logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Pengendalian penyakit Alpukat

Pohon Alpukat-Ribuan Ulat(petanihebat.com)-Terbetik kabar bahwa pohon Alpukat yang tumbuh dihalaman rumah seorang Alumni kita terserang Ulat, yang jumlahnya banyak sekali. Agar yang lain juga bertambah wawasannya, berikut Redaktur menyajikan ulasannya :

 

Serangan hama dan penyakit dapat menyebabkan kematian pada tanaman alpukat. Untuk itu perlu diketahui jenis hama dan penyakit pada tanaman alpukat dan bagaimana cara pengendaliannya.

 

A-Hama

Hama merupakan binatang yang mengganggu dan merugikan tanaman. Jenisnya ber-macam2. Berikut ini hama yang menyerang pada tanaman alpukat.

 

1-Ulat Kipat

Pohon Alpukat-DaunnyagundulUlat kipat (Cricula trisfenestrata Helf), ini bertubuh warna hitam dengan bercak2 putih, kepala dan ekor warna merah serta tubuh dipenuhi rambut putih. Gejala serangan ulat ini daun2 alpukat tidak utuh dan terdapat bekas gigitan.

 

Pada serangan hebat, daun dapat habis sama sekali tapi tanaman tidak mati. Terlihat kepompong yang bergelantungan. Umumnya masyarakat tidak memberantasnya karena setelah terjadi serangan, tanaman akan berbunga dan berbuah lebat.

 

2-Kutu Dompolan Putih

Hama ini bertubuh elips, warna coklat kekuningan sampai merah oranye, tertutup tepung putih, ukuran nya 3 mm. Gejalanya pertumbuhan tanaman alpukat terhambat dan kurus. Tunas muda, batang, tangkai bunga, tangkai buah, dan buah yang terserang terlihat pucat dan lama2 kering. Pengandaliannya dapat disemprot  insektisida yang mengandung bahan aktif formotion, monokrotofos, dimetoat atau karbaril.

 

3-Kumbang bubuk Cabang

Kumbang ini (Xyleborus coffeae Wurth) lebih menyukai tanaman kopi. Tubuhnya warna coklat tua dan berukuran 1,5mm. Gejalanya tanaman alpukat terdapat lubang menyerupai terowongan pada cabang atau ranting. Pada dinding berlubang tadi terkadang ditumbuhi cendawan Ambrosia terowongan atau lubang tadi dapat semakin besar sehingga makanan tidak tersalurkan ke daun.

 

Anti insektisida dan pompa penyemprotDaun jadi layu dan cabang atau ranting mati. Pengendaliannya cabang yang terserang dipangkas dan dibakar. Dapat juga disemprot insektisida berbahan aktif asetat atau diazinon yang terkandung dalam ortheme 75 SP dengan dosis pemberian 0,5-0,8 g/l dan Diazinon 60 Ec dengan dosis 1-2 cc/l. Cara pengendaliannya selain di semprotkan dapat juga disuntikkan ke lubang tadi.

 

4-Tungau bercak dua

Hama tungau ini disebut bercak dua karena pada punggungnya terdapat dua bercak hitam yang meluas ke perut bila telah tua. Tungau betina atau tungau jantan berwarna dasar tubuh hijau kekuningan. Gejala pada permukaan daun terdapat bintik2 kuning yang berubah menjadi merah tua seperti karat.

 

Di bawah permukaan daun tampak anyaman benang halus. Serangan yang hebat menyebabkan daun  layu dan rontok. Pengendaliannya dapat di semprot dengan akarisida yang berbahan aktif antara lain dikofol, binapakril, dan tetradifon.

 

B-Penyakit (Penyakit alpukat yang disebabkan oleh virus dan bakteri, antara lain :

 

1-Bercak daun atau bercak coklat

Penyebabnya jamur Cercospora purpurea, warna gelap dan menyukai tempat lembab. Gejalanya bercak coklat muda dengan tepi coklat tua dipermukaan daun. Bercak ini ukuran 1mm, ber-sudut2 atau bila bersatu diameternya 1,5cm. Bagian lain yang diserang buah alpukat. Pengendalianya menyemprotkan fungisida Masalgin 50 WP yang mengandung benomyl, dosisnya 1-2 g/l ; Cupravit OB 21 dosis 4 g/l.

 

2-Busuk akar dan kanker batang

Penyebabnya jamur Phytophthoro. Jamur ini hidup saprofit di tanah mengandung bahan organik, sukai tanah basah dengan drainase jelek. Gejala tanaman yang di serang, akar dan batang. Tanaman yang terserang akarnya busuk. Tunas2 tak tumbuh, daun yang baru tumbuh ukurannya lebih kecil, warna hijau kekuningan. Pengendalian drainase yang baik, membongkar tanaman itu  mengganti tanaman lain.

 

3-Buah busuk

Penyakit ini disebabkan jamur Botryodiplodia theobromae Pat. Jamur ini menyerang bila ada luka pada permukaan buah. Bagian yang pertama diserang, ujung tangkai buah dengan tanda bercak coklat yang tidak teratur.

 

Pengendaliannya dengan mengoleskan bubur Bordeaux atau menyemprotkan fungisida volimex 80 WP yang berbahan aktif zineb dan dosis pemberian 2-2,5 g/l. (Ihsan; Ihsan; Bahan dari :  https://www.petanihebat.com/pengendalian-hama-dan-penyakit-alpukat/)-FatchurR

 

Catatan :

Dengan bantuan tenaga profesional dan dipandu petugas Dinas Pertanian serta dengan alat : 500 ml Anti insektisida : Dursban, maka ribuan ulat tersebut, bertekuk lutut, mengering dan mati. (FR)

One Response to Pengendalian penyakit Alpukat

  • Harry Reksosamudro says:

    Perawatan dan perhatian atas tanaman dikebun, perlu dilskukan secara rutin, agar sedini mungkin diatasi adanya serangan hama berupa serangga/jamur.
    Shg kesehatan & keasrian tanaman jd bagus, adanya jamur tetap bisa mengganggu kesehatan manusia, melalui spora yg terbawa angin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita