Bertahan dari Kanker tanpa Kemoterapi

Betty SitorusJPGBetty Sitorus berjuang melawan kanker, salah satunya dengan bantuan kunir putih.
KOMPAS.com-Selasa, 26 Agustus 2014 | 09:44 WIB; Sejak divonis kanker payudara Desember 2003, Betty Julinar Sitorus (60) merasa dunianya runtuh. Namun, semangat untuk membesarkan anak bungsunya, dan dukungan yang tak pernah putus dari keluarga dan lingkungannya, ia berhasil melawan penyakitnya. Dengan memanfaatkan herbal, Betty tak perlu menjalani kemoterapi.

Keputusan memilih untuk tidak menjalani kemoterapi bukanlah perkara mudah. Pasalnya, terapi itu merupakan standar baku pengobatan kanker. Dokter pun bersikeras untuk memberikan kemoterapi pada wanita kelahiran Pemalang Siantar, 11 Juli 1954, tersebut.

Terapi pertama pengobatan kanker wanita yang tampak segar dengan rambutnya yang tebal dan hitam ini adalah operasi bedah mengangkat kanker di payudaranya atau tindakan mastektomi. Belakangan, ia tahu bukan hanya kanker payudara yang bersarang di tubuhnya, melainkan sudah menyebar ke paru-paru dan ovariumnya.

Setelah operasi pengangkatan kanker, dokter menyarankan Betty untuk segera menjalani kemoterapi. Awalnya wanita keturunan Batak ini setuju, maka ia pun menjalani serangkaian tes untuk persiapan menjalani kemoterapi.

Bersamaan dengan itu, Betty berpikir untuk mencari pengobatan alternatif yang dapat menjadi “tameng” sebelum ia mendapatkan terapi lebih lanjut. Ia memanfaatkan kunir putih yang menurut penelitian para dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dapat bersifat toksik untuk sel-sel tumor.

kunir putih-1Ia minum kunir putih sesuai dengan dosis yang disarankan, pada pagi-siang-malam. Selanjutnya, ia menjalani tes penanda tumor, memantau perkembangan tumor di tubuhnya. “Sebelum  kemoterapi, saya di tes, termasuk sel darah carcino antigen, yaitu penanda tumor yang mendeteksi perkembangan kanker melalui darah,” papar penerima tanda penghargaan sebagai “Wanita Pejuang” versi majalah Narwastu pada 2009 ini.

Betty saat diwawancarai Kompas Health

Tak terduga, hasil beberapa tes melalui penanda tumor tersebut semakin hari semakin membaik atau sel tumornya terus berkurang. Betty bertanya-tanya, kenapa bisa demikian, padahal ia belum mulai menjalankan kemoterapi.

Setelah berdiskusi dengan dokter yang memberikannya kunir putih tersebut, ia akhirnya memberanikan diri untuk menunda jadwal kemoterapinya dan melanjutkan konsumsi kunir putih dan dibarengi dengan tes penanda tumor.

“Ternyata semua hasilnya menunjukkan perbaikan. Saya akhirnya bilang ke dokter untuk membatalkan kemoterapi. Dokter awalnya marah, tetapi saya berusaha menjelaskan kalau saya tidak ingin melanjutkan kemoterapi,” cerita ibu tiga anak ini.

Wanita yang aktif dalam Yayasan Forum Kajian Antropologi Indonesia ini melanjutkan pengobatan berbasis herbal dengan kunir putih. Hingga kini, jumlah sel kanker di dalam tubuhnya telah dinyatakan di bawah batas normal. Ia pun tidak lagi memusingkan untuk menjalani kemoterapi atau tidak.

Kemampuan
Hasil penelitian dari FKUGM menyebutkan, kunir putih mengandung protein aktif yang mirip ribosom-inactivating proteins (RIPs). Ekstrak mentahnya mampu memotong DNA superkoil menjadi bentuk lingkaran yang terpotong dan linier, memotong ribosom kepang, dan memiliki sifat sitotoksik pada sel limfobalstoid dari penderita kanker.

kunir putih-2RIPs inilah yang mengakibatkan sel yang tidak normal (pemicu tumbuhnya tumor) tidak berkembang. Dengan kalimat yang lebih sederhana, dapat dikatakan, unsur RIPs pada kunir putih membungkus sel yang tidak normal (sel kanker) sehingga tidak bisa membelah diri atau tumbuh dan membesar.

“Supaya efeknya optimal, konsumsi kunir putih juga harus disertai dengan pola makan yang tepat, istirahat yang cukup, menghindari stres, dan ketenangan jiwa,” tegas wanita yang menuliskan pengalamannya dalam buku berjudul Breastless ini. (Yong Sidharta; http://health.kompas.com/read/2014/08/26/094434023/Bertahan.dari.Kanker.Meski.Tak.Pernah.Menjajal.Kemoterapi?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Khewp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis
Dengan mendaftarkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan selalu dapat kiriman artikel terbaru dari Alumnimaterdei

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Anda pengunjung ke
UD. Setiadarma
Best PRICE, Best QUALITY & Best for YOU! Setiadarma

UD. Setiadarma-Surabaya Sidharta Krisnamurti HP. 08165419447

Percetakan Offset Sidoyoso
Jl. Kedung Cowek 205 Surabaya (0351) 3770001-3718318 Fax. 3763186
Bosch
Bosch Jl. kedungsari 117-119 Surabaya Telp. (62-31) 5312215-5353183-4 Fax. (62-31) 5312636 email: roda_mas888@yahoo.com
Download Buletin Media Alumni Edisi 2
Buletin-MA-utk.-Widget Buletin Media Alumni bag. 1, kilk disini Buletin Media Alumni bag. 2, klik disini buletin Media Alumni bag. 3, klik disini
Alamo
alamo
Download Buletin
buletin-IAMDP 8 Download Buletin klik pada Gambar
Sahabat kita