Kesalahpahaman Dan Mitos Tentang Kanker

(alodokter.com)-Kanker penyakit yang paling ditakuti. Pembicaraan penyebab kanker, pengobatan dan langkah pencegahan penyakit ini jadi topik hangat. Namun banyak Mitos teentang Kanker yang dipercaya masyarakat

 

Kanker terjadi ketika sel abnormal tubuh berkembang biak tak terkendali. Akibatnya, jumlah sel makin banyak dan mengganggu jaringan atau organ di sekitarnya. Hingga kini, belum diketahui  penyebab pasti penyakit Kanker. Hasil riset menunjukkan peningkatan risiko kena kanker berkaitan gaya hidup kurang sehat, faktor keturunan, atau penyakit tertentu, seperti obesitas.

 

Hingga kini, para ahli terus mempelajari kanker lebih lanjut guna mengembangkan pengobatan yang paling efektif dan menentukan langkah pencegahannya.

 

Mitos Kanker yang banyak beredar

Meski banyak hal seputar kanker yang belum diketahui, para ahli telah menemukan cukup bukti ilmiah terkait penyakit ini. Beberapa fakta ilmiah tentang kanker tidak sesuai dengan apa yang selama ini dipercaya oleh masyarakat. Berikut ini mitos tentang kanker yang tidak benar berserta faktanya:

 

1-Radiasi telepon genggam menyebabkan Kanker

Kanker terjadi ketika sel-sel tubuh berubah sifat genetik (mutasi gen) karena berbagai faktor, misalnya paparan radiasi. Telepon genggam hanya memancarkan radiasi rendah, dan tidak menyebabkan mutasi gen pada sel-sel tubuh.  Hingga kini, belum ada hasil penelitian membuktikan HP menyebabkan kanker.

 

2- Kanker bersifat turun menurun

Faktanya, 5-10% pasien kanker yang mewarisi gen dari ortunya. Mayoritas, mutasi gen terjadi setelah lahir, misal paparan zat kimia berbahaya, merokok atau mengonsumsi alkohol, obesitas, atau penuaan. Seseorang tanpa riwayat kanker di keluarganya bisa kena kanker jika bergaya hidup yang tidak sehat.

 

3-Deodoran dan antiperspiran menyebabkan Kanker payudara

Beredar kabar pakai deodorant/antiperspiran untuk mengurangi keringat dan bau ketiak menyebabkan kanker payudara. Hal ini karena zat tertentu produkini, misalnya aluminium, dapat masuk lewat pori-pori kulit. Faktanya, belum ada bukti kuat hubungan paparan aluminum atau zat lain dalam deodoran dengan peningkatan risiko Kanker payudara.

 

4-Konsumsi gula mendorong pertumbuhan sel Kanker

Anggapan konsumsi gula berlebih mendorong pertumbuhan sel Kanker. Bila berhenti mengonsumsi gula, maka kankernya sembuh. Faktanya, membatasi gula tak menghambat sel kanker. Semua sel dalam tubuh yang bersifat kanker dan yang normal, menggunakan gula sebagai sumber energi.

 

Tapi, konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan obesitas dan Diabetes. Kedua penyakit inilah yang akan meningkatkan risiko terjadinya kanker.

 

5-Paparan suhu panas pada wadah plastik menyebabkan Kanker

Mengonsumsi minuman-makanan di wadah plastik yang terpapar suhu panas, misal yang dimasukkan ke microwave, menimbulkan kanker.

 

Faktanya, tak semua plastik berbahaya saat dipanaskan. Bila menghangatkan makanan di microwave gunakan wadah plastik, pilihlah wadah yang berlabel aman untuk microwave. Pernyataan bahwa botol plastik yang kena panas dapat melepaskan zat kimia berbahaya ke air minum belum terbukti.

 

6-Biopsi dapat menyebabkan sel Kanker

Sel kanker menyebar karena prosedur biopsi itu kecil. Belum ada bukti biopsi membuat sel kanker tersebar ke jaringan tubuh. JHasil penelitian, manfaat biopsi lebih besar dari risikonya. Dengan biopsi, dokter dapat menentukan jaringan tubuh yang dicurigai kanker bersifat ganas atau jinak, serta tahu stadium kanker. Setelah diketahui, dokter dapat menentukan langkah pengobatan yang paling sesuai.

 

7-Paparan sel Kanker dengan udara saat operasi dapat memperburuk Kanker

Ini tidak benar. Paparan udara tidak berhubungan dengan penyebaran kanker. Operasi salah satu cara paling efektif menghilangkan jaringan kanker. Kadang kanker tidak tampak di pemeriksaan fisik atau penunjang, seperti CT scan dan MRI, baru terlihat jelas saat dilakukan pembedahan.

 

8-Efek samping terapi/pengobatan Kanker lebih buruh dari Kankernya

Faktanya, kanker yang tidak diobati bias memperburuk gejala dan berkembang lebih cepat. Penyakit kanker yang tidak ditangani sejak dini menyebar ke organ lain, bahkan ke organ yang jauh dari tempat kanker berasal. Ketika menyerang organ lain, kanker akan sangat sulit untuk ditangani.

 

9-Ada produk herbal yang dapat menyembuhkan Kanker

Belum ada bukti, bahan herbal yang mampu menyembuhkan kanker. Bahan herbal bisa  meringankan gejala kanker/menghambat pertumbuhan sel kanker, tetapi tidak  mengobati penyakit kanker. Karena itu, hati-hati saat minum produk herbal karena bisa mengganggu efektivitas kemoterapi/radioterapi.

 

Untuk mengurangi risiko terjadinya kanker, Anda disarankan untuk berpola hidup sehat. Selain itu, lakukanlah pemeriksaan kesehatan (medical check up) dan skrining kanker ke dokter jika memang Anda punya faktor risiko kanker, misalnya memiliki anggota keluarga yang sakit kanker.

 

(Ditulis oleh: dr. Irene Cindy Sunur;Ditinjau: dr Kevin Adrian; Bahan dari : https://www.alodokter.com/kesalahpahaman-umum-dan-mitos-tentang-kanker)-FatchurR *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita