ratusan bunga mekar bersama

Tren Kanker Rahim Meningkat (republika.co.id)-JAKARTA; Kemajuan di dunia kedokteran membuat insidensi ber-jenis2 kanker cenderung menurun, setidaknya di negara2 maju seperti AS. Tapi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengungkapkan bahwa kasus kanker rahim justru mengalami peningkatan.

 

“Kanker rahimini salah satu dari sedikit kanker dengan peningkatan insidensi dan kematian di AS” ungkap laporan CDC seperti dilansir Fox News.

 

CDC mengungkapkan kanker rahim itu jenis kanker terbanyak ke-4 yang terjadi pada kelompok perempuan di AS. Selain itu, kanker rahim juga menjadi salah satu penybab kematian tertinggi akibat kanker pada perempuan AS.

 

Menurut CDC, kanker rahim menyebabkan lebih dari 10.700 kematian pada 2016 di Amerika Serikat. Sedangkan di tahun sebelumnya, CDC mencatat ada lebih dari 50 ribu kasus baru.

 

Angka kematian kasus kanker rahim berkaitan dengan ras minoritas di AS. Secara umum, angka kematian kanker rahim pada kelompok perempuan hispanik, non hispanik berkulit putih dan kelompok2 lain : 4-5 kematian per 100 ribu.

 

Pada kelompok perempuan berkulit hitam, angka kematian ini melonjak 2x lipat jadi 9 kematian per 100 ribu. Tim peneliti menilai rasio kematian yang lebih tinggi pada perempuan berkulit hitam dikarenakan penyakit kanker rahim pada kelompok ini cenderung terlambat terdiagnosis.

 

Peningkatan insidensi kanker rahim juga cenderung lebih tinggi pada beberapa kelompok rasial minoritas. Meski begitu, kejadian kanker rahim secara umum mengalami peningkatan pada semua kelompok rasial.

 

Dalam 1999-2015, kejadian kanker rahim mengalami peningkatan 12%. Peningkatan angka kematian kanker rahim 21%. Ahli meyakini peningkatan ini berkaitan dengan peningkatan prevalensi kegemukan dan obesitas sejak 1980-an.

 

Hingga saat ini, peneliti belum menemukan penjelasan mengenai keterkaitan antara kegemukan dan obesitas dengan kanker rahim. Akan tetapi, beragam penelitian terus menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara obesitas dan kanker.

 

Obesitas jadi masalah di AS dengan prevalensi obesitas hampir 70% pada orang dewasa usia (20) ke atas. Selain itu, perempuan kegemukan diketahui 2-4x lebih berisiko terhadap kanker endometrium. Menurut CDC, kanker endometrium merupakan jenis kanker rahim yang paling banyak terjadi.

 

CDC mengindikasikan peningkatan kasus obesitas diikuti peningkatan kejadian kanker rahim. Berdasar ini, CDC merekomendasikan para dokter dan tenaga kesehatan profesional untuk mendorong gaya hidup sehat dan OR pada perempuan. Di sisi lain perempuan perlu tahu gejala awal dari kanker rahim.

 

Gejala umum kanker rahim itu pendarahan vagina yang tak normal. Gejala ini dialami 90% pasien kanker rahim. Pendarahan tak normal ini bisa terjadi di luar waktu menstruasi, setelah melakukan hubungan seksual atau setelah memasuki masa menopause.

 

Perempuan perlu memeriksakan diri ke dokter bila mendapati gejala ini. (Red: Indira Rezkisari ; Antara dan Bahan dari : https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/19/01/08/pl029k328-tren-kanker-rahim-meningkat-obesitas-penyebabnya)-FatchurR *

One Response to Tren Kanker Rahim Meningkat

  • Dari seminar kanker Servik yg pernah data ikuti, suami juga pegang peranan timbulnya kanker Servik ini. Khususnya faktor kebersihan “milik suami” patut mendapatkan perhatian cuci yg bersih sebelum dipakai.

Leave a Reply to Sidharta Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
alamo
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar