logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Mengenal Penyakit Herpes Genital

gejala awal penyakit herpes genital(Klikdokter.com/penyakit)-Pengertian

Herpes genita, infeksi menular seksual disebabkan virus herpes simplex (HSV). Cara utama penyebaran virus ini melalui kontak seksual. Pertama kali terinfeksi, virus menetap secara dorman di tubuh dan dapat terjadi reaktivasi hingga beberapa kali setahun.

 

Herpes Genital menyebabkan nyeri, rasa gatal, dan luka pada daerah genital. Seseorang yang terinfeksi kadang tidak menunjukkan tanda dan gejala. Bila seseorang terinfeksi, infeksi itu dapat ditularkan walau tidak ada luka yang tampak.

 

Penyebab

Virus ini memiliki dua tipe, yakni:

1-HSV tipe 1, tipe umumnya menyebabkan luka atau lecet di sekitar mulut. HSV tipe 1 umumnya menular melalui kontak kulit, walau dapat menyebar ke daerah genital saat melakukan oral seks.

2-HSV tipe 2, tipe ini menyebabkan herpes genital. Virus menular melalui kontak seksual dan kontak kulit. HSV tipe 2 umum ditemui dan sangat menular, walau seseorang tidak memiliki luka terbuka.

 

Kedua tipe ini menular dan bisa pindah dari satu orang ke orang lain melalui kontak langsung. Herpes genital ditularkan via hubungan seksual (vaginal, anal, atau oral) dengan yang terinfeksi. Walau seseorang dengan herpes genital tak menunjukkan gejala, mereka tetap dapat menular.

 

Gejala

Sebagian besar individu yang terinfeksi HSV tidak tahu status infeksi mereka, karena umumnya tidak menunjukkan gejala atau hanya ada gejala ringan saja. Bila ada tanda dan gejala, hal itu umumnya timbul 2–12 hari setelah ekspos terhadap virus. Tanda dari Herpes Genital dapat mencakup:

 

a-Rasa gatal / nyeri, yang dialami pada area di sekitar genital.

b-Bintik merah kecil / lecet putih, yang timbul beberapa hari hingga beberapa minggu setelah terinfeksi.

c-Luka pada genital, yang menyebabkan kesulitan untuk berkemih.

d-Keropeng, yang disebabkan krusta dari kulit ketika luka memasuki fase penyembuhan.

 

Saat keluhan pertama, dapat disertai gejala serupa flu, seperti nyeri kepala, badan pegal, dan demam. Luka dapat timbul saat seseorang terinfeksi, dan virus dapat ditularkan bila seseorang menyentuh luka itu lalu menggaruk atau menggosokkan tangan ke bagian tubuh lain, termasuk mata.

 

Pria-wanita dapat mengalami luka pada bokong, paha, anus, mulut, dan uretra (saluran yang dilalui urine dari kandung kemih saat proses berkemih). Wanita dapat mengalami luka di sekitar vagina, genitalia eksternal, dan serviks. Pria dapat mengalami luka pada penis dan skrotum.

 

Diagnosis

Mendiagnosis herpes genital umumnya dilakukan berdasar wawancara medis, pemeriksaan fisis langsung, dan pemeriksaan penunjang tertentu. Pemeriksaan2 yang dapat dilakukan mencakup:

 

1-Kultur virus, dengan cara mengambil sampel jaringan atau bagian kecil dari luka untuk diamati lebih seksama di laboratorium.

2-Polymerase Chain Reaction (PCR), proses untuk menyalin Deoxyribonucleic Acid (DNA) seseorang (molekul yang mengandung informasi genetik tubuh) dari darah, jaringan luka, atau cairan tulang belakang. Dari DNA ini bisa dilihat ada tidaknya HSV dan tipe HSV. Pemerikaan darah, untuk mengamati antibodi terhadap HSV dan mendeteksi adanya infeksi herpes pada masa lalu.

 

Pengobatan

Penanganan penyakit ini bergantung apakah infeksinya dialami pertama atau infeksi berulang. Penanganan umumnya menggunakan obat antivirus yang diresepkan dokter, dengan tujuan:

 

1-Mempercepat proses penyembuhan luka saat tanda dan gejala pertama kali timbul.

2-Mengurangi derajat keparahan dan durasi dari keluhan.

3-Mengurangi frekuensi rekurensi dari penyakit.

4-Meminimalkan kemungkinan untuk menularkan virus ke individu lain.

 

Ada jenis2 obat antivirus yang diresepkan dokter, termasuk asiklovir, famsiklovir, atau valasiklovir.

 

Pencegahan

Hal2 yang dapat dilakukan mencegah penyakit Herpes Genital atau menangani dini adalah:

1-Menggunakan kondom saat berhubungan seksual jika tak diketahui status infeksi menular seksualnya.

2-Memeriksa berkala status infeksi menular seksual bagi yang berhubungan  lebih dari satu pasangan. (Ojok sampek rek)

 

3-Berkonsultasi ke dokter bila mengalami tanda dan gejala dari infeksi menular seksual.

4-Menghindari berciuman bila Anda atau pasangan Anda memiliki luka pada daerah sekitar mulut. (Harry Rekso Samudro-A61; sumber dan Bahan dari :  https://www.klikdokter.com/penyakit/herpes-genital?gclid=CjwKCAjw8r_XBRBkEiwAjWGLlOHAbrUI7-O4NCk3kzNm9AJaZxJGOcmr5qm4cON1KKSu7nbNBE3wmxoCA8MQAvD_BwE)-FatchurR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita