logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

(Sampah)-Pembangkit Listrik dan pencemarannya(2/2)

2-Menambah sampah untuk teknologi

Sampah menjadi persoalan seius dan merugikan maasyarakat (kita) jika tidak diantisipasi dan dikelola ddengaan baik. Yuk ikuti lanjutan tentang PLTS dan pencemarannya dari bbc.com/Indonesia berikut ini :

 

Masalah lain yang juga disoroti dalam perpres itu penyebutan teknologi thermal atau incinerator secara khusus di perpres, meski ada kemungkinan penggunaan teknologi lain mengubah sampah jadi energi.

Soalnya, penggunaan metode incinerator memunculkan masalah baru, yaitu soal pasokan sampah yang akan dibakar.

 

Seperti Jakarta dengan volume sampah 6500 ton/hari tentu tak akan sulit memenuhi kuota minimum 1.000 ton per hari untuk dibakar di incinerator. Tapi Solo dengan volume 260 ton/hari akan kesulitan memenuhi kuota sehingga bukan mengolah atau mengurangi sampah namun justru pemerintah akan berusaha menambah sampah memenuhi kebutuhan incinerator.

 

Direktur WALHI, Nur Hidayati, menilai pembangunan PLTS di 7 kota ini seolah dilihat cara instan menghilangkan sampah di ujung masalah. Padahal masalah sampah perkotaan harus ditangani sejak dari awal, sebelum muncul sampah, yaitu meminimalisir jumlah sampah ke tempat pembuangan akhir.

 

“Pemerintah harus serius, tidak bisa sepotong2, harus ditarik ke pangkalnya, misal proses produksi tidak berbahan beracun. Kalau masuk ke industri yang makanan atau kemasannya, ada aturan kemasan, misal nggak boleh pakai plastik, kemasan harus digunakan kembali. Kalau menghilangkan atau mengatasi sampah, pemerintah harus mau ber-susah2” kata Nur Hidayati.

 

Teknologi canggih

Meski PLTS selesai 2018, orang2 di sekitar Bantargebang dan berprofesi  pemulung plastik keberatan pada rencana pendirian PLTSa ini. Yayas, keberatan metode pembakaran. “Nanti pemulungnya cari apa? Kan pemulungnya cari ginian (menunjuk gelas plastik bekas)”. Keberatan aktivis lingkungan ini ditepis R Sudirman, Direktur Pengelolaan Sampah Kemen-LHK.

 

“Membakar yang tidak ramah lingkungan dilarang, tapi setelah diproses 3R (reduce, reuse, recycle) itu boleh, asal memenuhi kaidah2 lingkungan yang benar. Asal menghasilkan energi, kalau dibakar aja tidak menghasilkan energi ya nggak boleh” katanya. Teknologi serupa dipakai di Jepang, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Dijamin Keamanan proyek PLTSa serta teknologi yang digunakan.

 

“Teknologi ecek2, itu masalah, kalau tekno tinggi, Jepang, Jerman, bagus. Nanti ada monitoring terkait emisi, monitoring kebauan, ada dokumen AMDAL-nya, ditempatkan di tata ruang yang benar”. (Isyaana Artharini); Tamat………

 

Monggo lengkapnya klik aja :  (http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160610_majalah_sampah)-FatchurR

One Response to (Sampah)-Pembangkit Listrik dan pencemarannya(2/2)

  • Harry Reksosanudra says:

    Mengenai quota yg hrs 1000 ton hakekatnya msh ada jalan keluarnya, bisa diatur PLTSa nya ditempatkan diantara beberapa kota, shg bisa dicapai dg biaya ringan
    Toh pembuangan ke TPA disetiap kotanya pasti ada, jd tinggal menambalnya sj, jg dlm estimasi akhir kan nilai/harga sampah tetap diperhitungkan, hal tehnis ini urusan rutin bisa ada solusinya dg berbagai cara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita