Seputar Reuni A68 di Bremi-(e)

9-A68-Eddy-WaluyatiMengenal manfaat teratai salju

Ada sisi lain dari Reuni A-68 yaitu dokter yang masih ayu ini menyempatkan diri mengukur tensi dan mengukur kadar oksigen darah para alumni serta membawa bibit teratai salju, membrifing teman2 cara membiakkannya serta menjelaskan manfaat barang aneh tersebut

 

Teratai Salju (Sanso Snow Lotus Flower), salah satu tanaman langka yang hanya tumbuh di tempat tertentu (berhawa dingin dan sejuk). Misalnya : Puncak pegunungan, daerah kutub, Cina, Eropa, dan Amerika Utara. Habitat terbesarnya di puncak pegunungan Himalaya.

 

Selain sebagai tanaman hias, dalam kesehatan bermanfaat sebagai penawar penyakit. Di Cina, bunga teratai salju telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional sejak zaman Dinasti Qing dan dikenal dengan sebutan Tian Shan Xue Lian karena mampu tumbuh di udara yang sangat dingin.

 

teratai salju tibet-1A.        Sejarah dikenalnya Ramuan Teratai Salju

Bunga teratai salju ditemukan di bagian utara-selatan pegunungan Tian Shan. Bunga ini dikembangkan biksu Tibet untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gangguan darah lain, serta berbagai penyakit kaitan kehamilan dan menstruasi.

 

Ramuan terataini dikenal dengan xue liana tau kefir. Kisah penyebaran ramuan teratai salju berawal dari professor asal Polandia yang mengidap penyakit kanker liver. Sewaktu di Tibet ia meminum ramuan ini dari biksu selama 18 bulan, dan akhirnya sembuh.

 

Ia tertarik dengan tanaman itu dan bermaksud membawa ke negaranya. Biksu itu memperkenankan dengan syarat, tidak untuk diperjualbelikan atau minta imbalan berbentuk apa pun dari ramuan ini. Dia hanya diperbolehkan untuk berbagi dengan orang lain yang membutuhkan tanpa pamrih apa pun.

 

B.        Manfaat Ramuan Teratai Salju

a.    Menurunkan kadar kolesterol;

b.    Mencegah dan membantu penyembuhan penyakit jantung, lever, asam urat, ginjal, wasir/ambeien, vertigo/migrain, paru-paru, diabetes, dan lain-lain;

c.    Memperbaiki fungsi metabolisme tubuh;

d.    Memperbaiki fungsi hati, limpa, dan pancreas;

 

e.    Membantu menghancurkan batu empedu;

f.      Menghasilkan antitoksin untuk menetralisir racun-racun dalam tubuh;

g.    Mengatasi tekanan darah tinggi;

h.    Meningkatkan fungsi kerja ginjal dan kantong kemih;

 

i.      Meningkatkan stamina dan mengurangi stres;

j.      Membantu penyerapan zat-zat gizi;

k.    Membantu menghentikan pendarahan;

l.      Membantu mengatasi gangguan impotensi dan lemah syahwat;

 

m.  Membantu mengatasi gangguan persendian seperti rematik;

n.    Memelihara kesehatan saluran usus dari keberadaan zat racun dan bakteri pathogen;

o.    Menetralisir efek samping dari penggunaan antibiotic, terutama bagi pasien yang sering mengkonsumsi antibiotik;

 

p.    Meringankan kondisi gangguan infeksi lambung dan usus atau gastroenteritis akut;

q.    Meringankan gejala alergi, khususnya terhadap anak-anak;

r.      Mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh virus;

s.    Mencegah penyebaran penyakit kanker;

 

10-A68-Wiwiek suamit.      Membantu menghilangkan flek-flek di wajah;

u.    Membantu kesulitan tidur bagi penderita insomnia (susah tidur);

v.    Memperlambat pembentukan lemak di jaringan tubuh;

w.   Menghilangkan efek biduran atau gatal-gatal akibat mengkonsumsi alcohol;

x.    Membantu penyembuhan penyakit pernapasan, demam, dan panas dalam.

 

Ramuan kuntum teratai salju tidak mengandung bahan kimiawi, melainkan zat yang dibutuhkan organ tubuh manusia. Fermentasi kuntum teratai salju menjadikan enzim laktase dan bakteri asam laktat aktif menjaga kondisi tubuh kita, memperkuat daya tahan tubuh, sehingga tubuh tetap prima.

 

C.        Pembuatan Ramuan Teratai Salju

Bahan:

1 gelas teratai salju, 750 cc air matang (suhu kamar), 250 gram gula aren

 

Alat:

Baskom plastik, Saringan plastik, Sendok plastik/kayu, Toples plastik/kaca, botol kaca (Semua peralatan jangan mengandung unsur logam)

 

Cara Membuat:

1.       250 g gula aren dicairkan dengan 750 cc air matang;

2.       Saring air gula aren ke dalam toples;

3.       Masukkan bibit teratai salju ke dalam toples yang berisi saringan air gula aren;

4.       Tutup toples tetapi jangan terlalu rapat;

 

5.       Catat tanggan dan jam pembuatan ramuan ini;

6.       Letakkan toples di tempat yang kering dan jauh dari sinar matahari;

7.       Hari ke-3 (misal dibuat Sabtu jam 8 pagi, maka dibuka hari Selasa jam 8 pagi) buka tutup toples;

8.       Saring air pertama hasil fermentasi teratai salju lalu masukkan ke dalam botol kaca (air ini untuk diminum);

 

9.       Bilas bibit teratai salju hingga 3 kali, jangan diaduk menggunakan tangan. Air bilasan dapat digunakan untuk penyembuhan/perawatan tubuh bagian luar;

10.   Bibit teratai salju yang telah dibilas disimpan dalam wadah plastik kedap udara dan simpan dalam kulkas (jangan di freezer).

 

D.        Dosis dan Anjuran Konsumsi

a.       Minum 1/3 atau ½ sloki, bila cocok dapat ditingkatkan menjadi 1 sloki;

b.       Diminum sebelum tidur, untuk penderita sakit mag/lambung minum sesudah makan;

c.       Minum selama 20 hari berturut-turut lalu berhenti 5-10 hari (untuk mencegah anti imun(kebal) terhadap ramuan ini), kemudian diulangi lagi;

 

d.       Untuk perawatan bagian luar tubuh, misalnya jerawat, gunakan kapas dan rendam kapas dengan air bilasan dan kompres pada bagian yang ingin disembuhkan selama 15 menit;

e.       Tidak cocok untuk wanita hamil, namun dapat diminum setelah 3 bulan persalinan;

f.        Jika kita mengkonsumsi umbi-umbian, maka ramuan boleh diminum 4 jam sesudahnya;

 

g.       Untuk penderita jantung koroner dan asma, ramuan harus diencerkan terlebih dahulu;

h.       Minuman ini dapat dikonsumsi lebih dari sekali sehari;

i.         Minuman ini menimbulkan efek “panas” pada sebagian orang, oleh karenanya dianjurkan minum banyak air putih. (Mimik Astuti dr; Sumber: tjoretan-akoe.blogspot.com, ayahuasca-wasi.com dan http://dodolan-berkah.blogspot.com/2013/08/apa-untuk-apa-teratai-salju-saussurea.html)-Aguk

 

Catatan : Ceritera tentang reuni ini masih bersambung lho, ikuti terus aja bagi yang penasaran………………

One Response to Seputar Reuni A68 di Bremi-(e)

  • GoHwieKhing King Gaudi D50-A60 says:

    Kalau saya sih penasaran kapan bisa jumpa dengan Bu Dokter MIMIEK ASTUTI ini. Setelah sekian pulh tahun saya jumpa kangenan HARSONO, TINGOK juga sudah, EDI juga sudah Drg ANI pun sudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita