logo-FIFGROUP-vertical logo-FIFASTRA-vertical logo-SPEKTRA-vertical

Langsung Tidur Setelah Makan Pencernaan Bisa Bermasalah

Langsung Tidur Setelah Makan Pencernaan Bisa Bermasalah(lifestyle.kompas.com)-Sangat manusiawi saat kita ingin tidur setelah makan, terlebih jika porsi yang dikonsumsi cukup besar. Ketika pencernaan bekerja, tubuh akan mengantuk sehingga posisi berbaring atau tidur setelah makan itu menggoda.

 

Namun jika dibiarkan, bisa menimbulkan gangguan  pencernaan. Apalagi banyak jenis makanan yang mengandung serotonin dan melatonin, hormon yang membuat seseorang mengantuk. Dalam jangka panjang, kebiasaan tidur setelah makan bisa mengganggu siklus alami tubuh.

 

Tidur setelah makan itu nyaman pada awalnya. Ingat, proses pencernaan hanya bekerja optimal ketika kita duduk tegak sehingga jalannya makanan terbantu oleh gravitasi. Tidur setelah makan  mengganggu proses cerna dan menyebabkan banyak masalah lain, seperti:

 

1-Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penderita GERD pasti tahu rasanya ketika asam lambung naik ke kerongkongan hingga menimbulkan sensasi terbakar. Dada juga bisa terasa sesak dan muncul rasa pahit di mulut. Apabila kebiasaan tidur setelah makan dibiarkan, maka GERD bisa menjadi semakin parah.

 

2-Insomnia

Jika kita berharap bisa langsung istirahat setelah menghabiskan sepiring nasi/makan camilan tertentu, harapan itu bisa pupus. Contohnya kandungan kafein dalam kopi, teh, minuman bersoda, minuman berenergi, hingga cokelat bisa memicu insomnia ketika dikonsumsi berdekatan dengan waktu tidur.

 

Tak hanya itu, konsumsi jenis makanan dan minuman di atas juga memperbesar keinginan untuk buang air kecil. Dalam jangka panjang, masalah yang bisa terjadi disebut disruptive nocturia yaitu keinginan untuk buang air kecil terus-menerus saat malam hari.

 

3-Kualitas tidur buruk

Kebiasaan tidur setelah makan juga menyebabkan mimpi buruk dan merusak mutu tidur. Makanan berlemak dan minuman seperti kopi dan alkohol membuat kita terbangun di tengah malam bahkan bermimpi buruk. Hal ini karena makan sebelum tidur meningkatkan metabolisme tubuh. Risikonya, otak menjadi lebih aktif dan memicu munculnya mimpi buruk yang terasa nyata.

 

4-Berat badan naik

Kebiasaan tidur setelah makan membuat proses cerna terhambat dan memicu naiknya berat badan. Penelitian dari Nutrition Research (2014) menunjukkan orang dewasa yang makan larut malam berisiko mengalami kenaikan berat badan karena tingginya asupan kalori.

 

Masih dari penelitian serupa, di tahun 2019 ini ditemukan remaja yang kerap makan dekat waktu tidur ber-indeks massa tubuh lebih tinggi. Tak hanya itu, ukuran pinggul mereka cenderung lebih besar.

 

Waktu ideal makan sebelum tidur

Tidak ada yang salah dengan makan atau sekadar mengonsumsi camilan di malam hari. Hanya, kita perlu pintar mengatur waktunya. Idealnya, beri jarak antara 2-3 jam sejak makan hingga waktu tidur. Ini berlaku untuk camilan juga, bukan hanya makan malam berat saja.

 

Jika lapar dan ingin makan saat larut malam, pilih camilan yang mudah dicerna seperti buah-buahan, makanan rendah kalori seperti edamame, dan hindari makanan berlemak. Makanan berat seperti burger dan pizza hanya menambah beban kerja pencernaan kita.

 

Makanan menentukan kualitas tidur

Bukan hanya perkara kapan waktu yang tepat untuk makan sebelum tidur, namun jenis makanan dan minuman yang masuk ke tubuh saat larut malam harus diperhatikan. Ada beberapa makanan yang substansinya dapat mengganggu atau justru meningkatkan kualitas tidur.

 

Meminum segelas susu hangat bagi banyak orang membuat tubuh rileks dan bisa tidur lebih lelap. Namun makanan yang terlalu berat dan sulit dicerna membuat pencernaan harus bekerja keras dua kali lipat. Ditambah dengan kebiasaan tidur setelah makan, yang terjadi justru rasa tidak nyaman di perut. Mengonsumsi cokelat, peppermint, dan alkohol bisa memperburuk hal itu.

 

Kita bisa praktikkan “aturan 15 menit” saat muncul rasa ingin makan di malam hari. Kadang, keinginan untuk makan camilan bukan kebutuhan fisik, tapi emosi dan psikis saja. Coba minum air dan alihkan fokus dengan melakukan hal lain seperti membaca buku atau mendengarkan musik. Bisa saja, rasa ingin makan itu hanya muncul sebagai imbas emosi tertentu seperti rasa bosan, stres, atau bahkan sedih.

 

Jadi, jika ingin menghindari masalah pencernaan dan menjaga kualitas tidur, sebaiknya makan malam, dan camilan malam dikonsumsi beberapa jam sebelumnya. Pasti tubuh akan berterima kasih atas kedisiplinan meninggalkan kebiasaan tidur setelah makan.

 

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul “Langsung Tidur Setelah Makan? Pencernaan Bisa Bermasalah Lho”, Editor : Wisnubrata;  https://lifestyle.kompas.com/read/2019/10/22/161654120/langsung-tidur-setelah-makan-pencernaan-bisa-bermasalah-lho)-FatchurR *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita