAMDP adalah P-81.
Suatu prestasi yang ruarrrrrr biasa, hanya dalam waktu 8 bulan mereka telah berhasil meningkatkan penemuan rekan2-nya lebih dari 3 kali lipat. Dalam acara yang dimulai dengan polonais disertai dengan jamuan makan malam serta beberapa tarian ala Country itu, mereka sempat pula melaksanakan baktinya terhadap mantan guru dan karyawan SMPKMDP yang datang berseragam atas inisiatif dan sumbangsih para alumni.
Mereka diminta naik ke podium untuk menerima talih asih dari mantan anak2 didiknya. Dan tak lupa pula sang “Kaizar” dkk memberikan kenangan2 berupa parcel kepada IAMDP sebagai ungkapan rasa terima kasih atas kehadiran IAMDP diacara mereka.
Ada yang amat istimewa dan menjadikan acara pertemuan ini menjadi makin ruarrrr biasa. Mantan Kasek mereka Suster Benedicta SPM, yang harus digendong turun naik mobil dan berjalan diatas kursi roda, menyempatkan hadir bersama mereka.
Beliau yang diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan, telah meluncurkan kata demi kata dengan suara perlahan dan bergetar, serta iringan cucuran air mata mengungkapkan keharuannya dari lubuk hati yang paling dalam setelah 26 tahun berpisah.
Dalam keheningan, para alumni berkonsentrasi mendengarkan luapan hati suster. Tanpa terasa linangan air mata beberapa alumni tak terbendung melengkapi suasana yang amat mengharukan dan mengesankan itu.
Beliau menyatakan, sudah 4 – 5 kali diminta untuk hadir dalam acara serupa, baru kali ini beliau menyempatkan hadir. Diakhir kata sambutannya, beliau menyelipkan kata2 : ” Semoga Rahmat Tuhan akan menyerati anda2 sekalian” Amin
Demikian sepintas Reuni P-91 yang ruarrrrr bisa itu. Amat disayangkan saya tidak bisa melanjutkan mengikuti acara sampai selesai karena harus segera kembali ke Surabaya. Untuk ini saya mohon maaf. Kami tunggu reportase lengkap perwakilan P-81, dari awal penelusuran sampai berakhirnya temu kangen tsb untuk artikel web kita dan MA-4. Bravo P-81. Onward no retrea. GBU all. (Sidharta-A61)






Jl. kedungsari 117-119 Surabaya
Telp. (62-31) 5312215-5353183-4
Fax. (62-31) 5312636
Buletin Media Alumni bag. 1, 

